Selasa, 12 Februari 2019

[Ibu dan Anak] Bunda, Jangan Upload Foto Wajah Si Kecil ke Media Sosial

gambar dari prokal.co


Sejak zaman semakin canggih dengan era pengguna internet, masing-masing orang tua, khususnya para ibu muda, semakin larut sebagai pengguna aktif dari media sosial. Kalau sebelumnya hanya mengandalkan komputer rumah atau laptop, seiring dengan perkembangan zaman, hampir 5 tahun belakangan tepatnya, para ibu muda ini,  mulai menggunakan telepon selular (ponsel) pintar. Semakin bertambahnya tahun, ponsel pintar, fiturnya semakin canggih. Dari siang hingga malam (kecuali para ibu yang berjualan secara online maupun para blogger dan vlogger yang aktifitasnya 70% berkutat dengan media sosial), biasanya para ibu muda, pasti terus bersosial media, baik dari Facebook, Twitter, dan Instagram. Barangkali, para ibu ini berpendapat, sehari tak eksis di media sosial, hidup rasanya tak lengkap.

Apakah ada yang salah? Tentu saja tidak ada. Bermain media sosial ini memang berguna bagi para ibu. Manfaatnya sudah pasti untuk melepaskan penat sehari-hari, menuliskan pemikiran-pemikirannya yang bagus. Selain memang berguna untuk mengaktualisasikan diri, yang ditunjukkan oleh para ibu di media sosial itu, mencakup segala hal mulai dari foto masakan, foto keluarga, termasuk foto dan video wajah serta tingkah lucu si kecil, secara jelas.

Untuk yang saya sebutkan terakhir di mana para ibu acap kali menunjukkan wajah si kecil, alangkah baiknya, dihindari. Ini semata – mata hanya untuk keselamatan si kecil. Tentu kita sudah mengetahui, media sosial ini adalah sarangnya para predator. Jangankan pelecehan yang dilakukan kepada para remaja atau bahkan orang dewasa, anak kecil juga menjadi incaran. Mereka yang mengincar anak  kecil ini, biasanya kita kenal sebagai pedofilia.

Menurut wikipedia bahasa Indonesia, sebagai diagnosa medis, pedofilia didefinisakan sebagai gangguan kejiwaan pada orang dewasa atau remaja yang telah mulai dewasa (pribadi dengan usia 18 tahun atau lebih tua) biasanya ditandai dengan suatu kepentingan seksual primer atau ekslusif pada anak prapuber (umumnya usia 16 tahun atau lebih muda, walaupun pubertas dapat bervariasi). Sejurus dengan itu, Klarifikasi Penyakit Internasional mendefiniskan pedofilia sebagai gangguan kepribadian dewasa dan perilaku, di mana ada pilihan seksual untuk anak-anak pada usia pubertas atau pada masa prapubertas awal.

Jadi jelas sekali ya Bunda, para pedofil tersebut mengincar anak-anak. Makanya kita mesti benar-benar waspada terhadap konten yang menyangkut wajah anak kita yang kita bagikan ke media sosial.

Sebagai orang tua yang ingin selalu eksis di media sosial, jika kita masih tetap ingin menunjukkan anak, boleh saja. Namun hendaknya memikirkan keselamatan sang anak. Sebagai gantinya, yang dapat kita lakukan yaitu :

1.    Jika si kecil sedang bermain, foto dan video yang kita ambil, fokuskan ke mainan dan permainannya. Misalnya, jika si kecil sedang bermain boneka, kita bisa ambil gambar sebagian tangan si kecil dan bonekanya. Jadi kita tak memunculkan wajah si kecil.

2.    Jika si kecil sedang menggambar, foto dan video yang seharusnya kita fokuskan yaitu hanya ke gambarnya saja. Ini saja dapat menunjukkan juga kepada pemirsa facebook, twitter dan instagram, bahwasanya, anak kita sangat kreatif sesuai usianya.

3.    Bila kita masih tetap ingin mengenalkan wajah sang anak ke khalayak media sosial, yang tak kalah penting yang harus benar-benar perhatikan yaitu pakaian yang akan dikenakan sang anak. Maksudnya yang pantas ditunjukkan ke khalayak ramai, tidak terlalu terbuka. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, pedofil memiliki kelainan seksual. Bagian tubuh si kecil yang terbuka, jadi incaran mereka. Jadi mereka akan gampang terangsang oleh bagian tubuh si kecil yang terbuka. Waspada, Ya Bunda.

Bunda, jika tetap ingin eksis di media sosial, tentu boleh saja. Namun kita wajib waspada terhadap efek negatif media sosial terhadap si kecil. Waspada, Ya Bun. Predator anak semakin merajalela.


Artikel ini pernah tayang di sini. Semoga masih bisa terbuka websitenya.

Tips Sederhana Bertahan di Bisnis Online

gambar dari peluang-usaharakyat.blogspot.com


Di zaman yang serba canggih dengan kemudahan teknologi internet seperti sekarang ini, segala kemudahan yang menyangkut online di media sosial, sudah sangat mudah. Hal ini berbanding lurus dengan berbagai provider telekomunikasi di Indonesia, yang saling berlomba-lomba dalam memberikan kemudahan untuk mengakses internet kepada para pelanggan setianya, terutama tarif data internet yang terjangkau.

