Senin, 15 Oktober 2018

Review: Eternaleaf, Skin Care Lokal dengan Buah Merah Papua


Belakangan ini, produk lokal yang saya cintai, sedang naik daun, baik produk kosmetik dan skin carenya, berlomba-lomba memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia, tentunya dengan harga yang relatif terjangkau. 

Kali ini, bukan produk untuk wajah, tapi produk bagi kecantikan kulit dan rambut perempuan. Makanya saya tak ragu untuk mengikuti instagramnya @eternaleaf, apalagi ada embel-embel Pure Papua Plant atau nama latinnya Pandanus Conoideus a.k.a Buah Merah Papua. 

Makanya, ketika mereka mengadakan Giveaway di instagramnya, langsung saya ikuti. Saya menceritakan bagaimana saya bangganya akan produk lokal. Syukurnya, saya menjadi salah satu pemenangnya dan mendapatkan satu rangkaian untuk perawatan kulit, yaitu Body Bath dan Body Lotion.
*

Tentang Produk yang saya terima

·         Eternaleaf, Pure Papua Plant.
·         Paraben Free - Paraffin Free - Silicone Free - Alcohol Free - Sulfate Free
·         Promotes Sustainable Harvesting
·         Supports Proudly Papua Foundation

Pom NA Body Bath                                   18170700205
Pom NA Body Lotion                                 18170100045

Manufactured by:
PT GLOBAL BEAUTY SCIENCE
Tangeran 15710 – INDONESIA
for:
PT. TRINITY PRATAMA
Jakarta 12210

*
Setelah hampir seminggu dicoba, so here is the honest review...

Kemasan/Packaging


Kemasan dari Body Bath dan Body Lotion ini berupa botol plastik (tanpa dus) berbentuk tabung. Botolnya agak keras, sehingga tak mudah pecah kalau jatuh atau terhimpit. Namun demikian, masih bisa dijepit ringan dengan tangan. Keduanya berukuran masing-masing 250 ml.




Body Bath dikemas dalam botol plastik transparan yang menunjukkan isi (sabun). Kalau Body Lotionnya, botolnya berwarna putih (tidak transparan). Keduanya memiliki tulisan bewarna hitam, serta putih dan jingga / oranye, lengkap dengan logonya.

Keduanya dilengkapi tutup plastik berwarna silver yang salah satu sisinya dapat di tekan sehingga dapat membuka sisi untuk mengeluarkan sabun dan body lotionnya. Pada mulut botol, terdapat aluminium seal yang berguna untuk melindungi isi botol agar tidak tumpah, sebelum digunakan. Setelah dibuka, isinya sangat mudah dikeluarkan. Tinggal dituang ke telapak tangan saja, karena botolnya tak memiliki pump. Botol tanpa pump seperti ini, menurut saya sangat praktis. Jadi kita bisa mengontrol berapa banyak sabun dan body lotion yang kita butuhkan.

Terdapat tulisan nama produk, kegunaan, keunggulan, cara pakai, dan segala kelengkapan lainnya pada botol produk. Semuanya jelas dan sangat informatif. Perpaduan warna tulisan dan botol, saya suka. Yaitu tulisan berwarna hitam dengan dasar botol body bath yang transparan dan tulisan hitam pada botol putih. Jelas dan tidak bikin sakit mata.

Tekstur, Warna dan Aroma




Body Bath a.k.a sabunnya, memiliki tekstur yang kalau dipegang agak ringan dan tidak terlalu lengket sebelum kena air. Setelah kena air, serupa sabun mandi lainnya, pasti berbusa. Sementara tekstur body lotionnya, hampir menyerupai konsistensi pasta, tapi tidak terlalu cair juga tidak terlalu kental, tak ada bedanya dengan body lotion pada umumnya.




Kalau ditanya tentang aromanya, saya bisa bilang bahwa aromanya, manis dan segar tanpa ada bau bahan kimia. Baru di produk inilah saya tahu, Buah Merah Papua ini ternyata berwarna jingga / oranye atau mungkin merah, sesuai dengan isi kedua produknya.

*

Product Claim

Body Bathnya merupakan sabun cair dengan formula khusus yang terbuat dari minyak esensial Buah Merah Papua. Diperkaya dengan anti oksidan serta Omega 6 yang membantu mengembalikan kesimbangan pH alami kulit serta mendorong regenerasi sel kulit baru. Menjadikan kulit lembut sehat dan bercahaya.

