Minggu, 03 Agustus 2014

Terkait Gaza, Stop Posting Gambar di Media Sosial!

Berhentilah memposting foto berdarah dan mayat yangg bergelimpangan di berbagai media soal. Terus terang, saya jengah.
“What? Dasar tak berperikemanusiaan kamu, Da!” Buat netizen yg MALAS membaca, pasti akan lansung menghujat kalimat awal saya tadi. Sebentar, jangan marah dulu. Berikut saya jelaskan alasannya.
-
Sebagaimana yang kita ketahui bersama, dari tahun ke tahun, rakyat Palestina menderita, bukan? Invasi militer dari Israel seakan tak ada habisnya menyerang Gaza. Lalu, terkait judul di atas, bukannya saya tidak peduli. Alhamdulillah, sampai saat ini, saya masih seorang perempuan. Tahu sendiri kan bagaimana kaum saya yang normal?
Saya pribadi, sangat berempati melihat situasi dan kondisi mereka melalui foto dan berbagai video yang diunggah di facebook dan twitter hingga saya muak sendiri. Muak? Ya… Saya muak akan perlakuan Israel. Bagaimanapun juga, kebanyakan dari mereka rakyat Palestina  juga saudara seiman saya.
Memang, pada walnya, perasaan marah juga menghampiri saya. Namun, lambat laun saya berpikir lagi, untuk apa kita hanya mengutuk perbuatan mereka dengan menuliskan kalimat semisal, “Israel Laknatullah” dll pada setiap postingan foto di Facebook juga twitter maupun video yang kita miliki tadi, TANPA ada perbuatan realyang kita lakukan. Maksudnya?
-
Dari pada menghujat sedemikian rupa hingga tak jarang menyebabkan tensi kita naik sendiri,
1. bagi yang lebih dari berkecukupan keadaan financialnya, silahkan donasikan uang kita. Bukankah nomor rekeningnya juga ada?
2.  bagi yang ingin berkontribusi langsung, bisa juga pergi ke sana guna langsung menolong mereka.
3. bila kedua hal di atas tak bisa juga dilakukan, cukup berdo’a.
-
Terkait saya pribadi, kebetulan jalan terakhir yang selalu saya lakukan. Saya sangat peduli dengan situasi yg mereka hadapi. Untuk itu setiap shalat atau kapapun saat melihat gambar atau video terkait kekejaman itu, tak lupa lantunan doa saya ucapkan. Sama seperti yang lainnya, saya sedih.
Namun saya tetap diam. Saya cuma berpikir, apa gunanya berkoar-koar? Makanya saya katakan, berhentilah memposting foto dan video di media sosial. Sudah cukuplah yang selama ini kita lihat. Saya sendiri ketakutan dan tak jarang menangis sejadi-jadinya setiap melihat foto berdarah itu. Bahkan menurut pengakuan seorang facebooker, tak jarang gambar itu terbawa di mimpinya.
-
Saya mengerti, foto yg kalian upload guna menunjukkan kekejaman Israel untuk menggugah perasaan para pengguna social media. Baik, memang kalian telah berhasil menunjukkan kepedulian itu kepada rakyat Palestina. Saya amat salut dengan yang tak henti-hentinya update berita tentang itu.
Makanya saya katakan di atas, demi merealisasikan empati kalian yang luar biasa itu, segera berangkat ke sana saja. Kalau tidak bisa, cukup panjatkan do’a. Jangan pernah lepaskan diri dari do’a. Hemat saya, kutukan yang kalian lontarkan itu, tak akan berarti apa-apa tanpa ketulusan do’a. Untuk itu, selalu bermohon pada-Nya. Jangan hanya bisa mengutuk tanpa berkontribusi apa-apa.
#prayforpalestine #prayforgaza #savegaza #alfatihah

Tidak ada komentar:

Review Pure Papaya Ointment: Salap dengan Jutaan Manfaat

Kulit kering bagi kita, terutama perempuan, merupakan sebuah masalah. Pastinya, ini akan membuat kita malu, karena kulit kering terseb...