Melihat kemudahan tersebut, banyak orang terutama para anak muda dan ibu rumah tangga, lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain telepon selular (ponsel) pintar (smartphone). Dari kebiasaan ini, pun mengingat jalan menuju menjadi PNS tak mudah lagi, seharusnya kita sudah mulai melirik peluang usaha, yaitu berjualan secara online. Namun tentu saja, kita masih kesulitan dan bingung, bagaimana mau berjualan secara online, sedangkan modal pun kecil atau bahkan tak punya?

Lalu, pertanyaan yang timbul sekarang, harus memiliki modal yang bahkan sebesar-besarnya  terlebih dahulu atau menciptakan peluang usaha dahulu? Jawabannya, tentu saja, kita harus jeli melihat lalu menciptakan peluang usaha dahulu. Mengapa? Karena kita harus menciptakan pasar baru. Selanjutnya, kita harus rajin mengamati berbagai produk yang sedang disukai oleh banyak orang. Pun, tak ada salahnya jika kita mencuri ilmu dari orang lain. Ingat, hanya curi ilmu supaya kita sama-sama berhasil. Bukan malah mencuri iklan orang lalu kita akui sebagai milik kita.

Kita yang sudah terbiasa membuka media sosial seperti Instagram dan Facebook, sudah pasti sering melihat berbagai postingan berupa gambar-gambar dari barang yang dijual oleh seseorang di media sosial tersebut. Bahkan kadang, kita memiliki keinginan untuk membeli barang tersebut. Selain itu, kita sudah pasti melihat banyak toko online yang menjual beragam barang kebutuhan kita, bukan? Kalau begitu, saatnya kita harus berpikir, kenapa kita tak meniru mereka, untuk mulai berjualan online?

Jadi bagaimana caranya agar kita bisa berjualan online?

1.    Lakukan Riset Pasar.

Riset pasar dilakukan agar kita mengetahui, apa yang dibutuhkan para calon pembeli dari berbagai postingan media sosial yang sudah lebih dahulu ada. Misalnya, jika calon pembeli ramai di postingan foto makanan khas daerah. Nah, kita harus mengamati itu. Kita harus melihat rasa apa yang menjadi incaran. Bahkan kalau perlu, kita harus membeli makanan tersebut. Dari situ, tanpa berusaha ingin meniru, kita bisa menciptakan variasi bentuk dan rasa yang lebih enak.

2.    Pakai Bahan Premium

Jika kita sudah membaca komposisi (ingredients) makanan tersebut dari produk orang atau melihat bahan-bahannya di internet, kita bisa mulai dengan membeli bahan premium (kualitas super). Tak perlu langsung banyak, beli seperlunya saja. Lalu berbekal pengetahuan yang kita miliki, kita bisa mulai membuat makanan tersebut. Pada tahap ini, kita harus memperhatikan segalanya secara rinci, misalnya dari segi takaran dan cara mengaduk bahan makanan tadi. Jika sudah selesai, cicipi terlebih dahulu sendiri.

3.    Mulai uji coba ke keluarga dan teman dekat.

Jika sudah kita buat makanannya, kita harus mulai menguji cobanya. Kalau kita sudah yakin rasanya enak, kita akan dengan percaya diri menunjukkannya ke orang lain. Biasanya, mereka yang mampu memberikan saran, walau terdengar keras sekalipun, sudah pasti orang dekat (keluarga). Berikan kepada mereka dan dengarkan kritik dan saran dari mereka. Di sini, kita tak boleh berargumen, karena kita adalah penjual. Jadikan kritik dan saran dari mereka sebagai cambuk untuk memotivasi kita agar membuat sesuatu yang lebih.

4.    Jangan Berhenti Bereksperimen

Benar. Kita tak boleh berhenti bereksperimen. Jika kita benar-benar ingin terjun di bisnis online, kita harus mau mendengar kritik dan saran. Kita harus mencoba terus sampai berhasil menciptakan produk yang sesuai dengan keinginan pasar. Di sini, sifat egois dan ingin menang sendiri kita, tak boleh lebih menonjol. Ingat, kita adalah orang yang ingin menciptakan sesuatu untuk dijual kepada konsumen.

5.    Memiliki Inovasi

Jika kita sudah memilik produknya, kita tak boleh hanya bertahan dengan satu produk. Kita harus terus memiliki inovasi yang terbaru, yang berbeda dari produk terdahulu. Apapun produk yang kita ciptakan, harus memiliki ciri khas dan nilai jual. Selain inovasi dari segi rasa makanan misalnya, kita juga harus berinovasi dari segi kemasan. Tentu saja, ini karena para calon konsumen akan langsung terpikat pada sebuah produk yang kemasan eye catching, misalnya dengan warna-warna cerah dengan desain kemasan yang cantik dan memiliki ciri khas. Dari sisi luar, kemasan ini memegang peranan penting akan keberlangsungan produk kita.

6.    Jaga Etika

Namanya kita sebagai penjual, mesti mengerti bagaimana cara menghadapi calon konsumen dan menjawab pertanyaan mereka, apalagi dengan bahasa tulisan seperti percakapan melalui pesan singkat (chat di WhatsApp atau Facebook dan Direct Message (DM) pesan di Instagram, yang ditakutkan akan menimbulkan salah paham. Dalam menghadapi pertanyaan mereka, selelah apa pun kita, kita harus ekstra sabar dan hati-hati. Kita tak boleh menjawab mereka dengan kasar.