Kemudian Body Lotionnya merupakan Body Lotion yang terbuat dari minyak esensial Buah Merah Papua. Mengandung Alfa Tokoferol yang membantu memperlambat efek penuaan dini pada kulit serta Omega 6 yang membantu proses regenerasi sel kulit baru. Menjadikan kulit lebih sehat, lembut bercahaya.

*

Cara Pakai dan Hasilnya pada kulit saya




Seperti akan  menggunakan sabun cair pada umumnya, sabunnya dituangkan saja sesuai selera ke shower puff. Bisa juga langsung ke telapak tangan, namun kurang hemat. Biasanya, setelah dituang ke shower puff yang basah tadi, shower puffnya saya remas-remas sampai berbusa agar siap digunakan. Ratakan ke seluruh tubuh, diamakan beberapa saat lalu bilas sampai busanya hilang.

Setelah dikeringkan, kulit terasa segar dan licin,  tanpa meninggalkan rasa kesat. Setelah menggunkan body bathnya, tentu saja saya lanjutkan dengan body lotionnya.

Tuangkan ke telapak tangan, ratakan lalu gunakan pada bagian kulit tubuh yang diinginkan. Body lotion ini enak dipakai karena memberi hasil yang ringan tanpa rasa lengket. Baunya juga harum. Kalau dipakai saat akan tidur malam, hingga keesokan hari pun, kulit masih terasa lembab.

Belinya di mana?


Kalau teman-teman ingin membelinya, bisa di beberapa market place (e-commerce), soalnya saya belum melihat produk ini di supermarket dan drugstore. Tanya-tanya dan pantau instagramnya @eternaleaf ^_^

Re-purchase, gak?

Iya... Manfaatnya sudah saya rasakan. Kalau habis, produk ini akan saya beli lagi. Apalagi saya penasaran sama perawatan rambutnya (Hair Care) gara-gara setelah searching di google, ternyata manfaat dari Buah Merah Papua ini banyak sekali.

Jadi kesimpulan saya untuk kedua prduk skin care Eternaleaf ini:


1.    Terbuat dari bahan alami asli Indonesia, yang merupakan warisan asli Papua. I am proud to be Indonesian and of course, as Indonesian, i always support local product
2.    Paraben Free - Paraffin Free - Silicone Free - Alcohol Free - Sulfate Free
3.    Efektif melembutkan kulit kering dan membuatnya tampak glowing


Akhir kata, sampai berjumpa lagi di postingan saya berikutnya. Selamat mencoba.

Salam,
Auda Zaschkya

Selasa, 02 Oktober 2018

[Review] Pixy Make it Glow, Cushion Lokal Termurah buat Pemula



Halo girls. Kembali lagi di blog saya, yang isinya review-mereview produk. Semoga gak bosan, ya ^_^

Jadi gini....

Sejak melihat-lihat di Instagramnya, terus terang, saya penasaran sekali dengan edisi terbaru Pixy, yaitu Pixy Make it Glow. Seperti yang bisa kita lihat di atas, kemasannya lux.  Saya merasa wow dan bertanya-tanya sendiri, sekaligus juga  berharap, semoga harganya masih affordable seperti produk-produk Pixy yang selama ini beredar di pasaran tanah air, pun Pixy adalah produk lokal Indonesia yang sudah lama ada dan cocok untuk banyak perempuan Indonesia, termasuk saya. Kebetulan, Pixy adalah produk make-up dan skincare yang pertama saya pakai sejak belasan tahun lalu. Dan sekarang, mereka mengeluarkan produk baru yang Wow..

Gimana gak cinta saya sama produk ini ^_^

Setelah tanya-tanya ke beberapa teman,  ada satu teman yang memberikannya ke saya. Dia mengetahui saya penasaran. Thank You. Saya diberikan Pixy Make it Glow Beauty Skin Primer dan Pixy Make it Glow Dewy Cushion. Keduanya memang lebih pas jika dipakai secara bersamaan. Sebenarnya, ada Two Way Cakenya, cuma tak saya ambil, saya sudah punya beberapa bedak.



