Langsung ke konten utama

Sebab Merindumu Adalah Kepastian

*
Adalah malam berbintang di awal juli, kembalikanku menatap hari. Lebih nyata dan bebas kuhirup udara pagi, walau mesti seperti sebelumnya, sebelum juni menancapkan panahnya dan seolah  mengangkatku tinggi dan melupakan sosokmu. Benar, sang juni telah pergi. Dan di juli ini, adalah padamu mataku tertuju. Ya… Hanya kaulah yang entah mengapa selalu sukses mencuri hati. Dan kumohon, jangan pertanyakan ini, sebab aku sendiri tak mampu menjelaskannya.

Catatanku tentangnya adalah bab yang mesti kututup.  Adalah dia yang telah kulepas pergi dan semua tentangnya memang telah selesai, sebab suatu kewajaran yang sedari awal memang tak pasti. Dan jika masih ada yang meributkan kisah laluku, adalah orang yang kekurangan akal sehatnya.

13730584291290790205
http://andikaaoshi.wordpress.com/
Sebab merindumulah adalah suatu kepastian, sedari dahulu walau tak mampu kuungkap. Ya… itu pasti.

Kemarin, dia memang sempat kubiarkan bermain di hati. Kukira dengan adanya dia mampu buatku melupakanmu. Ternyata tak segampang itu. Realitanya mengatakan bahwa sosokmulah yang terus menari dalam ingatan perempuan ini. Perempuan yang begitu ingin melenyapkanmu dari ingatannya, namun batinnya tersiksa, sebab harus menggoreskan imajinasinya dengan menolak bayangmu.

Seiring berjalannya waktu, adalah kau yang kembali kudapati. Seperti judul lagu salah satu band negeri ini, bagiku, kau adalah pejantan tangguh, yang tak pernah mati meski terus di caci. Entah dari mana datangnya kesabaran yang begitu besar padamu. Faktanya kau mampu tetap tersenyum di atas nafsu hewani mereka.

Darimu, aku pun belajar menjadi karang saat deburan ombak tanpa henti memukulkan riaknya. Kau selalu mengajarkanku agar tak menjadi perempuan manja, lewat tanpa gubrisan saat ku mengadu.  Hingga pada akhirnya makna sang karang itulah yang mampu buatku berdiri tegak diatas kakiku sendiri, saat fitnah dan caci maki seolah menjelma menjadi santapan harianku dari mereka yang haus akan mengenali  sosokku.

Mereka yang tanpa ragu mengulitiku tanpa mampu merasa, bagaimana jika setan bengisku muncul dan keadaan pun berbalik seratus delapan puluh derajat, aku yang menelanjangi mereka?  Padahal tanpa mereka tahu dan turut campur dalam hidupku, aku mampu lewati terjalnya zaman.

Menapaki hariku yang mungkin tanpamu adalah perihku. Namun, menjadi bahagiaku jika dapat melihat tawa lepasmu. Ya… Hidupku adalah perjuanganku sendiri, walau salah satunya adalah berkat cerminmu. Seperti maumu, agar aku tetap terlihat tegar di hadapan pemakan sesama itu.

Sosokmu sangat ku hormati dan sepantasnyalah haturan terima kasih kusematkan padamu.Terima kasih, sebab olehmu berhasil kembalikan realitaku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Review Produk] Wardah Hydrating Aloe Vera Gel: Panas dan Perih di Wajah?

[Review] Make Over Intense Matte Lip Cream, se-Matte Apa sih?

Make Over Intense Matte Lip Cream ini, tentu saja bukan produk baru dari sister brand-nya Wardah dan Emina yang notabenenya produk lokal asli Indonesia. Saya juga baru tahu. Tapi ya inilah saya. Karena baru tahu, langsung pengen tahu dan senang sekali dengan produk lokal. Apalagi setelah nengok banyak review dari beauty influencer yang bilang betapa bagusnya produk ini. And finally, saya putuskan untuk meminta lip cream ini kepada salah satu teman laki-laki (Thanks bro!). Dia kasih yang nomor 08 Liberty. Karena masih penasaran sama warna lainnya which is warna kesukaan saya adalah warna ungu, saya beli sendiri juga yang nomor 20 Style. And now, it’s time to review ^_^
Kemasan
Dilihat dari luar, lip cream ini dikemas di dalam kotak berwarna hitam yang cukup mewah buat penyuka warna hitam seperti saya. Tentu saja, seperti lip cream kebanyakan, pada kotaknya bertuliskan nama produk. komposisi, tanggal kadaluarsa, dll. Tepat di salah satu sisi produknya, tak tertutup kotak lias terbuka. Men…

[Review] Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen, Wearable untuk Pemula

Minggu lalu, saya mendapatkan hadiah yang sangat menarik dari Try and Review (Thank you so much #TryandReviewID) yaitu sebuah Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen. Saya memang sudah penasaran sekali dengan eyeliner berbentuk pulpen/spidol ini, apalagi merk Mizzu yang banyak disukai para beauty vlogger. Setelah setiap hari dipakai, dan ya... sekarang waktunya untuk di-review.
Packaging:
Kotaknya ini, Mizzu sekali, di mana didominasi warna putih yang ada garis-garis hitam seperti zebra. Di bagian atas kotak berwarna hitam yang bertuliskan MIZZU yang diikuti nama produk (dalam hal ini Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen) dengan warna putih. Sedikit warna merah jambu (pink) di bagian bawah kotak sebagai petunjuk ukuran eyeliner pen ini yang seberat 2 mg, menjadikan kotaknya terlihat lebih manis meskipun minimalis. 
Di sampingnya (di bagian putih), terdapat kode produksi, tanggal kadaluarsa, perusahaan yang memproduksinya, dan isi kandungan si eyeliner pen ini. Menurut saya, ini sudah sangat baik kare…