Minggu, 13 November 2011

Semangat Untuk Melanjutkan Sekolah dari Seorang Penjual Mie Ayam di Pinggir Jalan

Minggu 30 Oktober 2011

Biasanya Sebelum menuju kampus 1 di Pancing, saya menyempatkan diri berkunjung ke  tempat penjualan Mie Ayam Baroqah yang terdapat di Jalan Balai Kota, tepat di depan Showroom mobil Toyota. Tempat ini kecil, letaknya di pinggir jalan yang tak jauh dari Merdeka Walk ( Lapangan Merdeka ). Di sekitarnya terdapat Kantor Pos besar, Kantor Telkom, Hotel Inna Dharma Deli, Grand Aston dan tempat mewah lainnya. Tempat ini merupakan tempat makan mie ayam favorit saya. Sangking favoritnya, saya pernah ke tempat itu walaupun dalam keadaan sakit. Ya.. untuk menikmati mie ayam ini pastinya.
13200881002107857908
image - dok. pribadi
Untuk menikmati kelezatan mie ayam ini, kita Cuma cukup merogoh kocek 7000 rupiah (tanpa telur 6000 rupiah). Cukup murah, bukan? Tempat ini sangat sederhana tetapi cukup diminati oleh banyak orang. Ini terbukti dari ramainya pengunjung, bahkan mereka rela menunggu untuk berganti tempat duduk.
1320088003882922550
image - doc.pribadi
Dua hari yang lalu saya berkunjung kesana lagi bersama ibu saya, (sekitar pukul 11 siang), pastinya mau menikmati mie ayam ini. Dan saya pun memberanikan diri untuk bertanya kepada sang penjual ( sekalian belajar berkomunikasi ). Oia, Bang Anto namanya. “bang, kalau saya mau nanya – nanya boleh?” kataku perlahan.” Ooo… boleh kak, Tanya aja, pasti semua saya jawab”, katanya membangkitkan keberanian saya dan saya pun mulai bertanya “ udah lama jualan disini bang, usaha ini abang yang buat ya?”.ini usaha keluarga saya, udah 20 tahun dibuat sama bapak saya, dari pagi bapak saya yang jaga, saya datang kesini jam 9an pagi kak”.katanya semakin membangkitkan keingin tahuan saya untuk bertanya kembali, “abang udah tamat sekolah ya? Kok ada disini sekarang?”
Dan ia pun menjawab, “Alhamdulillah, berkat usaha mie ayam ini, anak – anak orang tua saya bisa sekolah semua, bahkan saya baru tamat kuliah dan sekarang saya lagi nunggu panggilan kerja, mudah-mudahan ada ya kak, bapak saya sih gak kasih saya jualan, disuruh cari kerja aja, Cuma saya gak bisa diam dirumah, saya mau bantu bapak saya karena ini adalah usaha keluarga, jadi gak perlu pake’ orang kerja”, katanya panjang lebar. “Jadi selama 20 tahun, usaha mie ayam ini disini aja bang? Gak ada suatu tempat khusus bang, kataku lagi. Ia pun menjawab, “ gak ada kak,disini tempatnya strategis”.
Jawabannya membuat saya berfikir akan perjuangan keluarganya dalam menyekolahkan anak –anaknya. Jawaban ini cukup membuat saya tertohok karena terkadang saya bermalas-malasan untuk kuliah. Baik, saya ‘gak mau malas – malasan lagi.
Harapan saya, semangatnya ini bisa menjadi motivasi kita semua untuk melanjutkan pendidikan. Dan dari bang anto, saya mendapat pelajaran berharga dan kiranya dapat selalu membuat kita semangat untuk sekolah.


Selamat Pagi


Auda Zaschkya



13200883081083926780

Tidak ada komentar:

Review Pure Papaya Ointment: Salap dengan Jutaan Manfaat

Kulit kering bagi kita, terutama perempuan, merupakan sebuah masalah. Pastinya, ini akan membuat kita malu, karena kulit kering terseb...