Dan pastinya, seperti review produk complexion pada umumnya, Pixy Make it Glow ini, mesti saya coba minimal 3 X pemakaian. Dan setelah beberapa kali pemakaian, saatnya untuk di-review. Yang pertama akan saya review, tentu saja yang paling bikin saya penasaran, yaitu Pixy Make it Glow Dewy Cushion yang sedang jadi perbincangan banyak kaum perempuan di Indonesia, karena produk ini produk baru.

*

Let's jump to the full review!!!

*

Kemasan (Packaging)



Dus luarnya, berbentuk persegi. Jika dilihat dari luar dus, packagingnya terbilang cukup mewah, berwarna coklat yang berkilau a.k.a bronze. Belum pernah Pixy punya packaging semewah ini, kan? Tampilan luarnya saja sudah membuat saya jatuh cinta.

Pada bagian atas dus produk, terdapat tulisan Dewy Cushion  dengan hitungan hasil Coverage dan Glowy Finishnya, berikut nama shadenya, hampir sama dengan tulisan pada bagian bawah kotak. Tanggal kadaluars juga terdapat pada bagian bawah kotak.

Beralih ke tampak depan kotak, tentu saja tertulis nama produk dan keunggulannya. Di samping kanannya, terdapat isi kandungan (ingredients). Sementara di samping kiri, terdapat cara pakai (direction) dan peringatan kehati-hatian (caution) bagi pengguna.  Wajar sekali ini, toh semua produk kecantikan bermerk, pasti menerapkan ini. 

Lalu, pada bagian belakang kotak, tulisan berbahasa indonesia dan berbahasa inggris, memenuhi ruangan. Isinya bagus sekali buat yang ingin mengetahui tentang Dewy Cushion ini. Dibaca-baca saja, Sist... Supaya lebih jelas.

Beralih ke kemasan isi cushion, tentu saja seperti kemasan cushion pada umumnya, yang bundar a.k.a bulat. Sedikit berbeda, karena ukurannya lebih kecil. Ini bukan masalah buat saya, toh lebih simple. Kemasan yang juga berwarna Bronze ini,  travel friendly pastinya. 

Pada tampak depan, tulisannya tak berisik, cuma terdapat tulisan nama produk yang tentu sama saja dengan cushion lain. Di bawahnya, selain nama produk, Cuma terdapat tempat pembuatan produk, berat produk yang 15 gram, berikut nama shade dan tanggal kadaluarsa.  Tak jauh berbeda dengan dus (kemasan luar)nya tadi.



Jika cushionnya dibuka, terdapat aplikator si cushion, berupa spons yang cukup padat.  Ada juga kaca yang dilindungi plastik. Itu dibuka saja, supaya mudah ngaca sambil pakai cushionnya. Tak berbeda dari penampakan isi cushion lainnya.

*

Shade, Tekstur dan Aroma



Pixy Dewy Cushion ini terdiri dari beberapa shade, mulai dari warna yang termuda  sampai yang tertua (light beige, natural beige, dan medium beige). Yang saya punya, yaitu Shade Natural Beige 201 yang cocok dengan kulit wajah saya, yang tenyata tak terlalu tan.


Berbicara soal tekstur, tentu saja, si cushion ini terdapat pada sponge yang berongga (berpori). Jika ditekan spongenya itu, teksturnya serupa dengan foundation cair pada umumnya.  Tercium aroma bunga yang segar pada sponsnya itu, tanpa banyak tercium bahan kimia. Aromanya tak menggganggu buat saya pribadi.

*

Aplikator


Terdapat aplikator guna memakai cushion ini, yaitu berupa bantalan (puff) yang agak empuk namun cukup padat. Hal ini sangat saya sukai, karena mencegah aplikator puff ini memakan produk yang cukup banyak. Pun tak perlu sekaligus banyak mengambil produk dengan aplikator seperti ini. Sayangnya, si bantalan (puff)nya ini berwarna putih-krem yang cepat terlihat kotor kalau tidak hati-hati ketika mengambil produk.

*

Klaim Produk Pixy Make it Glow Dewy Cushion



Pada kotak (dus)nya, Pixy mengatakan, Pixy Make it Glow, Make it Beautiful!