7.    Komitmen dan Tanggung Jawab

Jika kita ingin bertahan di bisnis online ini, kita harus memiliki komitmen untuk berhasil, juga bertanggung jawab jika resiko pengiriman, misalnya barang tak sampai kepada pembeli, terjadi. Jangan sampai kita susah dihubungi oleh para calon pembeli. Kita harus memiliki jam online yang aktif di setiap harinya, kecuali kita sudah menetapkan bahwa hari libur di kalender juga merupakan hari libur kita berjualan online. Komitmen dan tanggung jawab ini sangat dibutuhkan, lho. Di sinilah kepercayaan para pelanggan terhadap kita, bisa meningkat atau malah menurun. Harapnnya, tentu saja meningkat.

Berjualan online dewasa ini, menjadi yang paling dapat kita lakukan, mengingat tingkat kesibukan orang yang sudah jarang mengunjungi toko, sudah berkurang. Kita harus mengambil kesempatan ini, disertai komitmen untuk berhasil yang kuat, agar memiliki income yang memadai, guna membuka usaha lagi.

Rabu, 06 Februari 2019

[Review] L’OREAL Infallible Pro-Matte, Foundation Anti Kusam Buat Kulit Berminyak


Hallo girls...

Apa yang dicari seorang perempuan sebagai dasar riasan wajahnya? Tentu saja Foundation yang dapat diajak melindungi wajah dalam aktifitas kesehariannya. Kemudian, apa pula yang ditakutkan oleh pemilik kulit berminyak setelah memakai foundation? Tentu saja ketahanan foundationnya yang transferproof. Foundation tersebut pastinya diharapkan dapat menahan minyak. Kalaupun berminyak, tak sampai menjadikan wajah sangat basah hingga menyebabkan riasan tersebut menjadikan wajah kusam.

Demikian juga buat pemilik acne prone skin seperti saya dan kebanyakan perempuan lainnya. Khususnya di Indonesia. Pasti akan semakin khawatir jika sampai foundation yang kita pakai, malah gampang hilang dan menjadikan wajah semakin menunjukkan pori-porinya. Makanya selama ini, saya rajin mencari berbagai informasi mengenai foundation yang cocok untuk mengatasi permasalahan wajah saya, sampai saya akhirnya bertemu L’oreal Infallible Pro-Matte.

Saya punya dua shade Foundation ini untuk saya mix. Sebenarnya saya beli pertama saat diskon, Shade 109 Classic Tan, karena saya kira awalnya, warna kulit saya se-tan itu. Ternyata setelah saya pakai, malah jadi gelap di wajah saya, yang mana cocoknya sebagai warna countur. Ternyata, saya salah beli shade, saudara-saudara ^_^ 

Nah, ketika diskon lagi, saya beli lagi yang Classic Ivory 101, yang pastinya terang untuk saya. Kalau saya mau pakai foundation ini, keduanya dicampur biar pas warnanya di wajah saya.

Setelah dipakai beberapa bulan, inilah yang bisa saya katakan untuk foundation ini.

Kemasan



Kemasannya ini cukup sederhana, berupa tube plastik gepeng yang isinya standar foundation pada umumnya yaitu sebanyak 30 ml, dengan tutup ulir. Tubenya pendek, malah ringan, seperti tak sampai isinya 30 ml. But i don’t care about how much does it containts. I just care about it cost actually. ^-^


Pada tampak depan, tentu saja tertulis nama produk dengan dua bahasa yaitu inggris dan prancis (Shade Classic Tan 109). Standar produk luar. Demikan pula pada bagian belakangnya. Selain nama, pada badan produk, terdapat penjelasan tentang produk, isi kandungannya, kode produksi, maupun tempat produksi dan merknya.

Teksur, Warna dan Aroma




Foundation ini bertekstur cair, tapi tak seringan air yang mudah mengalir, juga tak padat seperti foundation cream. Aromanya juga hampir tak ada dengan warna-warna standar foundation yang cocok untuk kulit perempuan asia, khususnya Indonesia. 

Cara Pakai dan Hasil


Sebelum memakai foundation, tentu saja, saya wajib mempersiapkan wajah saya dengan beberapa skin care dan primer. Setelah semuanya meresap, seperti memakai foundation pada umumnya, foundation saya  yang dua buah ini, saya keluarkan dan ditaruh di tempat datar atau mixing pallete, supaya hasil pencampuran keduanya benar-benar rata. 

Setelah diaduk, baru saya oleskan dan sedikit diratakan dengan jari ke seluruh wajah. Setelah itu, baru saya tap-tap dengan beauty blender yang lembab sampai rata. Kalau dirasa kurang, bisa ditambahkan lagi. Foundationnya ringan dan mudah diratakan. Kalau beauty vlogger bilang sih, ini yang namanya blendable dan buildable. Foundationnya tak langsung jadi kering gitu. Apa yang saya tuliskan itu, cocok dengan klaim produk ini yang mengatakan mengatakan bahwa memiliki tekstur air – light, dengan hasil yang demi-matte/semi matte, yang bisa dipakai sampai 24 jam. 

Tapi saya sendiri, belum pernah pakai selama itu. Paling lama saya pakai 5-6 jam karena saya tak terlalu lama berada di luar ruangan. Namun demikian, klaimnya yang mengatakan medium coverage, bisa saya benarkan. Tapi walaupun foundationnya medium coverage, oil freenya bisa menahan minyak di wajah saya.


Setelah 5-6 jam, foundation ini belum hilang dari wajah saya. Kalau disentuh pelan dengan bloating paper atau tisu kering, minyak dan bedak di atasnya yang sedikit terangkat. Tapi foundationnya masih ada. Kalaupun hilang, di hidung, tepatnya di tempat bertenggernya kaca mata saya.

