Langsung ke konten utama

[Review] Dove Deodorant Go Fresh, Beri Kesegaran Seharian



Saya ini memang orang yang gampang penasaran dengan suatu produk yang sudah sering saya gunakan, terus tiba-tiba ketika saya lihat iklannya (di instagram), ternyata ada inovasi terbarunya. Tanpa mau bertanya kanan kiri, langsung saya googling, Apa sih itu?

Persis seperti yang saya lakukan ketika ingin mencari tahu tentang Dove yang baru-baru ini mengeluarkan variant terbaru dari seri deodorantnya, yaitu Dove Deodorant Go Fresh Cucumber & Green Tea Deodorant. Setelah mencari tahu di sana sini, akhirnya justru saya makin penasaran ingin mencoba. Kemudian dari halaman google, saya diarahkan menuju website Home Tester Club. Pada halaman tersebut terdapat tulisan "Coba Sekarang. Gratis!" 

Hari gini punya kesempatan mencoba produk secara gratis, siapa yang bisa menolak? Ya sudah, tanpa menunggu lama karena saya sudah terlanjur penasaran, langsung saya apply. Setelah menunggu beberapa minggu, akhirnya produk yang saya tunggu, datang juga. Dan setelah dipakai selama hampir sebulan, saatnya untuk di-review.

Packaging;



Dove Deodorant Go Fresh Cucumber & Green Tea Deodorant ini masih mempertahankan kemasan lamanya, yaitu dengan kemasan produk berbentuk silinder atau seperti kapsul berwarna putih, dengan tutup berwarna hijau muda. Tutupnya ini bundar dan dapat diputar, tak ada beda dengan produk roll-on deodorant lainnya. Pada tutupnya, terdapat tanggal kadaluarsa. Ini yang paling penting buat saya pribadi.

Pada depan produk, seperti biasa, terdapat nama produk Dove yang identik berwarna biru. Kemudian ada logo merpati warna emas, dengan tulisan Go yang juga berwarna emas. Tulisan Fresh yang berwarna hijau dan dilengkapi gambar buah mentimun (cucumber) dan green tea dan tulisannya yang juga berwarna hijau. Hm...Inilah sumber nama Go Fresh tadi. Ditambah tulisan 1/4 moisturizing cream berwarna emas, yang merupakan kelebihan si Dove ini. Tak ketinggalan, tulisan 0% alkohol warna hijau dan 48h (48 jam) warna hijau, dan tulisan anti perspirant yang kembali berwarna hijau. Pemilihan warnanya juga menurut saya, sangat detail, sesuai edisi produknya.

Di belakangnya, terdapat tulisan keunggulan produknya, berikut Bahan (Ingredients), cara penggunaan, isi produk yang berupa hanya sample, bukan untuk dijual (Sample Only, Not for Sale) seberat 15 gram, Layanan pelanggan (suara konsumen) Produksi, pengemas serta distribusina yang berasal dari Indonesia, serta label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). 


Tekstur, Warna, dan Aroma;



Teksturnya agak kental seperti pasta, namun sedikit lebih ringan dan licin, namun tidak lengket di kulit. Warnanya mirip seperti produk kental manis warna putih. Selanjutnya, Dove Deodorant Go Fresh ini memiliki aroma baru yang lebih segar, memang agak bau timun dan green tea.

Ingredients;

Water, Aluminium Cholorohydrate, Glycerin, Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil, Steareth-2, Parfume, Steareth 20, Disodium EDTA, Pentaerythrityl Tetra-di-t-butyl Hydroxyhydrocinnamete.


Manfaat dan kegunaan;



Dari sekian banyak ingredients produk, yang saya notice sekali adalah Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil, a.k.a minyak biji bunga matahari, yang bermanfaat untuk mencerahkan dan menghaluskan kulit. Selain itu tentu saja, keharuman dari Cucumber, Green tea, juga patut diperhitungkan demi memberikan sensasi segar yang lively, energetic, dan active sepanjang hari. Tak lupa, keunggulan Dove seperti biasa, ada formula 1/4 moisturising creamnya. Formula ini dapat mengurangi iritasi akibat mencukur agar kulit ketiak tetap halus dan lembut. Disebutkan juga, formulanya meresap cepat ke dalam kulit dan tetap kering hingga mampu melindungi ketiak hingga 48 jam a.k.a 2 hari. 

Wait, memangnya ada orang Indonesia yang sanggup gak mandi 2 hari? ^_^


Cara Pakai dan Hasilnya;

Cara pakainya seperti biasa memakai deodorant, dioleskan saja dibawah lengan a.k.a ketiak selama beberapa kali setiap setelah mandi, supaya mendapatkan kesegaran sepanjang hari. 

Kalau saya, setelah pakai si Dove ini, sebelum langsung memakai baju, biasanya saya angin-anginkan dulu supaya lebih cepat kering, mengingat ini roll-on yang awalnya licin.

Hasilnya, selain mendapat kesegaran dan terhindar dari bau keringat, deodorant ini tidak meninggalkan noda kuning pada pakaian, sebanyak apapun keringat kita. Terus, dia menjaga ketiak tak berbau dan tetap kering. Setelah seharian dipakai pun, ketiak tetap wangi. Bila digunakan terus, produk ini dapat membuat ketiak lebih cerah secara bertahap. What a special!

