Jumat, 26 Oktober 2018

Saatnya Milenial Ciptakan Peluang Usaha



Seperti yang telah sejak lama menjadi sorotan bagi kita yang seharusnya melek ekonomi dan bisnis, sejak 1 Januari 2016, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) telah berlaku. Momen ini dapat dijadikan sebagai batu pijakan bagi masyarakat, khusunya kaum milenial, untuk menciptakan peluang usaha, mengingat lowongan CPNS, tak mudah ditembus.


Sesuai dengan perkembangan zaman, para milenial ini, dituntut untuk memiliki ide-ide cemerlang untuk mengembangkan potensi diri yang dimilikinya, misalnya menciptakan berbagai macam karya yang menarik, agar dapat menjadi sebuah bisnis. Mereka dituntut agar lebih inovatif dalam menciptakan produknya, guna meraih banyak peminat, baik dari dalam kota, luar kota, hingga ke luar negeri.

Sayangnya, masih banyak para milenial ini yang enggan untuk membangun bisnis, bisa jadi karena takut gagal. Selain takut gagal, mereka masih bingung harus mencari modal, apalagi mengingat modalnya yang kerap kali, cukup besar.  

Kalau kita mau memulai usaha, sebenarnya, mencari modal itu langkah kedua. Jangan hanya berpatokan pada modal saja. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah jeli melihat peluang usaha yang diikuti dengan Market Study. Misalnya, kita ingin menciptakan produk penganan khas daerah Kota Medan, yang terkenal dengan durian beserta pancakenya.

Kita harus rajin mempelajari pasar. Kita harus mengetahui, apa yang disukai dan tidak disukai pelanggan dari produk Pancake yang sudah ada sebelumnya. Kita sebagai calon pendatang baru, wajib memiliki inovasi untuk produk yang akan kita keluarkan. Pertama, kita harus menciptakan variasi bentuk  pancake yang menarik dan berbeda dari yang sebelumnya. Setelah itu, kita wajib mempelajari komposisi produk berikut variannya, sampai ke kemasan (packaging)nya mesti yang menarik dan berbeda dari produk yang sudah ada. Selanjutnya, tak lupa mengurus izin dan segala tes uji coba, layak tidaknya produk tersebut dilempar ke pasaran.


Jika hal-hal demikian sudah dipastikan lulus, barulah kita mulai memasarkannya. Oleh karena era online sudah merambah ke desa-desa, lewat mulut ke mulut, sudah tak begitu efektif lagi. Selain lebih efesien, online lewat media sosial seperti instagram dan facebook, sekarang memegang peranan penting dalam mendatangkan pelanggan. Mungkin pertama, dari tetangga sekitar, lalu perlahan ke orang-orang di tempat yang sama. Karena media sosial tadi, pesanan dengan sendirinya akan datang dari luar kota.



Jika kita sudah jeli melihat peluang dan mempelajari pasar, kita juga tak bisa melakukan apa-apa tanpa modal. Barangkali, bisa dengan tabungan sendiri, maupun dibiayai oleh orangtua. Namun jika memang masih kurang, kita harus mencari ke mana? Jawabannya, tentu saja ke PT. Permodalan Nasional Madani (PNM).

Seperti yang dikatakan Pemimpin PT. PNM Cabang Medan, Budi Santosa pada KOPIWRITING bersama Kompasiana di Sky Lounge Lt. 10 Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan, PNM sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan, dalam perannya selalu memberikan pendampingan dan jasa manajemen kepada pelaku usaha ultra mikro, mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Peran tersebut semakin meningkat katanya, karena dalam 3 tahun terakhir, bisnis online ini semakin booming dengan potensi yang mumpuni, yang pelakunya rata-rata anak muda yang melek internet.

“Bisnis online kalau dirunut dengan usia dan kebutuhan tentang apa yang dicari orang  melalui internet, maka bisnis ini kedepannya, masih menjanjikan dan masih bisa untuk terus dikembangkan.Kalau berubah, mungkin hanya metode pembayarannya, yang mengikuti perkembangan zaman. Makanya perlu support yang lebih dari stakeholder, khususnya pemerintah dan lembaga/media pembiayaan,” katanya.

