Langsung ke konten utama

Menjadi Pelacur Karena Dijual Mantan Suami, Kini Tetap Melacur Demi Anak Yang Masih Sekolah

Sepulang kuliah malam, aku memutuskan untuk berjalan – jalan menikmati malam. mumpung lagi gak hujan, pikirku.
Sekitar pukul 20.30 malam, aku bertemu dengan seorang wanita berbaju pink. Aku sempat mengambil gambarnya dari kejauhan. Dan sungguh tak disangka ia menegurku duluan, “kak, kesini sikit berhenti keretanya”. (kereta = sepeda motor di kotaku).

Tiba – tiba aku bengong dan terkejut lalu meminggirkan motorku dekat dengannya, tanpa turun dari motor aku bertanya, “kakak ngapain disini malam – malam? gak takut diculik orang?”. Dengan santai nya dia menjawab, “cari duetlah aku untuk anak ku sekolah”. “wah, berapa umur anaknya kak”, tanyaku lagi. Dengan semakin santai dan tetap melambaikan tangan kepada pengguna jalan ia pun menjawab, “anak ku udah SMP umrnya 14 tahun”. Lalu Kami pun berkenalan, sebutlah namanya Ica (30 tahun).

Ooo begitu ya kak, jadi udah besarlah ya anaknya kak. Suami kakak mana? Kenapa ‘gak dia aja yang cari uang?” tanyaku semakin ingin tahu. “ah, lakik ku ntah kemana pun, udah cere kami. Aku me-lonte sejak 15 taon yang lalu karena dijualnya aku dipinggir jalan, jadi sekarang aku ngurus dan biayain anak ku sekolah dengan me-lonte gini. Walaupun aku me-lonte, aku ada alasan, anakku harus tetap sekolah.

1319560819378853138
image - google.com

Aku beda sama lonte-lonte lain, mereka cari uang untuk ‘nyabu tros untuk gendaknya”, katanya dengan emosi tapi tangan nya tetap melambai, hai – hai mampir donkk sini, ucapnya genit pada pengendara motor yang lewat.
Aku Cuma terdiam mendengar perkataan nya, pikiranku menerawang entah kemana. Tiba – tiba dia berkata, “ah, kakak pulang aja lah, aku mau dinas dulu, keburu datang satpol PP dan trantib”. Oiia, pulanglah aku ya kak, selamat bertugas, pamitku.
Kesimpulan yang ku dapati adalah demi membiayai anaknya, maka ia tetap menjadi PSK, sejak 15 tahun yang lalu. Sungguh, aku terharu melihat perjuangan nya. Betapa ia menyayangi darah dagingnya. Ia adalah sosok ibu yang rela melakukan apa saja demi anaknya. Mereka adalah korban dari keganasan zaman dalam lingkaran ekonomi yang semakin sulit, dimana biaya sekolahpun cukup mahal.

Selamat Malam


Auda Zaschkya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Review Produk] Wardah Hydrating Aloe Vera Gel: Panas dan Perih di Wajah?

[Review] Make Over Intense Matte Lip Cream, se-Matte Apa sih?

Make Over Intense Matte Lip Cream ini, tentu saja bukan produk baru dari sister brand-nya Wardah dan Emina yang notabenenya produk lokal asli Indonesia. Saya juga baru tahu. Tapi ya inilah saya. Karena baru tahu, langsung pengen tahu dan senang sekali dengan produk lokal. Apalagi setelah nengok banyak review dari beauty influencer yang bilang betapa bagusnya produk ini. And finally, saya putuskan untuk meminta lip cream ini kepada salah satu teman laki-laki (Thanks bro!). Dia kasih yang nomor 08 Liberty. Karena masih penasaran sama warna lainnya which is warna kesukaan saya adalah warna ungu, saya beli sendiri juga yang nomor 20 Style. And now, it’s time to review ^_^
Kemasan
Dilihat dari luar, lip cream ini dikemas di dalam kotak berwarna hitam yang cukup mewah buat penyuka warna hitam seperti saya. Tentu saja, seperti lip cream kebanyakan, pada kotaknya bertuliskan nama produk. komposisi, tanggal kadaluarsa, dll. Tepat di salah satu sisi produknya, tak tertutup kotak lias terbuka. Men…

[Review] Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen, Wearable untuk Pemula

Minggu lalu, saya mendapatkan hadiah yang sangat menarik dari Try and Review (Thank you so much #TryandReviewID) yaitu sebuah Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen. Saya memang sudah penasaran sekali dengan eyeliner berbentuk pulpen/spidol ini, apalagi merk Mizzu yang banyak disukai para beauty vlogger. Setelah setiap hari dipakai, dan ya... sekarang waktunya untuk di-review.
Packaging:
Kotaknya ini, Mizzu sekali, di mana didominasi warna putih yang ada garis-garis hitam seperti zebra. Di bagian atas kotak berwarna hitam yang bertuliskan MIZZU yang diikuti nama produk (dalam hal ini Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen) dengan warna putih. Sedikit warna merah jambu (pink) di bagian bawah kotak sebagai petunjuk ukuran eyeliner pen ini yang seberat 2 mg, menjadikan kotaknya terlihat lebih manis meskipun minimalis. 
Di sampingnya (di bagian putih), terdapat kode produksi, tanggal kadaluarsa, perusahaan yang memproduksinya, dan isi kandungan si eyeliner pen ini. Menurut saya, ini sudah sangat baik kare…