Belinya di mana? Harganya?

Produk ini terdapat di berbagai mini market, swalayan, toko kecantikan, dan drugstore di kota kita dengan harga sekira Rp 16.000an untuk yang beratnya 40 gram. Setahu saya, cuma satu ukuran yang ada di pasaran.

Re-purchase?



Absolutely Yes. Yang sample gratisnya saja belum habis, tapi saya sudah beli yang kemasan 40 gramnya. Tapi mungkin, kalau habis yang ini, saya akan mencoba varian lainnya dari Dove juga, karena ada 1 variant Go Fresh lainnya, yaitu Dove Go Fresh Pomegranate & Lemon Verbena.

Jadi kesimpulannya, saya suka dengan deodorant ini karena :
  • Pada tutupnya, terdapat tanggal kadaluarsa. Ini yang paling penting buat saya pribadi.
  • Terdapat label halal. Jadi saya tak perlu repot lagi mencari tahu barang-barang yang ada di Indonesia yang aman, toh sudah lewat MUI.
  • Segarnya si green tea dan cucumber ini, enak buat seharian. Tapi tak mungkin juga saya coba tak mandi sampai 48 jam. Aneh saja rasanya.
  • Minyak biji bunga matahari dan 1/4 moisturising cream, melindungi dan mencerahkan kulit.



Big thanks to Home Tester Club sudah memperkenalkan saya dengan produk ini. Akhir kata, selamat mencoba.

Komentar

Natra Rahmani Salim mengatakan…
Akuuu demen kak produk dari dove ini. Sangat kaya akan nutrisi. Aku pake deodorant yang seri warna putihnyaZ wanginya enak kayak baby powder. Dan long lasting pulak.
Faizah Ja'far mengatakan…
Wanginya nempel emang agak lebih menyengat sich pertahanannya lunayan lama
Auda Zaschkya mengatakan…
Faizah;Awak sih gak ngerasa menyengat, Dek. Malah suka baunya segar. Selama gak membuat kulit iritasi, pakai aja. Hehehe..
Auda Zaschkya mengatakan…
Kak Natra: Wahhh.. sama. Aku juga suka sama produk2 Dove. Oh yang itu, ntar aku cari juga deh.. 😄
Retno mengatakan…
Aku suka ini, wangi dan awet...
Auda Zaschkya mengatakan…
Aku juga nyaman pakainya 😄

Postingan populer dari blog ini

[Review Produk] Wardah Hydrating Aloe Vera Gel: Panas dan Perih di Wajah?

[Review] Make Over Intense Matte Lip Cream, se-Matte Apa sih?

Make Over Intense Matte Lip Cream ini, tentu saja bukan produk baru dari sister brand-nya Wardah dan Emina yang notabenenya produk lokal asli Indonesia. Saya juga baru tahu. Tapi ya inilah saya. Karena baru tahu, langsung pengen tahu dan senang sekali dengan produk lokal. Apalagi setelah nengok banyak review dari beauty influencer yang bilang betapa bagusnya produk ini. And finally, saya putuskan untuk meminta lip cream ini kepada salah satu teman laki-laki (Thanks bro!). Dia kasih yang nomor 08 Liberty. Karena masih penasaran sama warna lainnya which is warna kesukaan saya adalah warna ungu, saya beli sendiri juga yang nomor 20 Style. And now, it’s time to review ^_^
Kemasan
Dilihat dari luar, lip cream ini dikemas di dalam kotak berwarna hitam yang cukup mewah buat penyuka warna hitam seperti saya. Tentu saja, seperti lip cream kebanyakan, pada kotaknya bertuliskan nama produk. komposisi, tanggal kadaluarsa, dll. Tepat di salah satu sisi produknya, tak tertutup kotak lias terbuka. Men…

[Review] Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen, Wearable untuk Pemula

Minggu lalu, saya mendapatkan hadiah yang sangat menarik dari Try and Review (Thank you so much #TryandReviewID) yaitu sebuah Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen. Saya memang sudah penasaran sekali dengan eyeliner berbentuk pulpen/spidol ini, apalagi merk Mizzu yang banyak disukai para beauty vlogger. Setelah setiap hari dipakai, dan ya... sekarang waktunya untuk di-review.
Packaging:
Kotaknya ini, Mizzu sekali, di mana didominasi warna putih yang ada garis-garis hitam seperti zebra. Di bagian atas kotak berwarna hitam yang bertuliskan MIZZU yang diikuti nama produk (dalam hal ini Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen) dengan warna putih. Sedikit warna merah jambu (pink) di bagian bawah kotak sebagai petunjuk ukuran eyeliner pen ini yang seberat 2 mg, menjadikan kotaknya terlihat lebih manis meskipun minimalis. 
Di sampingnya (di bagian putih), terdapat kode produksi, tanggal kadaluarsa, perusahaan yang memproduksinya, dan isi kandungan si eyeliner pen ini. Menurut saya, ini sudah sangat baik kare…