Produk ini berupa cushion dengan tekstur ringan dan daya tutup tinggi, menyamarkan noda dengan hasil tampak natural dan tahan lama hingga 10 jam. Memberikan hasil tata rias wajah yang tampak cerah bercahaya, tanpa minyak berlebih. Dilengkapi dengan:
-       Moisturizing Botanical Extract (Olive Oil, Jojoba Oil, Yuzu Extract) yang melembabkan dan membuat kulit tampak sehat berseri.
-       Smooth Polish Powder yang membuat formula menyatu di kulit serta membuat kulit halus dan lembut.
-       SPF 23 & PA++ sebagai perlindungan optimal terhadap sinar UVB dan UVA.

*

Cara Pakai dan Hasil






Sebelum memakai si cushion ini, tentu saya memakai skincare saya yang biasa. Namun supaya tak terlalu berat, saya tak memakai krim SPF lagi. Ini karena sudah terdapat SPF 35 & PA++ pada Beauty Primernya dan SPF 23 & PA++ pada cushionnya.

Setelah skincarenya rata dan meresap, kemudian saya lanjutkan dengan memakai Pixy Make it Glow Beauty Skin Primer (akan saya bahas selanjutnya). Setelah primernya rata, tunggu beberapa menit agar tepat waktunya untuk mengaplikasikan si Dewy Cushionnya. Memakai Dewy Cushionnya sendiri, tak perlu terlalu keras ditepuk. Tepuk-tepuk lembut saja si aplikator puff yang sudah ada cushionnya. Pakai satu layer dulu. Kalau dirasa kurang, pakai lagi atau sampai hasil yang diinginkan.

Seperti klaimnya, setelah Dewy Cushion diaplikasikan, wajah terasa lembab dan tampak glowy yang sehat. Tak berlebihan juga jika disebutkan halus dan lembut, termasuk mampu menutupi lingkar hitam di bawah mata.
Dengan dua layer, noda hitam bekas jerawat, cukup mampu tertutupi. Untuk pori-pori besar, apa pun foundationnya, tak bisa sempurna tertutupi. Begitu pula dengan Dewy Cushion ini. Jadi jangan terlalu banyak berharap. 

Yang pasti, untuk yang kulitnya oily parah atau mau aman, sebaiknya tetap menggunakan bedaknya. Namun demikian, kalau disentuh dengan jari, kulit akan lebih halus.

Memang tak saya pakai hingga 10 jam, karena saya tak ada keperluan di luar rumah sampai 10 jam. Namun hingga 5 - 6 jam pemakaian, Pixy Dewy Cushion ini masih tetap pada posisinya. Cuma karena saya memakai kaca mata, tentu saja terdapat bekasnya di area hidung samping mata. 


Berminyak? Ya pasti. Tapi tak terlalu parah. Malah makin lama, makin tampak glowy sehat. Yang enaknya lagi, transferproof ke jilbab yang saya gunakan. Kalau pun basah tersiram air, tak mudah luntur.

Dibersihkannya bagaimana? Tentu saja seperti biasa, dengan menggunakan makeup remover, minyak zaitun atau minyak kelapa, yang dilanjutkan dengan Micellar water dan facial wash. Gampang, kan?

*

Harganya? Beli di mana?

Untuk sebangsa cushion, produk Pixy Dewy Cushion ini harganya  masih terjangkau dibandingkan cushion Amerika, Korea, maupun merek lokal lainnya, yaitu sekira Rp 120.000 – Rp 125.000.

Belinya, tentu saja secara offline di toko-toko kosmetik dan drugstore, maupun online di banyak market place. Seperti biasa, produk Pixy selalu mudah ditemukan.

*

Jadi kesimpulan saya setelah menggunakan 

Pixy Make It Glow Dewy Cushion ini adalah:

1.    Harganya yang affordable a.k.a terjangkau
2.    Kemasannya yang travel friendly
3.    Tekstur yang creamy, mirip dengan foundation liquid pada umumnya
4. Aromanya segar
5.    Dapat menutupi dark circle dan bekas jerawat
6.    Memberikan efek glowing yang sehat
7. Tak menimbulkan jerawat

*


Sekian review dari saya untuk Pixy Make it Glow Dewy Cushion ini. Semoga membantu. Sampai jumpa di review-review selanjutnya. Salam.




Kamis, 27 September 2018

Glossy Makeup Look Collaboration with Beautiesquad


Hallo girls...

Ini kali kedua saya ikut makeup collaboration selama aktif di dunia Instagram, khususnya yang berkaitan dengan kecantikan (beauty). Kali ini bersama Beautiesquad, yang mengusung tema "Glossy Makeup Look". 