Oia, karena tak ada tulisan bahwa produk ini mengandung SPF, maka SPF tetap saya gunakan terpisah. Atau, foundation shade classic tan itu, saya campurkan dengan foundation atau BB cream lain yang berwarna agak terang dan memiliki SPF. Tapi kadang, saya pakai SPF terpisah lebih dahulu juga, sih.

Sejauh ini, setelah lebih kurang 3 bulan pemakaian, foundationnya masih ada. Yang paling penting, tak membuat wajah saya merah, menimbulkan jerawat, maupun komedo, serta masalah lainnya. Yang saya rasakan tersebut, tepat seperti yang diklaim pada produknya, yaitu Dermatology tested/Suitable for Sensitive skin/Non Comedogenic.

Harganya berapa dan Dijual di mana?

L’OREAL Paris Foundation Infallible Pro-Matte ini bisa didapatkan dengan mudah di berbagai e-commerce dan toko online lainnya, dengan harga Rp 149.000.

Re-purchase

Ya nanti kalau keduanya sudah habis. Pastinya akan saya tunggu diskon lagi buat saya re-purchase, karena buat saya yang pas-pasan ini, harganya masih tergolong tinggi, walaupun ini foundation drugstore kan  ^_*

*



Jadi kesimpulan saya untuk L’OREAL Paris Foundation Infallible Pro-Matte ini, yaitu:

1.   Harganya masih bersahabat, apalagi kalau diskon.
2.   Produk tak mudah tumpah karena tutup ulirnya yang minta ditutup rapat.
3.   Warnanya banyak, cocok dengan kulit perempuan Indonesia pada umumnya.
4.   Teksturnya buildable dan blendable.
5.   Oil controlnya, sanggup menahan minyak di wajah.
6.   Tidak mengandung SPF. Jadi mesti pakai krim SPF terpisah.
7.   Tidak menimbulkan iritasi pada kulit.

Jadi itulah kesimpulan saya untuk kedua foundation L’OREAL Paris Foundation Infallible Pro-Matte. Teman-teman sudah pakai juga? Yuk berbagi di kolom komentar.

Let's be friend on my social media :


Rabu, 23 Januari 2019

Nowela Idol Tutup Pesta Jutawan SOBATKU dengan Meriah



Hujan yang tiba-tiba mengguyur Kota Medan di sore hari saat gelaran acara Pesta Jutawan SOBATKU, ternyata tak menyurutkan langkah para pengunjung untuk tetap berada di lokasi acara yang  bertempat di Parkiran Ringroad City Walk Mall Jalan Gagak Hitam, Medan, Minggu (20/1/2019). Pasalnya, di penghujung Gelar undian Grand Prize ke-6 SOBATKU yang bertajuk Nabung Untung Milyaran Rupiah ini, dihadirkan bintang tamu jebolan ajang pecarian bakat Indonesian Idol, yaitu Nowela.


Masih teringat jelas, bagaimana penampilan Nowela yang berbusana Jumpsuit merah dengan suara khas gadis hitam manis asal Papua ini menyanyikan  sekira 5-6 buah lagu, khususnya Bang-bang, yang memukau para pengunjung, demikian pula aksinya yang cukup dekat dengan pengunjung. Tak salah memang, banyak pengunjung yang merekam aksi panggung pemilik nama lengkap Nowela Elizabeth Mikhelia Auparay ini, pada setiap lagu yang dia nyanyikan. Penampilan Nowela yang enerjik, menutup gelaran acara tersebut dengan meriah. 

Tak hanya sebagai bintang tamu, dalam gelaran acara Pesta Jutawan dan Gelar Undian Grand Prize ke-6 SOBATKU, Nowela juga mengajak semua orang, khususnya anak muda untuk mulai menabung dan berinvestasi, karena katanya, dia sendiri sedang belajar menabung. Kehadiran dan motivasi dari Nowela ini, tentunya cocok dengan apa yang harus kita lakukan sejak dini. Sungguh, bagian acara ini yang menghadirkan Nowela ini, membangkitkan semangat kaum muda untuk mengikuti jejak idolanya tersebut. Dari memilih artisnya saja, SOBATKU sudah mengerti keharusan yang sudah mesti sudah kita pupuk sejak dini, yaitu seorang anak muda yang gemar menabung. Istimewa sekali.


Setelah mulai dibuka dari pukul 11.00 wib, pengunjung yang datang ke Pelataran Parkir Ringroad City Walk Mall hari minggu kemarin, makin bertambah. Semakin semarak, karena dimeriahkan oleh modelling, modern dance, serta tak ketinggalan suara dari band pendukung. Tak hanya itu, pengunjung yang sudah melakukan registrasi di meja registrasi, dipersilakan untuk menikmati berbagai jajajan kekinian di lokasi acara.




Design lokasi yang cukup ramai, menambah semangat pengunjung yang datang, di mana terdapat beberapa spot foto menarik seperti Miniatur menara Eiffel dan payung warna warni. Sekira pukul 15.30 wib, akhirnya sampai juga apa yang ditunggu-tunggu para  pengunjung, termasuk rekan media dan blogger, yaitu Press Conference tentang SOBATKU.



Apa itu SOBATKU?


Tentu saja, berkali-kali, MC acara sudah menyebutkan pengertian SOBATKU atau Simpanan Online Sahabatku adalah rekening simpanan online berbasis aplikasi yang memungkinkan kamu untuk buka tabungan, cukup dengan smartphone. Tapi, tentu saja, pengunjung tak puas, termasuk saya, masih bertanya-tanya. Tak lama, sekira pukul 15.00 WIB, diadakan Press Conference.