Budi menambahkan, Peran PNM dalam mendukung usaha bisnis online, diwujudkan dengan diselenggarakannya pelatihan-pelatihan rutin dengan tema digital marketing bagi para UMKM binaan PNM. Ini dimaksudkan, guna mendukung pengembangan kemampuan UMKM dalam melakukan pemasaran produk secara online dan juga mendukung terbentuknya UKM yang profesional, inovatif dan berdaya saing tinggi dalam dunia usaha. Jadi jelas, tak hanya memberikan modal, PNM seperti memiliki tanggung jawab guna mensukseskan anak didiknya agar dapar menjadi pebisnis yang dapat diandalkan.

Kalau sudah ada ide lewat riset atau mempelajari pasar dan cukup modal, segera kita mengerjakan contoh barang dan menyebarkannya lewat media sosial. Jika sudah ada pesanan, baik dari dalam kota maupun dari luar kota, bahkan dari luar negeri, kita akan mengirimkan barang tersebut, kan? Maka dari itu, kita wajib menggunakan jasa kirim barang yang cepat dan efektif, yaitu JNE yang merupakan perusahaan jasa kurir ekspres dan logistik yang telah menjalankan bisnisnya selama hampir 28 tahun di Indonesia.


Kepala Cabang JNE Medan, Fikri Al Haq mengatakan, “Kopiwriting kali ini, merupakan salah satu upaya agar masyarakat, khususnya para UKM, bisa menemukan peluang untuk memulai atau mengembangkan bisnisnya. Ditambahkannya, hal tersebut karena melihat dari sisi kapabilitasnya sebagai perusahaan pengiriman ekspres dan logistik, JNE berupaya untuk terus mewujudkan dukungan terhadap UKM, serta program JNE Loyalty Card (JLC), yang dapat memberikan peluang untuk mendapatkan benefit bagi pelanggan dari tiap aktifitas pengiriman. Katanya lagi, JNE juga menyediakan Pesona untuk produsen makanan khas tiap daerah, dan lain sebagainya. Pesona merupakan layanan pengiriman makanan kuliner khas Indonesia tanpa harus pergi ke daerah asalnya. 

Nah, seperti yang sudah disebutkan di atas, kita yang ingin berbisnis oleh-oleh khas daerah kita, dapat menggunakan layanan Pesona tersebut, guna menjamin produknya sampai aman dan tepat waktu di tujuan. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa, JNE mendukung kita para calon pengusaha UKM, agar terus konsisten di bisnis yang akan kita geluti.

Demi mewujudkan agar UKM terus berlanjut, JNE Medan yang memiliki 431 titik layanan di 43 wilayah di Sumatera Utara, kerap mengadakan pelatihan dan pembinaan UMKM di setiap kabupaten. Bahkan, untuk mendorong perkembangan pelaku UKM yang masih berstatus mahasiswa, saat ini, JNE menggratiskan ongkos kirim untuk pengiriman antar wilayah di dalam kota (Intracity). Tak hanya itu, JNE juga masih memiliki promo-promo khusus UKM lainnya.

Dalam kesempatan itu, hadir pula Jesieca Sun, pemilik Soesun yang mengusung produk furniture rotan dan kayu. Diceritakannya, awal mulanya dia adalah seorang internet designer yang hobi terhadap barang-barang seni dan kerajinan. Sebelum memulai bisnisnya sekira 6 bulan yang lalu, dikatakannya, dia mempelajari pasar (market study) terlebih dahulu.

“Market study sangat penting dalam memulai sebuah bisnis. Setelah market study yang matang, terciptalah ide aal yang merupakan sebuah solusi. Dari solusi tersebut. kita dapat mengukur berapa modal yang kita butuhkan,” kata Jesieca.

Proyeksi modal tadi katanya, dapat menjadi acuan atau bisa juga kita tunjukkan ke calon pemodal kita nantinya. Lebih lanjut ditambahkannya, setelah mempelajari pasar, dengan bermodalkan beberapa produk pet furniture, bersama rekannya, dia berjualan online dengan sistem pre-order. Dari situlah, dia mulai mengumpulkan modal awal untuk menambah produk lainnya.