Saya tertarik sekali dengan tema yang diangkat Beautiesquad kali ini, karena saya suka sekali dengan makeup look yang terlihat basah a.k.a Glossy, apalagi Makeup look seperti ini yang sangat sering saya gunakan dalam keseharian saya. Tapi karena ini makeup collaboration, saya jadi merasa tertantang untuk berpartisipasi karena saya ingin keluar dari zona nyaman sendiri, sembari saya juga masih harus banyak belajar.

Sebagai penyuka highlighter, tentu saja saya memakai semua highlighter yang saya punya, ditambah beberapa eyeshadow shimmer.

Karena kulit saya kombinasi yang acne to prone skin, maka langkah pertama, saya selalu membersihkan wajah dengan Viva Milk Cleanser green tea. Saya suka sekali dengan milk cleanser ini, nyaman dipakai dan tak membuah perih dan panas. Setelahnya, saya angkat dengan kapas. Lalu saya usapkan L’Oreal Micellar Water. Ini penting supaya langkah pertama dari tahap double cleansing ini jadi maksimal.

Setelah tak terlihat lagi kotorannya, saya lanjutkan dengan membersihkan wajah saya dengan Cosrx Low pH Good Morning Gel Cleanser dan air.  Setelah dibilas dan dikeringkan dengan handuk, wajah saya jadi terasa segar sekali.  Double Cleansing ini selalu saya lakukan, sebelum dan sesedah bermakeup.

Sekali lagi, demi meyakinkan wajah sudah bersih atau belum, kembali saya pakai L’Oreal Micellar Water. Berlebihan, ya? Enggak juga, Kok. Saya lebih nyaman seperti ini. Setelah benar-benar bersih,  tunggu beberapa menit sambil diangin-anginkan.

Setelah kering, saya memakai toner yaitu Viva Face Tonic Lemon (kebetulan yang Green tea sedang tidak ada). Rasanya benar-benar segar. Setelah itu, saya lanjutkan dengan DIY Facial Mist yang terdiri dari Air, Guardian Aloe Vera Gel, Viva Air Mawar, dan Viva Face Tonic Lemon. Tak butuh waktu lama, face mistnya segera meresap ke dalam kulit.

Saya lanjutkan dengan Nivea White Make Up Starter. Saya suka memakai ini, karena lebih sederhana. Nivea Make Up Starter ini sudah mengandung Moisturizing Day Serum dan SPF 33 PA+++. Setelah dipastikan meresap, lalu saya lanjutkan dengan memakai Make Over Corrective Base Make Up Greenish. Angin-anginkan lagi, sampai meresap.

Di atasnya, saya lanjutkan dengan Atomy BB Cream yang super ringan, tapi dapat menutupi segala kekurangan di wajah saya. Karena BB Cream ini sangat ringan, untuk membaurkannya ke seluruh wajah, saya hanya menggunakan jari. Kenapa? Karena bila menggunakan Beauty Blender, saya khawatir akan banyak menyerap produk. Diratakan saja dengan jari, hasilnya sudah flawless.

Demi memberi ketahanannya, saya  gunakan bedak tabur (loose powder) di seluruh area wajah dengan menggunakan brush. Loose powder yang saya gunakan, Pinkish White Glow Face Powder dari Pond's. Tentu dipakai tipis-tipis saja. Selanjutnya, demi memberi efek sedikit lebih tirus pada wajah saya, khususnya area pipi, saya gunakan warna coklat gelap dari Inez Color Counture Plus Eyeshadow Collection Nomor 05 Venice. Untuk blush, saya gunakan Multi Matte Blush dari  Catrice Cosmetics, itupun sedikit saja, bahkan cenderung tak tampak.

Beralih ke bagian mata,  pertama saya sisir alis dengan sikat alis. Lalu sedikit saya bingkai alis dengan purbasari eye brow warna hitam. Untuk bagian dalam, saya gunakan Emina Agent Brow. Sikat dan rapikan kembali, selesai.

