Langsung ke konten utama

Realita Adalah Inspirasi Menulisku : Motivasi Tetap Berada Di Kompasiana

Realita adalah inspirasi menulisku.

Ya… itu adalah sebuah kalimat didalam bio info profil kompasianaku. Mengapa kalimat tersebut yang aku gunakan? Sesuai dengan tema kompasiana sendiri “sharing and connecting” dimana aku ingin berbagi sesuatu yang berguna kepada pembaca sekalian lewat pengalaman yang ada.

13253137731106990483
image-google
Kalimat tersebut yang tetap mendorong dan menguatkan aku untuk tetap bertahan ada dikompasiana ini setelah banyak ujian yang aku lewati selama lebih kurang 4 bulan aku ada disini. Tak jarang juga ujian tersebut membuatku ingin meninggalkan media ini bahkan ingin mengubur kesukaanku terhadap dunia menulis.

Aku hanyalah seorang manusia biasa dari sekian banyak orang yang suka akan dunia tulis menulis ini. Bagiku dengan menulis lebih membebaskanku untuk mengeluarkan pendapat / opini dari “isi kepalaku” yang mungkin orang lain tak sempat menyatakannya. Mungkin dapat dikatakan aku “kurang kerjaan” karena menuliskan sesuatu yang dianggap tak penting, tapi bagiku ini penting. Lewat tulisanku yang dianggap “tak penting”,  Aku ingin membuka mata khalayak agar lebih mawas diri.

Apa yang aku lihat, aku dengar, dan aku rasakan adalah 3 pilar penting dalam reportase yang aku tuangkan. Ditambah lagi dengan kejadian yang aku alami sendiri seperti tulisanku mengenai Tsunami, Kecelakaan baik yang aku alami sendiri ataupun tidak, serta penyakitku.

Aku memang menyukai segala sesuatu tentang reportase dan opini, namun tidak munutup kemungkinan juga disuatu ketika aku menulis beberapa puisi, pun puisiku tersebut hampir berdasarkan fakta (aku alami). Tak jarang kata-kata didalam puisiku bukan kata-kata lembut, menawan atau indah malah barangkali jauh dari kesan sastra sebab aku tak pandai merangkai kata. Namun, keinginan untuk belajar tentang sastra pasti ada, karena jurusan komunikasi yang sedang aku geluti sekarang juga tak jauh dari sastra. Mereka saling berhubungan, erat bahkan saling mendekap. Aku masih ingin belajar dan melihat kenyataan agar semuanya menjadi seimbang dan nyaman untuk hidupku kelak. Bagiku realita tetap motivasiku dalam menulis.

Realita Adalah Inspirasi Menulisku
Biarkan Aku Menulis Segala Yang Kutahu
Sesuai Apa Yang Kulihat Dan Kurasa
Sebab Tulisanku Adalah Fakta

Semoga Harimu Menyenangkan
Auda Zaschkya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Review Produk] Wardah Hydrating Aloe Vera Gel: Panas dan Perih di Wajah?

[Review] Make Over Intense Matte Lip Cream, se-Matte Apa sih?

Make Over Intense Matte Lip Cream ini, tentu saja bukan produk baru dari sister brand-nya Wardah dan Emina yang notabenenya produk lokal asli Indonesia. Saya juga baru tahu. Tapi ya inilah saya. Karena baru tahu, langsung pengen tahu dan senang sekali dengan produk lokal. Apalagi setelah nengok banyak review dari beauty influencer yang bilang betapa bagusnya produk ini. And finally, saya putuskan untuk meminta lip cream ini kepada salah satu teman laki-laki (Thanks bro!). Dia kasih yang nomor 08 Liberty. Karena masih penasaran sama warna lainnya which is warna kesukaan saya adalah warna ungu, saya beli sendiri juga yang nomor 20 Style. And now, it’s time to review ^_^
Kemasan
Dilihat dari luar, lip cream ini dikemas di dalam kotak berwarna hitam yang cukup mewah buat penyuka warna hitam seperti saya. Tentu saja, seperti lip cream kebanyakan, pada kotaknya bertuliskan nama produk. komposisi, tanggal kadaluarsa, dll. Tepat di salah satu sisi produknya, tak tertutup kotak lias terbuka. Men…

[Review] Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen, Wearable untuk Pemula

Minggu lalu, saya mendapatkan hadiah yang sangat menarik dari Try and Review (Thank you so much #TryandReviewID) yaitu sebuah Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen. Saya memang sudah penasaran sekali dengan eyeliner berbentuk pulpen/spidol ini, apalagi merk Mizzu yang banyak disukai para beauty vlogger. Setelah setiap hari dipakai, dan ya... sekarang waktunya untuk di-review.
Packaging:
Kotaknya ini, Mizzu sekali, di mana didominasi warna putih yang ada garis-garis hitam seperti zebra. Di bagian atas kotak berwarna hitam yang bertuliskan MIZZU yang diikuti nama produk (dalam hal ini Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen) dengan warna putih. Sedikit warna merah jambu (pink) di bagian bawah kotak sebagai petunjuk ukuran eyeliner pen ini yang seberat 2 mg, menjadikan kotaknya terlihat lebih manis meskipun minimalis. 
Di sampingnya (di bagian putih), terdapat kode produksi, tanggal kadaluarsa, perusahaan yang memproduksinya, dan isi kandungan si eyeliner pen ini. Menurut saya, ini sudah sangat baik kare…