*

Dari paparan saya di atas, jadi jelas, untuk memulai UKM online-bisnis online, jeli melihat peluang adalah terletak pada urutan pertama. Dan yang wajib memulai bisnis online ini adalah para kaum milenial, para pengguna ponsel pintar. Bisnis online ini akan terus ada. Jadi tak ada kata terlambat untuk memulainya.

Salam

Auda Zaschkya


Artikel ini, asli milik saya yang sebelumnya sudah saya posting. Artikel aslinya ada di sini.

email: zaschkya25@gmail.com

Rabu, 24 Oktober 2018

Xpander Tons of Real Happiness, Hiburan Variatif di tengah Kota Medan




Memimpikan sarana hiburan untuk keluarga di tengah kota, barangkali untuk kota sepadat Medan, agak sulit untuk terlaksana sekarang. Bukan tak ada memang, tentu Kota Medan memiliki bermacam taman kota, namun kurang memadai dari sisi fasilitas hiburannya. Ditambah cuaca Kota Medan yang kini sedang tak menentu, kadang hujan juga kadang panas, warga tampaknya lebih memilih menghabiskan waktunya di dalam berbagai Kafe dan Mall.

Namun, minggu lalu, berbeda dari biasanya, cuaca yang labil tersebut, ternyata tak menyurutkan keinginan warga Kota Medan untuk menikmati berbagai macam hiburan yang tersaji secara gratis, dalam rangkaian acara XPANDER Tons of Real Happiness, yang sukses terselenggara di Pelataran Parkir Plaza Medan Fair Jalan Gatot Subroto, Medan, Jum’at - Minggu (19/10 – 21/10).

Acara yang menyerupai pasar malam ini, dipadati ratusan pengunjung, dari dalam dan luar Kota Medan. Bahkan yang saya amati, di dua hari terakhir yang merupakan hari sabtu dan minggu, pengunjung semakin padat. Tentu saja ini karena hari libur.

Bagaimana caranya agar bisa masuk ke arena acara dan hiburan?

1.    Peserta melakukan registrasi pada www.tonsofrealhappiness.com yang akan diberikan Web ID. Web ID saya saat itu adalah MPVNYTZ2. Pada saat di venue acara, WEB ID  tersebut ditukarkan dengan tiket.
2.    Memakai pakaian bebas dan rapi.
3.    Membawa smartphone dan kamera.
4.    Hadir pada hari yang telah ditentukan.
5.    Diperkenankan membawa anggota keluarga maksimal 3 orang.
6.    Mencoba wahana permainan yang ada di Mitsubishi Xpander: Tons of Real Happiness.
7.    Mengikuti test drive Mitsubshi Xpander pada area yang telah disediakan.
8.    Memotret seluruh wahana menarik yang ada di lokasi.
9.    Mengikuti photo competition “Post The Spot” yang diadakan oleh Mitsubishi Xpander.
10.  Wajib membawa SIM dan KTP (Identitas Diri) saat memasuki lokasi.

Setelah melakukan registrasi, pengunjung dipersilakan masuk. Berhadapan dengan pintu masuk, terdapat tulisan Tons of The Real Happiness yang merupakan salah satu spot foto favorit di arena acara tersebut. 

Selain itu, masih banyak spot foto dan permainan menarik bagi masyarakat, terutama anak-anak, seperti Bianglala, yang sekaligus dapat menguji adrenalin karena berputar selama beberapa menit di ketinggian. Walaupun demikian, banyak pengunjung yang tetap mengantri. Bianglalanya cantik, apalagi semakin malam, di sekeliling bianglala dilengkapi berbagai lampu warna-warni. Tentu ini sangat tepat bagi keluarga.





Namun jangan khawatir, bagi yang tak berani menikmati Bianglala tersebut, mungkin karena takut (phobia) akan ketinggian, disediakan juga wahana permainan lain, berupa kuda-kudaan yang arena permainannya berputar (Carousel). Arena Carousel ini juga disukai anak-anak, di sini juga dilakukan pembukaan gelaran acara Tons of Real Happiness (ToRH), Jum’at (19/10/2018).







Tak lupa, ada juga kolam air yang berisi bola / balon besar (Balloon Pool).  Jika kita (terutama) anak-anak yang  ingin menikmati sensasi berenang dalam akuarium tapi tidak terlalu basah, dapat masuk ke dalam bola besar tersebut. Setelah itu, dengan bantuan orang lain dan air tentunya, kita dapat mengikuti  arah gelindingan bola besar itu.