Untuk eyeshadow, saya gunakan keempat warna yang ada pada Inez Color Counture Plus Eyeshadow Collection Nomor 05 Venice tadi, karena warnanya netral. Ini demi memberikan kesan warna yang  lebih natural. Namun apa mau dikatakan, saya takut malah akhirnya tak kelihatan, maka saya bubuhkan eyeshadow Shimmernya lebih banyak. Ini juga kesukaan saya sih ^_^

Setelah selesai, saya gunakan eyeliner black dari Mizzu Perfect Wear, demi menciptakan mata yang bulat dan besar. Setelah eyelinernya kering, saya beralih ke penggunaan maskara dari Maybelline yaitu The Falsies Push up Drama. Maskaranya saya pakai agak banyak, karena saya kurang nyaman dengan bulu mata palsu.

Selesai? Belum donk..

Di tulang hidung, di tonjolan pipi, cupid bow, serta dagu dan dahi, saya pakai Highlighter dari Catrice Cosmetics. Sementara untuk bagian pipi di atas counture tadi, saya pakai Maybelline Master Chrome.

Supaya menambah efek basahnya yang menurut saya masih kurang, saya pakai lip butter dari Nivea. Beberapa menit kemudian, saya pakai L'Oreal Color Riche Matte shade Blush Tendance. Terakhir saya pakai Catrice Shine Appeal Fluid Lipstick Intense shade Vampired Diaries. Terakhir, saya gunakan Face mist yang bisa juga untuk Setting spray di seluruh wajah. Tak lupa, kembali saya tambahkan Master chrome di pipi. Akhirnya, jadilah Glossy Make up Look ala saya.





Untuk inspirasi Glossy Makeup Look lainnya, bisa teman-teman lihat Makeup Looknya kakak cantik Akpertiwi ini.





Tentunya karena ini makeup collaboration, teman-teman bisa lihat glossy makeup look dari kakak-kakak keren lainnya.








So girls, jika kalian ingin ikut make up collab selanjutnya, silakan cek instagramnya Beautiesquad karena akan ada makeup look berbeda setiap bulannya. Yang pastinya, keren-keren.

Salam. Selamat berkreasi.

Instagram : @perempuankopi
Facebook   : Auda Zaschkya
Twitter       : @perempuankopi
email           : zaschkya25@gmail.com

Senin, 17 September 2018

[Review] Atomy BB Cream, Cocok untuk Foundation Harian



Seorang teman mengajak saya untuk join di salah satu Multi Level Marketing (MLM) bernama Atomy. Saya bingung karena belum pernah mendengar dan mengetahui tentang produk ini. Ternyata, Atomy ini adalah produk perawatan kecantikan yang terdiri dari make up dan skincare asal negeri ginseng, Korea Selatan, yang sudah masuk ke Indonesia dan akan segera launching bulan depan. Di negara asalnya, produk ini sendiri sudah 5 tahun dan baru 2 tahun ini berkembang di Jepang. Menurut info, ternyata hari Jum’at kemarin, sudah ada perkenalan terhadap produknya di kota saya.

Karena si kawan mengetahui kecintaan saya terhadap berbagai produk perawatan kulit dan kecantikan, makanya dia menawari saya untuk join. Lalu dia ceritakan tentang BB Cream Atomy. Bagaimana saya mau menyukai produknya, kalau saya sendiri tak pernah melihat produknya, kan? Oleh karena saya tidak tahu, akhirnya dikirimkannya.

Setelah beberapa hari saya gunakan pada keseharian saya, terutama pada pagi - siang hari saat pergi ke rumah sakit, inilah waktunya untuk di-review.

Baca juga: [Review] Low pH Good Morning Gel Cleanser COSRX, Solusi Wajah Lembab

***

- Kemasan -


Kemasan (packaging) luarnya berupa dus (kotak) yang didominasi warna putih. Dengan sedikit tulisan warna silver dan biru, tampak depan kotak, terdapat nama produk, manfaat dan kegunaan produk, juga isi produk yang seberat 1.4FL. OZ. 40 mL.

Pada samping kanan kotak, tedapat tulisan isi kandungan produk (Ingredients). DI sisi kiri, terdapat peringatan bagi calon penggunanya, serta asal usul produk ini, lamanya penggunaan yang hanya mencapai 12 bulan setelah pemakaian pertama, dalam Bahasa Inggris. Namun sedikit, masih di sisi kiri, ada tulisan Korea yang saya tak mengerti, persis seperti yang terdapat pada pada bagian belakang kemasan. Yang saya tahu, kita bisa mencari informasi tentang produknya di www.atomy.kr



Beralih ke kemasan untuk isi produk. Terdapat dalam wadah plastik berbentuk tabung pipih seperti kapsul, yang hampir bundar, berwarna putih. Hampir serupa dengan dusnya, tapi tak terlalu banyak tulisan. Tabung pipih ini menarik, karena berbeda dengan wadah BB Cream pada umumnya, yang berupa tube seperti pasta gigi.