Press Conference dihadiri oleh Ketua Pengurus KSP Sahabat Mitra Sejati Ceppy Y. Mulyana dan perwakilan dari Bank Sahabat Sampoerna Henky Suryaputra, serta disaksikan oleh Pejabat Dinas Sosial Medan, Kementerian Sosial Republik Indonesia, Polsek Medan, Notaris, tamu undangan, serta anggota, dan calon anggota KSP Sahabat Mitra Sejati. 

Nah, kalau sudah banyak petinggi dari negara yang hadir, berarti SOBATKU ini aman, dong, Guys! Diawasi oleh pemerintah dan kementerian terkait, gitu. Inilah yang menjadi salah satu keunggulan SOBATKU. Tapi tetap, ya. Dengan banyaknya aplikasi online sejenis di Playstore Smartphone kita, menuntut kita harus lebih waspada terhadap penipuan. So, dari pada susah-susah, lebih baik, pilih yang sudah jelas saja seperti SOBATKU.

Jadi begini, guys. Mengingat penipuan terhadap hal-hal mengenai keuangan yang semakin massif belakangan ini, SOBATKU mengimbau untuk,  Waspada Terhadap Penipuan a/n SOBATKU. Selain itu, jangan lupa, rahasiakan juga PIN yang memang seharusnya diganti secara berkala. Selanjutnya, waspadai juga mengenai OTP dan pertanyaan keamanan kita.

Kadang, penipuan juga mengenai kita yang tidak merasa melakukan transaksi berupa transfer dana. Nah, kalau ini terjadi, kita dipersilakan untuk menghubungi call centre atau mengirimkan email pemberitahuan ke PICSOBATKU@sahabat-ukm.com. So, guys, selalu waspada ya saat bertransaksi online ini.


Satu lagi yang mesti sangat kita waspadai, seperti pesan-pesan yang masuk ke-SMS, di mana kita dikabarkan memenangkan undian dan diminta menghubungi sebuah nomor. Nah, jangan percaya yang seperti ini, ya. Kenapa? Karena undian SOBATKU tidak dipungut biaya/pajak. Jadi SOBATKU meminta kita untuk waspada jika ada pihak yang mengatasnamakan SOBATKU meminta pajak hadiah.




Dikatakan Ketua Pengurus KSP Sahabat Mitra Sejati, Ceppy Y. Mulyana, berkaca dari pengundian di Bandung Oktober 2018, antusiasme masyarakat untuk mengikuti pesta jutawan SOBATKU sangat tinggi. Oleh karenanya, kali ini, semua orang yang hadir, selama memiliki KTP Sumatera Utara, bisa ikut serta. Cukup dengan menunjukkan KTP di booth yang telah disediakan di lokasi acara, untuk registrasi.

Kenapa Kota Medan Terpilih? 

Pertanyaan sebenarnya sangat mudah dijawab. Tentu saja karena Medan adalah kota besar yang padat penduduknya di pulau Sumatera, sebagaimana yang dikatakan Head  of SOBATKU Oktavia Laksmi Wardani. Dia  mengatakanMedan adalah salah satu Kota besar yang memiliki banyak pengguna SOBATKU (pada urutan ke-6). SOBATKU katanya, ingin lebih dikenal di seluruh Indonesia. Makanya, SOBATKU ingin lebih dekat dengan pengguna SOBATKU yang loyal dan memiliki potensi besar. Dia optimis bahwa produk SOBATKU dapat diterima dengan baik di kota manapun, karena SOBATKU terus memberikan layanan dan kemudahan menabung, tanpa biaya administrasi dan minimum saldo. Wow.... SOBATKU memahami sekali orang-orang seperti saya pribadi yang paling tidak suka adanya biaya administrasi. Asyik, kan?

Nah, makanya untuk membuktikan eksistensinya, gelaran undian Grand Prize ke-6, SOBATKU ini, berkunjung ke Kota Medansebagai agar menjadi saksi lahirnya Jutawan SOBATKU. 

Pada kesempatan kali ini, SOBATKU memberikan hadiah uang tunai 100JT untuk satu orang pemenang, 4 paket Umrah untuk 4 pemenang, serta puluhan hadiah lainnya senilai total milyaran rupiah. Bukan hanya itu, SOBATKU juga memberikan hadiah satu paket Umrah tambahan dan puluhan hadiah uang tunai khusus bagi warga Sumatera Utara dalam program Jutawan SOBATKU. Spesial sekali, bukan? 





Target dan Strategi SOBATKU 2019

Setelah berhasil mendapatkan hampir 100.000 pengguna SOBATKU sejak tahun 2017 lalu, SOBATKU ingin terus memberikan manfaat bagi khalayak ramai dengan mentargetkan Satu Juta Pengguna SOBATKU di 2019.

Salah satu strategi yang di lakukan oleh SOBATKU adalah melakukan pendekatan dengan berbagai komunitas lokal baik secara online maupun offline, dan universitas, agar makin dikenal dan memberikan manfaat dalam menunjang kebutuhan finansial untuk semua kalangan. Sampai dengan akhir tahun 2018, SOBATKU telah membantu mewujudkan impian lebih dari 1000 pengguna SOBATKU.

