Langsung ke konten utama

Informasi dan Edukasi Tentang HIV/AIDS Lewat Kegiatan Positif Universitas Medan Area (UMA)

Rabu, 14 Desember 2011

Pukul 09.00 wib saya tiba di Kampus 1 UMA ( Universitas Medan Area ) Jl. Kolam Medan Estate untuk mengikuti perkuliahan Opini Publik pukul 11.00 siang. Oleh karena dosen yang bersangkutan berhalangan hadir, maka saya segera menuju Gelanggang Mahasiswa UMA dimana sedang diadakan acara peringatan Hari AIDS se Dunia yang terlaksana berkat kerjasama yang baik oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan LSM Medan Plus dengan tema “AKU BANGGA AKU TAHU HIV/AIDS”.
13239384231734955288
image - pribadi
Acara ini diselenggarakan di kampus UMA sebab menurut Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMA Bapak Zulheri Noer MP, kampus UMA ini sangat Konsern dan peduli terhadap persoalan HIV/AIDS sebab kasus ini bukan menjadi tanggung jawab pemerintah saja tetapi masyarakat termasuk kampus harus memberikan pesan moral tersendiri bagi sesama. Maka dari itu acara ini dikemas secara menarik dengan mengolaborasikan antara unsur edukasi dan hiburan (perform band kampus) sehingga dapat menarik perhatian mahasiswa agar tetap mengikuti acara positif ini.

Saya tertarik dengan acara ini, makanya saya mau mengikutinya. Saya pun mengajak beberapa orang teman untuk ikut serta pada acara ini.

Selanjutnya Pada acara tersebut hadir pula Bapak Eben T. Kaban sebagai Tim Asistensi Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Sumatera Utara yang juga didampingi oleh Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMA Bapak Drs. Bahrum Jamil MAP yang sebelumnya di buka oleh Bapak Toras Syafwan Nasution sebagai Plt Gubsu Binsos Setda Provsu yang mengatakan bahwa ini adalah masalah yang serius dan memerlukan perhatian banyak pihak, maka dari itu Pemprovsu dan masyarakat telah berupaya menekan laju penderita HIV/AIDS lewat sosialisasi bahaya HIV/AIDS. Harapan dari sosialisasi ini tentunya agar dapat meminimalkan penularan virus ini, terutama di kalangan remaja.
1323938860607234198
image - pribadi
Bapak Eben T. Kaban juga mengatakan bahwa masih banyak masyarakat yang tertular HIV/AIDS. Biasanya pada usia 24 – 34 tahun inilah masa – masa rentan nya. Mengapa?  Karena masih kurangnya pengetahuan tentang Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA). Maka lewat acara ini beliau memberikan informasi berupa pengetahuan soal HIV/AIDS pada mahasiswa yang rata-rata berumur dibawah 24 tahun agar lebih dapat memahaminya.
13239386941642477572
image - pribadi
Beliau menjelaskan lebih lanjut bahwa yang mana penderita HIV/AIDS semakin bertambah setiap tahunnya karena kurangnya informasi tadi. LSM Medan Plus sendiri yang berdiri sejak tahun 2003 sampai 2011 ini telah mendampingi sekitar 2000 penderita HIV/AIDS. Faktor utama yang menyebabkan mereka yang terinfeksi HIV/AIDS adalah dikarenakan hubungan heteroseksual, homoseksual, dan penggunaan jarum suntik yang tidak steril. Beliau juga menambahkan lagi bahwa penularan itu melalui cairan darah, Air Susu Ibu dan cairan kelamin. Penggunaan pisau cukur dan sikat gigi juga harus diwaspadai karena kedua benda ini juga dapat menjadi media penularan HIV/AIDS.

Seperti yang telah saya paparkan diatas, acara ini diisi dengan penampilan berbagai band kampus. Tentunya acara inipun menjadi tambah menarik terlihat dari animo mahasiswa yang hadir. Terdapat juga stand dan informasi yang sangat ramah dalam melayani pertanyaan kita seputar HIV/AIDS, malah saya dipersilahkan untuk meng-add facebooknya di Rumah Singgah Caritas. Tak ketinggalan acara penandatanganan kain putih sepanjang 10 meter sebagai pernyataan khusus mahasiswa UMA (Universitas Medan Area) untuk mendukung penanggulangan HIV-AIDS di Sumatera Utara.

Pukul 13.00 wib acara ini pun usai, segeralah saya pergi ke toko buku untuk mencari buku - buku pegangan untuk kuliah dan menikmati Wifi di Warkop biasanya, Pukul 16.30 wib saya menuju ke kampus 2 UMA untuk mengikuti perkuliahan dari pukul 17.00 - 20.30 wib.

Selamat Sore


Auda Zaschkya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Review Produk] Wardah Hydrating Aloe Vera Gel: Panas dan Perih di Wajah?

[Review] Make Over Intense Matte Lip Cream, se-Matte Apa sih?

Make Over Intense Matte Lip Cream ini, tentu saja bukan produk baru dari sister brand-nya Wardah dan Emina yang notabenenya produk lokal asli Indonesia. Saya juga baru tahu. Tapi ya inilah saya. Karena baru tahu, langsung pengen tahu dan senang sekali dengan produk lokal. Apalagi setelah nengok banyak review dari beauty influencer yang bilang betapa bagusnya produk ini. And finally, saya putuskan untuk meminta lip cream ini kepada salah satu teman laki-laki (Thanks bro!). Dia kasih yang nomor 08 Liberty. Karena masih penasaran sama warna lainnya which is warna kesukaan saya adalah warna ungu, saya beli sendiri juga yang nomor 20 Style. And now, it’s time to review ^_^
Kemasan
Dilihat dari luar, lip cream ini dikemas di dalam kotak berwarna hitam yang cukup mewah buat penyuka warna hitam seperti saya. Tentu saja, seperti lip cream kebanyakan, pada kotaknya bertuliskan nama produk. komposisi, tanggal kadaluarsa, dll. Tepat di salah satu sisi produknya, tak tertutup kotak lias terbuka. Men…

[Review] Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen, Wearable untuk Pemula

Minggu lalu, saya mendapatkan hadiah yang sangat menarik dari Try and Review (Thank you so much #TryandReviewID) yaitu sebuah Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen. Saya memang sudah penasaran sekali dengan eyeliner berbentuk pulpen/spidol ini, apalagi merk Mizzu yang banyak disukai para beauty vlogger. Setelah setiap hari dipakai, dan ya... sekarang waktunya untuk di-review.
Packaging:
Kotaknya ini, Mizzu sekali, di mana didominasi warna putih yang ada garis-garis hitam seperti zebra. Di bagian atas kotak berwarna hitam yang bertuliskan MIZZU yang diikuti nama produk (dalam hal ini Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen) dengan warna putih. Sedikit warna merah jambu (pink) di bagian bawah kotak sebagai petunjuk ukuran eyeliner pen ini yang seberat 2 mg, menjadikan kotaknya terlihat lebih manis meskipun minimalis. 
Di sampingnya (di bagian putih), terdapat kode produksi, tanggal kadaluarsa, perusahaan yang memproduksinya, dan isi kandungan si eyeliner pen ini. Menurut saya, ini sudah sangat baik kare…