Yang tak kalah menarik, tentu saja wahana permainan mobil-mobilan mini bagi anak-anak (Mini Xpander Traffic Park). Terlihat, mereka sangat penasaran dengan mobil Xpander tersebut, dan sangat bersemangat untuk mengendarai yang mini. Saya sempat bertanya terkait kesan seorang anak  tentang gelaran acara bak pasar malam tersebut (6). Dia mengatakan sangat senang datang ke acara tersebut, karena banyak permainannya. Permainan favoritnya, tentu saja di area ini.

Terdapat pula bingkai yang menyerupai mobil Xpander ini, yang juga banyak digunakan pengunjung sebagai spot foto yang menarik.


Xpander hadirkan berton-ton kebahagiaan bersama keluarga Indonesia

Selain acara ini gratis untuk umum dengan cukup mendaftarkan diri di www.tonsofrealhappiness.com seperti yang telah saya lakukan di atas, acara yang dibuka secara resmi pada hari Jum’at kemarin, juga menghadirkan beberapa  Brand Ambassador (BA) Mitsubishi Motor, yaitu Rifat Sungkar dan Sasono’s Family (Dwi Sasono, Widi Mulia dan anak-anak mereka). Dalam press conference mengenai kelebihan Mobil Mitsubishi Xpander sendiri, para BA sangat merekomendasikan mobil tersebut. Mengapa?

Sepenglihatan penulis, mobil ini, tak tampak besar dari luarnya. Ternyata, cukup luas di dalam, sehingga kelonggaran mobil dan waktu yang akan digunakan bepergian bersama keluarga, lebih nyaman.  Tak lupa, barang bawaan juga dapat diletakkan lebih banyak, karena mobil ini dilengkapi bagasi yang lebar.


Laiknya mobil yang dipergunakan untuk keluarga, mobil ini kata Rifat Sungkar, mengusung tagline The Next Generation MPV, bukan The Next Generation Formula 1. Jadi mobil ini didesain untuk kenyamanan dan keselamatan keluarga. Maka dari itu katanya, Small MPV ini didesain mesin bersama Gear Boxnya akan menghasilkan putaran yang serendah mungkin, dengan efesiensi bahan bakar yang baik, tapi tenaganya cukup. Point plus dari mobil tersebut setelah dicobanya yaitu kekekuatan torsi dari kendaraan ini.


Disambungnya, ketika mobil ini bergerak ke depan, lantai mobil ini sangat lega dan lapang. Selain itu juga, ditambah space gorong-gorong tengah yang tinggi, tentu terasa lega. Sebaliknya, kalau mobil gerakkan roda belakang, di mobil ini lebih flat karena hanya ada knalpot yang melintas.


Dengan demikian, yang penting bagi keluarga yang ingin dihadirkan oleh mobil ini adalah kenyamana dan ketepatan waktu, Makanya, mobil ini tak perlu dikendarai dengan terburu-buru seperti di arena balap. 

Mobil ini adalah mobil dengan harganya yang entry level, di mana pemiliknya perlu menggunakan rasio investasi dengan fasilitas yang Mitsubishi Motors berikan. Walau memang Top Speed bukan yang diunggulkan dari mobil ini, namun demikian, mobil ini juga tidak terlalu pelan. Kata Rifat, dikendarai di jalan tol dengan kecepatan 100 km/h, masih sangat nyaman, karena soundproovenya bagus.


Dari keseluruhan rangkaian acara ini, semuanya sangat menarik. Interaksi antar sesama anggota keluarga, terlihat jelas di sini. Anak-anak pun dapat bermain dengan riang, berikut orang tua yang dapat sejenak melupakan penat setelah seminggu beraktifitas. Selain wahana-wahana yang dapat dimainkan bersama keluarga, terdapat juga makanan dan minuman (foodtruck) di area lokasi.


