Senin, 02 April 2012

Mati Bersama Ragamu

13330483247639721861333048324763972186


Ini hatiku,
mungkinkah kau dengar?
Ini cinta yang membelenggu panca inderaku,
Dapatkah kau resapi?

Cinta ini nyata
mampu gerakkan tubuhku dalam keramaian,
namun jiwaku terkurung tirani kehampaan
Bukan ku tak mampu selami palung kesedihan,
sebab sepekan hatiku yang kau telah kau tangkap 
kembali kau campakkan dalam jurang kesendirian

Jangan sakiti hatiku lagi
Jangan biarkan aku jatuh kali ini
Tak sanggup ku telan pil pahit ini,
Jika harus kehilangan hingga berkali-kali
Aku terus menerus memanggil namamu
Sudikah rindu ini kau sambut?

Jika saja Tuhan izinkan

biarkan tulang-tulangku hancur
cukup bagiku hidup dalam ragamu, jadi nadimu
hingga mati bersamamu

Tidak ada komentar:

Peran Industri Kreatif Anak Muda Indonesia di Era Milenial

Sungguh beruntung, Kota Medan mendapat kesempatan dalam rangkaian sosialisasi 4 Tahun pemerintahan Kabinet Kerja yang diselenggarakan ol...