Setelah semua kemudahan itu, pertanyaannya sekarang, agar memudahkan user melakukan transaksi dan menabung, apakah ada kebutuhan lain yang akan dipenuhi oleh SOBATKU melalui genggaman kita?

Pasti ada. Karena di tahun 2019, SOBATKU akan mengembangkan produk Saving Plan bagi para penggunanya agar dapat memberikan fasilitas bagi mereka yang ingin berinvestasi dan membuat tabungan berjangka. Ke depannya para pengguna SOBATKU juga dapat mengajukan pinjaman secara online.

Dalam waktu dekat, SOBATKU akan meluncurkan fitur donasi, pembayaran asuransi, dan menambah partner merchant pembayaran. Bekerjasama dengan PT Fortress Data Services (FDS) penyedia jasa IT Solution dan Sistem Aplikasi bagi perbankan serta lembaga keuangan lainnya, SOBATKU yakin dapat memberikan pelayanan dan pengembangan fitur yang dapat mengakomodasi keinginan konsumen.

Untuk yang masih penasaran dan ingin mengetahui tentang SOBATKU lebih lanjut, silakan mengunjungi website resmi SOBATKU di www.sobatku.co.id, Facebook: SobatkuID, Instagram: @sobatku_ID, dan Twitter: @sobatkuid. Cukup mudah, bukan? 

Jadi bagaimana, sudah siapkah kamu menjadi Jutawan SOBATKU berikutnya?


Salam, Auda Zaschkya


Let's be friend on Social media:





Senin, 21 Januari 2019

Rasakan Pengalaman Wisata Religi di Graha Maria Annai Velangkanni Medan



Setiap daerah di Indonesia, pasti memiliki tempat - tempat wisata yang tentunya bukan hanya indah, tetapi juga unik. Demikian juga halnya dengan Kota Medan. Sebagai kota besar ke tiga di Indonesia, Kota Medan memiliki banyak tempat pariwisata, yang berkaitan dengan sejarah masa lampau, berikut penduduk yang mendiami kota ini. Salah satu destinasi wisata yang terkenal dan unik yang berkaitan dengan hal tersebut adalah Graha Maria Annai Velangkanni.

Terletak di areal perumahan Taman Sakura Indah Jalan Sakura III Nomor 7, Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Kota Medan, Graha Maria Annai Velangkanni yang atap berundaknya tampak menjulang tinggi tersebut adalah sebuah bangunan gereja katolik, dengan gaya arsitektur Indo-Mogul. Desain tersebut membuat bangunan ini terlihat seperti Gereja, Kuil, dan Mesjid sekaligus. Sungguh unik.

Bangunan ini dibangun sejak September 2001 dan diresmikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Drs. Rudolf Pardede pada 1 Oktober 2005. 4 tahun lamanya pengerjaan bangunan ini, telah menelan dana dari sejumlah donatur dari dalam dan luar negeri. Yang mendesain bangunan ini tentu saja pendirinya yaitu Pastor James Bharataputera yang dibantu oleh ahli konstruksi bangunan, Prof. Dr. Johannes Tarigan.




Bila dilihat dari tampak luar, tak tampak seperti gereja katolik yang pada umumnya menyerupai Basilika di Vatikan. Gereja dengan bentuk seperti ini, hanya terdapat dua buah di dunia. Yang petama tentu saja di Tamil Nadu, India Selatan. Yang kedua, yang di Kota Medan ini.

Gereja ini memiliki bentuk atau relief yang serupa kuil - kuil tempat peribadatan umat hindu di India. Namun, tak terdapat patung dewa dewi umat hindu. Sesuai dengan keyakinan Katolik, tentu saja terdapat patung santo dengan beragam ekspresi.

Di lantai satu, terdapat aula yang dapat dipakai oleh siapa saja, dengan menjaga ketertiban tentunya. Awalnya, aula ini dijadikan balai pertemuan. Menurut Pastor James, aula tersebut terbuka bagi siapa saja yang ingin berkunjung dan membuat acara.

Lalu di lantai dua, terdapat barisan bangku seperti di gereja katolik pada umumnya. Pahatan cantiknya dikerjakan oleh Andreas, masih warga Kota Medan keturunan Tamil. Di dalam gereja ini terdapat patung Bunda Maria Annai Velangkanni dan Puteranya setinggi dua meter yang dibawa langsung dari India. Walaupun amatir kata Pastor James, pahatan di gereja ciptaan Andreas, sangat rapi. Dan pastinya, ini terbukti dan masih terekam dalam ingatan saya seperti apa bagusnya pahatan dan ukirannya, saat saya sentuh pada kunjungan pertama saya ke dalam gereja ini Juli 2015 lalu.



Tak hanya gedung gereja, di sisi kiri gereja terdapat Kapel Annai Velangkanni yang diperuntukkan sebagai tempat berdoa harian umat Katolik. Di depan Kapel tersebut, juga terdapat taman untuk memperingati Paus Yohanes Paulus II. Ada juga terdapat taman mini tanah suci. Ada juga tempat penginapan bagi pengunjung dari jauh yang dapat menginap. Total luasnya areal gereja dan tempat parkirnya adalah 8000 meter persegi dan semuanya gratis.

Taman Mini Tanah Suci, salah satu bangunan yang terdapat di areal Graha Maria Annai Velangkanni Medan. Bangunan ini terdapat di sisi kiri gereja, agak ke depan. Di sini, pengunjung tak diperbolehkan masuk ke areal. 

