Langsung ke konten utama

Masih Tentangmu

Dia yang kucintai kini, entah berada di mana. Sesaat dia ada, tanpa mengucap salam, kehampaan jiwaku kembali tertohok oleh kepergiannya. Polahnya hampir sama seperti yang sebelumnya, yang kini masih tetap memberi perhatian yang luar biasa padaku. Pada ketertarikanku di bidang sosial yang awalnya memang kupelajari darinya.

Setelah ia pergi, lama memang kumencari sosok inspiratif pemuas dahaga diri, sampai kutemukan ia yang berhasil membuatku kebingungan. Bagaimana tidak? Ia yang entah di mana. bersembunyi dibalik topeng. Yang pasti, topeng itu sering membuatku menangis. Membayangkan tanpa pernah terjadi pertemuan antara aku dan dia. Dia yang membuatku tertarik pada intrik politik negeri ini, juga dunia internasional.

Selama ia pergi, beberapa bulan lalu memang benar bahwa ada yang sempat menemani malam-malamku. Kuizinkan desahanku meninabobokan pejantan itu dengan harapan agar aku melupakan sosoknya. Ternyata apa? Tak ada kenikmatan yang kuperoleh. Yang ada hanya airmata. Airmata sebab mengingatnya. 

Dia yang entah di mana, masih menjadi kesayanganku. Hanya dia yang kurasakan mampu membimbingku ke arah yang lebih baik. Harapanku sederhana, bukan? Ya... Sederhana sekali bahkan. Sebab, aku tak meminta kekayaan hartanya. Yang kupinta hanyalah ilmunya. Ilmu yang membuatnya kaya, bahkan pintar. Juga ketenangannya, yang kurasakan jauh berbeda dengan laki-laki lain.

Aku juga tak tahu, mengapa hanya dia yang mampu membuatku terpana, padahal lelaki yang mungkin memperlihatkan sikap agresifnya masih ada dan tengah mengirimiku pesan, mengatakan kalau ia begitu menyukai percintaan fana kami. Da saja yang menikmatinya, kok. 


Walaupun andilku besar, namun aku tak merasakan apa-apa. Aku hanya membantunya melepaskan penatnya tanpa mempengaruhi hatiku sendiri. Hatiku masih tertuju ke kamu. Cuma kamu yang mampu meluapkan rasaku, dan ikhlasku jika dengan cinta. Cinta dan kekagumanku padamu, mampu membutakan logikaku. Mematahkan segala kesempurnaan mereka. Yang tampak olehku hanya kamu. Kamu yang telah membuatku jatuh hati dan berharap akanmu. 

Setiap kali aku mengingatmu, aku menangis dan berdo'a padaNya untukmu. Agar kamu dilindungi olehNya. Dan, semoga aku diizinkan bertemu kamu, walau untuk sekali saja. Aku ingin melihat langsung, seseorang yang selalu namanya terbesit dalam setiap do'aku.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Review Produk] Wardah Hydrating Aloe Vera Gel: Panas dan Perih di Wajah?

[Review] Make Over Intense Matte Lip Cream, se-Matte Apa sih?

Make Over Intense Matte Lip Cream ini, tentu saja bukan produk baru dari sister brand-nya Wardah dan Emina yang notabenenya produk lokal asli Indonesia. Saya juga baru tahu. Tapi ya inilah saya. Karena baru tahu, langsung pengen tahu dan senang sekali dengan produk lokal. Apalagi setelah nengok banyak review dari beauty influencer yang bilang betapa bagusnya produk ini. And finally, saya putuskan untuk meminta lip cream ini kepada salah satu teman laki-laki (Thanks bro!). Dia kasih yang nomor 08 Liberty. Karena masih penasaran sama warna lainnya which is warna kesukaan saya adalah warna ungu, saya beli sendiri juga yang nomor 20 Style. And now, it’s time to review ^_^
Kemasan
Dilihat dari luar, lip cream ini dikemas di dalam kotak berwarna hitam yang cukup mewah buat penyuka warna hitam seperti saya. Tentu saja, seperti lip cream kebanyakan, pada kotaknya bertuliskan nama produk. komposisi, tanggal kadaluarsa, dll. Tepat di salah satu sisi produknya, tak tertutup kotak lias terbuka. Men…

[Review] Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen, Wearable untuk Pemula

Minggu lalu, saya mendapatkan hadiah yang sangat menarik dari Try and Review (Thank you so much #TryandReviewID) yaitu sebuah Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen. Saya memang sudah penasaran sekali dengan eyeliner berbentuk pulpen/spidol ini, apalagi merk Mizzu yang banyak disukai para beauty vlogger. Setelah setiap hari dipakai, dan ya... sekarang waktunya untuk di-review.
Packaging:
Kotaknya ini, Mizzu sekali, di mana didominasi warna putih yang ada garis-garis hitam seperti zebra. Di bagian atas kotak berwarna hitam yang bertuliskan MIZZU yang diikuti nama produk (dalam hal ini Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen) dengan warna putih. Sedikit warna merah jambu (pink) di bagian bawah kotak sebagai petunjuk ukuran eyeliner pen ini yang seberat 2 mg, menjadikan kotaknya terlihat lebih manis meskipun minimalis. 
Di sampingnya (di bagian putih), terdapat kode produksi, tanggal kadaluarsa, perusahaan yang memproduksinya, dan isi kandungan si eyeliner pen ini. Menurut saya, ini sudah sangat baik kare…