Sabtu, 14 Juli 2012

Kecewa Terhadap Uang Dari ATM Bank


Sebagai seorang pribadi yang selalu membutuhkan uang, kita tak pernah lepas dari benda tersebut, bukan? Jika memiliki sejumlah uang, maka kita pasti menyimpannya di Bank. Sejauh ini, bank masih sangat dipercayai sebagai tempat yang aman bagi masyarakat untuk menyimpan uang. Bahkan setiap bank sudah memfasilitasi nasabahnya dengan kartu ATM dimana para nasabah dapat mengambil uang sendiri tanpa dilayani oleh seorang teller layaknya di dalam kantor Bank.

Kemudahan bertransaksi di ATM inilah yang membuat saya malas untuk mengantri di dalam Bank. Saya dapat mengambil uang di ATM mana saja dan kapan saja.
Namun saya harus kecewa lagi dengan ATM Bank yang setia dengan slogannya Terpercaya, Tumbuh Bersama Anda. Mengapa saya sebut kecewa lagi? Sebab sebelumnya pada tulisan saya yang ini, saya pernah mengungkapkan kekecewaan saya terhadap Bank tersebut.

Kekecewaan saya lagi berlangsung tadi malam. Sehabis magrib, ibu menyuruh saya untuk mengambil uang guna membeli obatnya. Kemudian saya mendatangi ATM Bank tersebut yang berlokasi di salah satu kampus. Begitu memasukkan nomor pin dan jumlah nominal uang yang ingin saya ambil, keluarlah empat lembar uang kertas nominal Rp 50.000.00 yang menurut saya tidak layak ada di ATM. Mengapa? Coba pembaca perhatikan gambar di bawah ini :


1. Tepat bersebelahan dengan nominal angka Rp 50.000,00 tersebut terdapat coretan.
2. Uang yang saya terima tersebut lecek.

Uang tersebut jelas bersumber dari mesin ATM, namun mengapa harus ada coretan dan uangnya lecek? Sebagai nasabah bank tersebut terus terang saya kecewa.

Bagaimana tidak? Uang yang seperti itu, sering sekali tidak mau diterima oleh beberapa supermarket. belum lagi kedai-kedai biasa. Mungkin pun kalau ada yang mau menerimanya di pasar-pasar tradisional.

Namun, apakah harus saya belanjakan uang tersebut ke pasar saat itu juga? Untunglah ada uang lain yang tidak begitu lecek yang saya gunakan untuk membeli obat ibu saya.
Selayaknya uang yang bersumber dari mesin ATM haruslah bersih dan tidak kumal apalagi terdapat coretan demikian (walaupun tidak harus yang berbau khas uang baru).

Sudah sepantasnya pihak bank tersebut lebih teliti dalam melakukan penyortiran terhadap uang yang dikelolanya. Bila menemukan uang yang tak layak edar seperti komplain saya ini, maka hendaklah segera ditukarkan ke Bank Indonesia sebagai pusat sumber uang di Indonesia.

Keluhan saya ini bukan untuk menjelekkan nama baik Bank tersebut namun Ini merupakan bentuk kesetiaan dan perhatian saya terhadap Bank itu supaya dapat melayani nasabahnya dengan baik.  Hal demikian tentunya juga harus diperhatikan oleh setiap Bank demi kenyamanan nasabahnya.

4 komentar:

HM Zwan mengatakan...

Heum,seharusnya dr bank kan masih asli n kinclong2...lah ii kok malah ada coretan plus lusuh,berasa hbs kecuci aja.... ***terlalu >_<

Auda Zaschkya mengatakan...

hehehehee.,, bgtulah yg da dapat langsung dr atm nya kk zwan.. hiksss

Cuap ala Mama Arkananta mengatakan...

Hm.. biasanya pihak bank itu teliti ketika ada nasabah yang mau setor uang. akan dilihat apakah ada uang yang ditabungkan itu dalam kondisi baik atau tidak. kalau tidak, biasanya ditarik dan diganti.

kalau kondisimu, aduhhh,, yang sabar ya. lapor aja auda ke bank.. :)
-Miss rochma-

Auda Zaschkya mengatakan...

hmmm,, seharusnya mmg teliti miss rochma :)
makasii sarannya miss