Oleh karena desain yang unik tersebut, banyak pengunjung yang datang ke gereja ini setiap harinya. Tak hanya umat Katolik sendiri yang datang dan beribadah, banyak orang yang datang untuk melihat-lihat dan foto-foto di areal bangunan tersebut. Foto-foto yang dihasilkan pun terbilang unik dan menarik. Tak hanya dari Kota Medan sendiri, pengunjung juga terdapat dari luar kota dan luar negeri seperti Malaysia dan Singapura.

Berbagai ornamen cantik dan unik yang terdapat di bangunan gereja tersebut, dilengkapi dengan ornamen khas dari Sumatera Utara sendiri yaitu dari dua suku yaitu suku Batak Toba dan Karo di gerbang pintu masuk, yang memberitahukan bahwa tak ada perbedaan suku, bangsa, bahasa. Semua orang boleh ke Graha Maria Annai Velangkanni tersebut. Jadi dengan memasuki areal ini, selain mendapatkan pengalaman religi berikut keunikannya, para pengunjung juga dapat merasakan aroma toleransi yang sangat kuat di Kota Medan. Hasil karya Pastor James ternyata memberikan aura positif bagi Kota Medan, dilihat dari jumlah pengunjung yang meningkat setiap harinya, terutama pada hari libur.

Sedikit melihat sejarah, sembari memberikan buku yang dituliskannya kepada saya, Pastor James yang berasal dari India dan telah menjadi Warga Negera Indonesia (WNI) ini menceritakan, awalnya dia membeli sebidang tanah untuk menyatukan para umat Katolik keturunan India Tamil yang ada di Medan, dengan mendirikan sebuah aula. 

Hal tersebut ingin diwujudkan karena mereka merasakan adanya kebutuhan untuk berkumpul semenjak mereka pindah dari Kampung Kristen yang pernah dilayani oleh Pastor James di Gereja St. Antonius Hayam Wuruk Kota Medan, pada tahun 1972 hingga tahun 1983. Maka dari itu didirikanlah sebuah gedung aula. Namun Pastor James merasa, bila hanya sebuah aula, tidaklah cukup. Mereka kata Pastor James, membutuhkan tempat beribadah dan berziarah juga. Makanya setelah kembali dari tugasnya di berbagai kota di Indonesia, pada tahun 2001, Pastor James mendirikan Graha Maria Annai Velangkanni ini.

Buku yang diberikan oleh Pastor James kepada saya, Oktober 2018 lalu. Buku ini menceritakan pengalaman Pastor James hingga mendirikan Gereja nan megah ini.

Lebih lanjut Pastor James mengatakan, alasannya memilih untuk mendirikan Graha untuk Maria Annai Velangkanni adalah bahwa nama Maria Annai Velangkanni, sudah akrab di kalangan masyarakat Tamil, tidak terkecuali yang ada di Medan.

Seperti yang telah disebutkan di atas, Graha Maria Annai Velangkanni yang pertama, terdapat di Tamil Nadu, India Selatan. Naman Annai sendiri berarti Bunda. Jadi Maria Annai berarti Bunda Maria. Kemudian nama Velangkanni (di Medan) atau Vailankanni (di India) adalah sebuah tempat di Tamil Nadu yang mana tempat peziarahan dan pemujaan terkenal di seluruh dunia bagi orang-orang dari semua ras dan kepecayaan atas bantuan, perlindungan dan mujizat yang menakjubkan. Orang Tamil sendiri, terlepas dari kepercayaan agama mereka, berdatangan ke gereja-gereja yang dipersembahkan untuk Bunda Maria yang terberkati di setiap tempat.

Bagaimana? Sudah siap menikmati pemandangan menarik dan unik ini? Segera liburan ke Kota Medan, ya.

Salam, Auda Zaschkya.

Let's be friend on my social media:

Email: zaschkya25@gmail.com

Minggu, 20 Januari 2019

Coral Make up Collaboration with Beautiesquad

logo Beautiesquad terbaru

Halo Beauties.

Kembali lagi ke blog saya yang biasanya me-review beberapa produk skin care dan make up. Namun kali ini agak berbeda dari biasanya, karena yang akan saya tuliskan ini, adalah langkah-langkah saya mendapatkan sebuah Make up Look. Bersama Beautiesquad, saya mengikuti Monthly Collaboration Make up Look di bulan Januari 2019 ini yang mengangkat tema “Coral Color Make Up Collab”. Kenapa Coral? Tentu saja karena tahun ini adalah make up look yang diprediksi adalah tahunnya warna Coral untuk Make Up.



So ya, langsung saja saya beberkan, langkah serta produk apa yang saya gunakan pada Monthly Collaboration Make Up Look kali ini.
*
Yang pertama, saya menggunakan Cleansing Milk Viva Cucumber untuk membersihkan debu, kotoran serta polusi yang hinggap di wajah saya. Ini penting untuk dilakukan, supaya wajah yang akan dicuci dengan facial wash nanti, akan lebih mudah dibersihkan.

Satu tahap selesai dengan menghabiskan sekira dua lembar kapas. Selanjutnya, sebelum langsung dicuci bersama air dan facial wash, saya menggunakan Micellar Water untuk mengangkat sisa Milk Cleanser tadi. Di sini Micellar Water yang saya gunakan, adalah keluaran Mustika Ratu, yang masih menjadi andalan saya.

Setelah menghabiskan selembar kapas, baru saya lanjutkan dengan mencuci wajah saya dengan facial wash. Kali ini, saya sedang menggunakan Facial Wash dari Garnier Pure Active yang, yang cocok dengan wajah saya yang Acne Prone Skin.