Baca juga: [Review] L' Oreal Micellar Water, Mampu Angkat Make up Waterproof

- Tekstur. Warna  dan  Aroma -



Teksturnya seperti BB Cream pada umumnya yaitu bentuknya seperti pasta, namun lebih licin dan ringan. Shadenya cuma satu, Natural. Aromanya biasa saja, tak ada yang menyengat dari bahan kimia, juga tak bau seperti jamu dari bahan natural ^_^

- Ingredients -




- Performa dan Ketahanan -




Berbicara tentang performa BB Cream dari Atomy ini, cukup menarik. Memang enak dipakainya, karena gampang di-blend. Tapi kalau dengan spons, banyak menyerap produk sangking ringannya. Sayang, kan? Jadi lebih baik menurut saya, ratakan perlahan menggunakan jari saja. Dipakainya, bisa satu layer atau dua layer, biar lebih yakin. Produk ini dapat menutup noda bekas jerawat. Ini yang paling penting buat saya.

Mengenai ketahanan produknya, dapat dipakai seharian, karena walaupun ringan, produk ini dapat mencegah kulit terbakar karena sering panas-panasan di matahari, karena produk ini sudah mengandung SPF 30 PA++. Seperti yang dikatakan pada kotaknya, Uses: Helps prevent sunburn. Provides high protection against sunburn. Higher SPF gives more sunburn protection. Btw, yang pasti, kalau diajak foto, semua produk yang mengandung SPF dapat menimbulkan White cast. Ini sih bukan masalah besar buat saya.




Selain itu yang saya sukai dari produk ini, dapat memberi efek glowing. Namun masih tidak transferproof, karena di jilbab saya masih transfer. Wajar sih, namanya ini BB Cream, seperti BB Cream lainnya juga. Oia, jadi kalau lagi pakai produk ini, tak usahlah heboh cipika cipiki, toh ini produk perawatan wajah. Rugi dong saya, efek glowingnya akan menempel di wajah orang HAHAHA...

Baca juga: [Review] Lakme Kohl Ultimate Kajal, Hasilkan Garis Mata yang Intens


- Harga dan Lama Pemakaian -

Seperti yang dijelaskan kawan saya, produk ini harganya Rp 130.000. Untuk lebih jelasnya, kita akan tahu setelah grand launching-nya bulan depan. 

Lama pemakaiannya, tentu saja 12 bulan setelah dibuka. Dengan penggunaan setiap hari, BB Cream ini, termasuk hemat, karena pakainya tak perlu terlalu banyak. Isinya yang 40 ml, lebih besar dari foundation normal. Jadi mungkin bisa sampai 3 bulan pemakaian. Cukup hemat.

Baca juga: [Review] Tinkerlust, Preloved Market Place dengan Kualitas Barang Bersaing

***

Jadi kesimpulan saya untuk produk Atomy BB Cream ini adalah:

1.    Kemasannya anti ribet dan gak terlalu ramai
2.    Dapat meng-cover segala yang perlu ditutupi di wajah
3.    Sudah mengandung SPF 30 PA++. Jadi, lebih hemat produk SPF terpisah.
4.    Harganya terjangkau untuk seukuran BB Cream Korea lainnya.
5.    Bila untuk sehari-hari, bisa dipakai dalam jangka waktu 3-4 bulan.
6.    Shadenya hanya satu, sedikit oksidasi. Tapi ini dapat diatasi dengan pemakaian bedak yang agak kuning atau sesuai warna kulit.
7.  Cocok untuk sehari-hari atau pun no make up-make up look.

Nah, sekian dulu review saya tentang BB Cream Atomy ini. Intinya sih saya suka sebagai pengganti foundation untuk sehari-hari. Glowiingnya juga gak becek gitu, tapi lebih ke glowing sehat dengan oil control yang mumpuni. Di wajah saya yang acne prone skin, setelah di-bloating, minyak yang keluar hanya sedikit.

Salam.