Acara ini terselenggara oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales (MMKSI) yang mengadakan campaign, yang merupakan rangkaian roadshow 9 kota yang bertujuan untuk menunjukkan keunggulan dari Mitsubshi XPANDER yang merupakan satu-satunya small MPV, dengan fitur lengkap dan tenaga besar, yang dapat membawa berton-ton kebahagiaan bagi keluarga Indonesia.

Kota Medan merupakan kota ke lima yang dikunjungi sejak Juli 2018. Sebelumnya sudah terselenggara dengan sukses sampai 44.000 orang yang hadir di Bekasi, Semarang, Surabaya, dan Makassar. Selanjutnya masih ada 4 kota lagi yang akan disinggahi oleh acara Xpander Tons of Real Happiness ini sampai awal 2019. Dalam waktu dekat, akan ada di Kota Pekanbaru. Jadi buat yang ada di Pekanbaru, persiapkan fisik yang kuat agar dapat bermain sepuas-puasnya di acara ini.



Akhir kata, mohon maaf karena keterbatasan saya, saya tak dapat mengambil banyak foto lainnya. Yang pasti, acara ini sangat meriah dan cocok didatangi bersama keluarga.

Salam,

Auda Zaschkya

Senin, 15 Oktober 2018

Review: Eternaleaf, Skin Care Lokal dengan Buah Merah Papua


Belakangan ini, produk lokal yang saya cintai, sedang naik daun, baik produk kosmetik dan skin carenya, berlomba-lomba memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia, tentunya dengan harga yang relatif terjangkau. 

Kali ini, bukan produk untuk wajah, tapi produk bagi kecantikan kulit dan rambut perempuan. Makanya saya tak ragu untuk mengikuti instagramnya @eternaleaf, apalagi ada embel-embel Pure Papua Plant atau nama latinnya Pandanus Conoideus a.k.a Buah Merah Papua. 

Makanya, ketika mereka mengadakan Giveaway di instagramnya, langsung saya ikuti. Saya menceritakan bagaimana saya bangganya akan produk lokal. Syukurnya, saya menjadi salah satu pemenangnya dan mendapatkan satu rangkaian untuk perawatan kulit, yaitu Body Bath dan Body Lotion.
*

Tentang Produk yang saya terima

·         Eternaleaf, Pure Papua Plant.
·         Paraben Free - Paraffin Free - Silicone Free - Alcohol Free - Sulfate Free
·         Promotes Sustainable Harvesting
·         Supports Proudly Papua Foundation

Pom NA Body Bath                                   18170700205
Pom NA Body Lotion                                 18170100045

Manufactured by:
PT GLOBAL BEAUTY SCIENCE
Tangeran 15710 – INDONESIA
for:
PT. TRINITY PRATAMA
Jakarta 12210

*
Setelah hampir seminggu dicoba, so here is the honest review...

Kemasan/Packaging


Kemasan dari Body Bath dan Body Lotion ini berupa botol plastik (tanpa dus) berbentuk tabung. Botolnya agak keras, sehingga tak mudah pecah kalau jatuh atau terhimpit. Namun demikian, masih bisa dijepit ringan dengan tangan. Keduanya berukuran masing-masing 250 ml.




Body Bath dikemas dalam botol plastik transparan yang menunjukkan isi (sabun). Kalau Body Lotionnya, botolnya berwarna putih (tidak transparan). Keduanya memiliki tulisan bewarna hitam, serta putih dan jingga / oranye, lengkap dengan logonya.

Keduanya dilengkapi tutup plastik berwarna silver yang salah satu sisinya dapat di tekan sehingga dapat membuka sisi untuk mengeluarkan sabun dan body lotionnya. Pada mulut botol, terdapat aluminium seal yang berguna untuk melindungi isi botol agar tidak tumpah, sebelum digunakan. Setelah dibuka, isinya sangat mudah dikeluarkan. Tinggal dituang ke telapak tangan saja, karena botolnya tak memiliki pump. Botol tanpa pump seperti ini, menurut saya sangat praktis. Jadi kita bisa mengontrol berapa banyak sabun dan body lotion yang kita butuhkan.

Terdapat tulisan nama produk, kegunaan, keunggulan, cara pakai, dan segala kelengkapan lainnya pada botol produk. Semuanya jelas dan sangat informatif. Perpaduan warna tulisan dan botol, saya suka. Yaitu tulisan berwarna hitam dengan dasar botol body bath yang transparan dan tulisan hitam pada botol putih. Jelas dan tidak bikin sakit mata.

