Senin, 19 Desember 2011

Bahasa Rindu

13242821631785476934
google - image






Aku tak mengerti , apa yang kutulis ini
Hanya mengikuti kata hati, Kemana ia ingin pergi
***
Aku ingin membuat puisi cinta
Tapi aku tak tahu ingin bercerita apa
Hanya sejenis rindu membara
Aliran nya begitu deras kurasa
***
Berawal dari coretan pena atas kertas lusuh
Aku menulis bait demi bait puisi
Ungkapan  rindu yang tertumpah
Padamu kekasih hati yang senantiasa kunanti
***
Aku pun semakin tak mengerti akan puisi ini
Mungkin dis orientasi tingkat tinggi sedang mengitari
Ingin rasanya ku bidik hatimu
Dan melesatkan anak panahnya tepat di relung hatimu
Agar semua terurai jelas, adakah aku
Dan kita didalam hatimu sedang menikmati cinta itu
***
Terkadang saat ku bercermin
Jelma wajahmu tepat disisi
Namun aku tak tahu di belahan dunia mana
Potret dirimu berdiam
***
Terpurukku menanti disini
Hanya seladang bahasa rindu
Yang setia menemani
Menanti kabar baik darimu

Tidak ada komentar:

Peran Industri Kreatif Anak Muda Indonesia di Era Milenial

Sungguh beruntung, Kota Medan mendapat kesempatan dalam rangkaian sosialisasi 4 Tahun pemerintahan Kabinet Kerja yang diselenggarakan ol...