Jumat, 11 Desember 2015

Festival Sinema Prancis 2015 di Medan

Festival Sinema Prancis 2015 Digelar di Medan
Institut Bahasa Prancis di Indonesia (Institut Français d'Indonésie - IFI) serentak menyelenggarakan Festival Sinema Prancis yang siap digelar di 9 kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Denpasar, Malang, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Balikpapan, dan Medan,  dari tanggal 3-6 Desember 2015. Untuk Medan sendiri, Festival Sinema Prancis akan dihadirkan di Bioskop Hermes XXI Jalan Mongonsidi Medan, 4-6 Desember 2015.

Dikatakan Humas Kebudayaan dan Bahasa Prancis dari Alliance Française Medan Hilyah Amalia, pada kali ini, Festival Sinema Prancis memasuki tahun ke 20 ini akan memberikan suguhan film yang berbeda, dimana Institut Prancis akan mengkolaborasikan Sinema Prancis dan Indonesia, sehingga katanya, tidak hanya akan menayangkan berbagai film Prancis di bioskop Indonesia, namun juga akan memberikan sentuhan film Indonesia.

“Seperti yang dikatakan  Presiden Yayasan Alliance Française Medan Pogy Kurniawan beberapa waktu lalu, kolaborasi Sinema Prancis dan Indoesia ini merupakan pertama kalinya ditayangkan di Kota Medan. Kedua negara saling bersinergi dalam mengapresiasi film dari masing-masing negara,” katanya ketika ditemui di kantor Alliance Française Medan Jalan Hasanuddin Medan, Selasa (1/12) siang.

Lanjutnya,  hal ini merupakan suatu bentuk yang diinginkan dari kerjasama antara  Indonesia dan Prancis agar masyarakat mengetahui bahwa Negara Prancis juga mengakui  film-film Indonesia. Apalagi, momen ini dapat menjadi pemberitahuan kepada sineas Indonesia dan dapat juga menjadi suatu kebanggaan dimana Prancis juga sangat menyukai film dari Indonesia. Selain film Prancis dan Indonesia, Festival Sinema Prancis juga akan menayangkan film anak-anak  yang dapat dihubungkan dengan situasi  kehidupan sehari-hari.

Ratusan Penonton Medan Apresiasi Festival Sinema Prancis



Boleh jadi film dan sinema yang diproduksi dari Prancis maupun negara-negara Eropa lainnya, masih kurang mendapat banyak respon dari penonton Kota Medan lantaran alur ceritanya yang tak mudah tertebak, konon lagi penonton masih banyak yang tak benar-benar menikmati sajian filmnya, apalagi bioskop di seluruh Indonesia memang jarang memutarnya.

Namun pada gelaran Panorama dari Institut Bahasa Prancis di Indonesia (Institut Français d'Indonésie - IFI) dan Pusat Bahasa dan Budaya Prancis (Alliance Française Medan) yang menyajikan tak kurang dari 9 judul film diantaranya Taj Mahal, Dheepan, La French, dan La Famille Belier pada Festival Sinema Prancis yang digelar di bioskop Hermes XXI Jalan Mongonsidi Medan sejak 4-6 Desember 2015, tak kurang dari 500an penonton sudah menyaksikan film asal Menara Eiffel tersebut.

“Walaupun tak terlalu ramai. Namun gelaran ini cukup diapresiasi penonton Medan,” kata Humas Pusat Bahasa dan Budaya Prancis (Alliance Française Medan) Hilyah Amaliyah seusai gelaran, Minggu (6/12) malam.

Walaupun film Prancis edisi bioskopnya telah habis, namun mulai 7 hingga 10 Desember 2015 pada pukul 17.30 wib, masyarakat Medan kata Hilyah diberi kesempatan untuk menyaksikan gelaran Fokus yang merupakan film-film Indonesia yang berkolaborasi dengan Prancis seperti The Photograph (7/12), Laut Bercermin (8/12), Sang Penari (9/12), dan Garuda Power (10/12).


Ini katanya sebagai bentuk kerjasama dalam sinema yang sudah sepatutnya diapresiasi oleh masyarakat Medan, khususnya pecinta Film Indonesia.Dia berharap masyarakat Kota Medan seharusnya dapat mengapresiasi film Indonesia.

All photos from Alliance Française Medan

Tidak ada komentar:

Peran Industri Kreatif Anak Muda Indonesia di Era Milenial

Sungguh beruntung, Kota Medan mendapat kesempatan dalam rangkaian sosialisasi 4 Tahun pemerintahan Kabinet Kerja yang diselenggarakan ol...