Tekstur, Warna dan Aroma




Body Bath a.k.a sabunnya, memiliki tekstur yang kalau dipegang agak ringan dan tidak terlalu lengket sebelum kena air. Setelah kena air, serupa sabun mandi lainnya, pasti berbusa. Sementara tekstur body lotionnya, hampir menyerupai konsistensi pasta, tapi tidak terlalu cair juga tidak terlalu kental, tak ada bedanya dengan body lotion pada umumnya.




Kalau ditanya tentang aromanya, saya bisa bilang bahwa aromanya, manis dan segar tanpa ada bau bahan kimia. Baru di produk inilah saya tahu, Buah Merah Papua ini ternyata berwarna jingga / oranye atau mungkin merah, sesuai dengan isi kedua produknya.

*

Product Claim

Body Bathnya merupakan sabun cair dengan formula khusus yang terbuat dari minyak esensial Buah Merah Papua. Diperkaya dengan anti oksidan serta Omega 6 yang membantu mengembalikan kesimbangan pH alami kulit serta mendorong regenerasi sel kulit baru. Menjadikan kulit lembut sehat dan bercahaya.

Kemudian Body Lotionnya merupakan Body Lotion yang terbuat dari minyak esensial Buah Merah Papua. Mengandung Alfa Tokoferol yang membantu memperlambat efek penuaan dini pada kulit serta Omega 6 yang membantu proses regenerasi sel kulit baru. Menjadikan kulit lebih sehat, lembut bercahaya.

*

Cara Pakai dan Hasilnya pada kulit saya




Seperti akan  menggunakan sabun cair pada umumnya, sabunnya dituangkan saja sesuai selera ke shower puff. Bisa juga langsung ke telapak tangan, namun kurang hemat. Biasanya, setelah dituang ke shower puff yang basah tadi, shower puffnya saya remas-remas sampai berbusa agar siap digunakan. Ratakan ke seluruh tubuh, diamakan beberapa saat lalu bilas sampai busanya hilang.

Setelah dikeringkan, kulit terasa segar dan licin,  tanpa meninggalkan rasa kesat. Setelah menggunkan body bathnya, tentu saja saya lanjutkan dengan body lotionnya.

Tuangkan ke telapak tangan, ratakan lalu gunakan pada bagian kulit tubuh yang diinginkan. Body lotion ini enak dipakai karena memberi hasil yang ringan tanpa rasa lengket. Baunya juga harum. Kalau dipakai saat akan tidur malam, hingga keesokan hari pun, kulit masih terasa lembab.

Belinya di mana?


Kalau teman-teman ingin membelinya, bisa di beberapa market place (e-commerce), soalnya saya belum melihat produk ini di supermarket dan drugstore. Tanya-tanya dan pantau instagramnya @eternaleaf ^_^

Re-purchase, gak?

Iya... Manfaatnya sudah saya rasakan. Kalau habis, produk ini akan saya beli lagi. Apalagi saya penasaran sama perawatan rambutnya (Hair Care) gara-gara setelah searching di google, ternyata manfaat dari Buah Merah Papua ini banyak sekali.

Jadi kesimpulan saya untuk kedua prduk skin care Eternaleaf ini:


1.    Terbuat dari bahan alami asli Indonesia, yang merupakan warisan asli Papua. I am proud to be Indonesian and of course, as Indonesian, i always support local product
2.    Paraben Free - Paraffin Free - Silicone Free - Alcohol Free - Sulfate Free
3.    Efektif melembutkan kulit kering dan membuatnya tampak glowing


Akhir kata, sampai berjumpa lagi di postingan saya berikutnya. Selamat mencoba.

Salam,
Auda Zaschkya

Selasa, 02 Oktober 2018

[Review] Pixy Make it Glow, Cushion Lokal Termurah buat Pemula



Halo girls. Kembali lagi di blog saya, yang isinya review-mereview produk. Semoga gak bosan, ya ^_^

Jadi gini....