Selesai mengeringkan wajah dengan handuk, sekali lagi saya bersihkan wajah dengan Micellar Water. Kali ini dengan Pond’s Acne Solution Micellar Water. Ya memang, saya akui mungkin saya agak berlebihan ketika membersihkan wajah. Namun ini saya rasakan, berguna untuk wajah saya yang kadang suka didatangi jerawat. Selanjutnya, baru saya gunakan Toner yaitu Face Tonic dari Viva Cosmetic Varian Green Tea.

Setelah wajah kering dan tenang, yang saya lakukan, yaitu memberi dua tetes serum Garnier Light Complete White Speed Super Essence. Serum ini tak saya pakai banyak-banyak, karena sayang cuma 10 ml. Ditunggu sebentar sampai meresap. Lalu saya lanjutkan dengan Garnier Light Complete White Speed Serum Cream Siang SPF 19 yang saya campurkan dengan Garnier Light Complete Bright Up. Oles-oles terus sampai merata. Diamkan. Btw, saya tak memakai krim SPF terpisah  lagi, karena kedua produk Garnier tersebut, sudah memiliki perlindungan terhadap UVA dan UVB.

Setelah tampilannya bagus, saya semprotkan Pixy Aqua Beauty Protecting Mist. Setelah kering, lalu saya lanjutkan dengan menggunakan primer Pixy Make it Glow. Setelah terserap, baru saya lanjutkan dengan Foundation. Kali ini yang saya gunakan adalah Nyx Stay Matte but Not Flat yang saya campur dengan Lakme 9to5 Weightless Mousse Foundation. Saya ratakan kedua hasil mixing foundation ini ke seluruh wajah dengan menggunakan Beauty Blender.

Setelah dipastikan rata, saya tambahkan Fitme Concealer in shade Honey dan sedikit lipstick L’Oreal Color Riche Matte Blush Tendance sebagai perona pipi. Ratakan lagi. Setelahnya, saya gunakan Highlight dan Counture stick dari Make Over.

Setelah rata, saya pakaikan bedak dari Rivera Cosmetic ke seluruh wajah, namun agak lebih banyak di bawah mata, supaya fall out eyeshadow nanti, tak malah lengket dengan foundation. Bagian yang sudah saya sapu bedaknya seperti apple of the cheek, saya pakaikan Emina Blush on Marshmellow Lady. Bagian pipi dan kening atas, saya pakaikan Lakme Sun Kissed Bronzer dan Illuminating Shimmer Brick. Kemudian, saya rapikan alis dengan Y.O.U eyebrow warna dark chocolate, lalu saya sikat dan tambahkan sedikit eye shadow hitam dari Odessa.

Untuk Eye shadow di bagian mata, saya gunakan dari Inez Venice yang warna cream ke seluruh bagian kelopak mata. Selanjutnya, saya gunakan warna coklat gelapnya. Lalu kembali saya gunakan Eye shadow Pink dari Mizzu. Selanjutnya setelah sedikit cut crease, saya pakaikan Eye shadow warna coral dari pallete yang sama, serta di ujung luar mata, saya tambahkan sedikit warna keemasan. Tak lengkap buat saya pribadi yang suka sekali dengan smokey eye jika tak membubuhkan eye liner warna hitam, kan? Nah, di sini saya gunakan Double Intense Gel Eyeliner dari Silky Girl di atas mata. Menutupi kekurangan eye liner, saya gunakan sedikit eye shadow Odessa warna hitam. Agar terkesan lebih full, untuk bagian bawah mata, saya gunakan The One eye liner kajal dari Oriflame. Selanjutnya, karena saya tak memakai fake eyelashes, saya pakaikan Maskara. Kali ini saya gunakan Maybelline Hyper Curl. Maskara ini juga sedikit saya gunakan di alis.

Terakhir, setelah bedak yang tersisa disapu, saya semprotkan Pixy Face Mist tadi ke seluruh wajah. Angin-anginkan selama beberapa menit, lalu saya bubuhkan Catrice Highlighter ke tulang hidung, tulang pipi, dagu, kening, serta bagian wajah lainnya yang ingin saya terangkan.

Last but not least, pastinya saya memakai pewarna bibir. Kali ini yang saya gunakan, yaitu Maybelline Touch of Nude dan Rimmel London Provocalips.

Dan inilah hasilnya:





Nah, jadi gimana menurut kalian? Sudah Ok, belum? Ya belumlah ya... Pastinya masih banyak kekurangan. 

Pada Make up Collaboration bersama Beautiesquad kali ini, tentunya saya tak sendiri. Masih banyak foto bagus kakak-kakak cantik Beautiesquad yang boleh jadi, sebagai referensi atau pengen cobain Make up bernuansa Coral, seperti Kak Regina Early ini. Bisa dibaca di Blognya, ceritanya untuk dapat make up look seperti ini.



Dan inilah, keseluruhan kami:




Untuk lebih lengkapnya, kalian juga bisa mengunjungi Instagramnya Beautiesquad

Semoga make up look collaboration dari kami ini dapat membantu. Selamat berkreasi.


Salam

Auda Zaschkya


Let's be friend :

email:zaschkya25@gmail.com


[Ibu dan Anak] Bunda, Jangan Upload Foto Wajah Si Kecil ke Media Sosial

gambar dari prokal.co Sejak zaman semakin canggih dengan era pengguna internet, masing-masing orang tua, khususnya para ibu muda, se...