Sejak melihat-lihat di Instagramnya, terus terang, saya penasaran sekali dengan edisi terbaru Pixy, yaitu Pixy Make it Glow. Seperti yang bisa kita lihat di atas, kemasannya lux.  Saya merasa wow dan bertanya-tanya sendiri, sekaligus juga  berharap, semoga harganya masih affordable seperti produk-produk Pixy yang selama ini beredar di pasaran tanah air, pun Pixy adalah produk lokal Indonesia yang sudah lama ada dan cocok untuk banyak perempuan Indonesia, termasuk saya. Kebetulan, Pixy adalah produk make-up dan skincare yang pertama saya pakai sejak belasan tahun lalu. Dan sekarang, mereka mengeluarkan produk baru yang Wow..

Gimana gak cinta saya sama produk ini ^_^

Setelah tanya-tanya ke beberapa teman,  ada satu teman yang memberikannya ke saya. Dia mengetahui saya penasaran. Thank You. Saya diberikan Pixy Make it Glow Beauty Skin Primer dan Pixy Make it Glow Dewy Cushion. Keduanya memang lebih pas jika dipakai secara bersamaan. Sebenarnya, ada Two Way Cakenya, cuma tak saya ambil, saya sudah punya beberapa bedak.



Dan pastinya, seperti review produk complexion pada umumnya, Pixy Make it Glow ini, mesti saya coba minimal 3 X pemakaian. Dan setelah beberapa kali pemakaian, saatnya untuk di-review. Yang pertama akan saya review, tentu saja yang paling bikin saya penasaran, yaitu Pixy Make it Glow Dewy Cushion yang sedang jadi perbincangan banyak kaum perempuan di Indonesia, karena produk ini produk baru.

*

Let's jump to the full review!!!

*

Kemasan (Packaging)



Dus luarnya, berbentuk persegi. Jika dilihat dari luar dus, packagingnya terbilang cukup mewah, berwarna coklat yang berkilau a.k.a bronze. Belum pernah Pixy punya packaging semewah ini, kan? Tampilan luarnya saja sudah membuat saya jatuh cinta.

Pada bagian atas dus produk, terdapat tulisan Dewy Cushion  dengan hitungan hasil Coverage dan Glowy Finishnya, berikut nama shadenya, hampir sama dengan tulisan pada bagian bawah kotak. Tanggal kadaluars juga terdapat pada bagian bawah kotak.

Beralih ke tampak depan kotak, tentu saja tertulis nama produk dan keunggulannya. Di samping kanannya, terdapat isi kandungan (ingredients). Sementara di samping kiri, terdapat cara pakai (direction) dan peringatan kehati-hatian (caution) bagi pengguna.  Wajar sekali ini, toh semua produk kecantikan bermerk, pasti menerapkan ini. 

Lalu, pada bagian belakang kotak, tulisan berbahasa indonesia dan berbahasa inggris, memenuhi ruangan. Isinya bagus sekali buat yang ingin mengetahui tentang Dewy Cushion ini. Dibaca-baca saja, Sist... Supaya lebih jelas.

Beralih ke kemasan isi cushion, tentu saja seperti kemasan cushion pada umumnya, yang bundar a.k.a bulat. Sedikit berbeda, karena ukurannya lebih kecil. Ini bukan masalah buat saya, toh lebih simple. Kemasan yang juga berwarna Bronze ini,  travel friendly pastinya. 

Pada tampak depan, tulisannya tak berisik, cuma terdapat tulisan nama produk yang tentu sama saja dengan cushion lain. Di bawahnya, selain nama produk, Cuma terdapat tempat pembuatan produk, berat produk yang 15 gram, berikut nama shade dan tanggal kadaluarsa.  Tak jauh berbeda dengan dus (kemasan luar)nya tadi.



Jika cushionnya dibuka, terdapat aplikator si cushion, berupa spons yang cukup padat.  Ada juga kaca yang dilindungi plastik. Itu dibuka saja, supaya mudah ngaca sambil pakai cushionnya. Tak berbeda dari penampakan isi cushion lainnya.

*

Shade, Tekstur dan Aroma



Pixy Dewy Cushion ini terdiri dari beberapa shade, mulai dari warna yang termuda  sampai yang tertua (light beige, natural beige, dan medium beige). Yang saya punya, yaitu Shade Natural Beige 201 yang cocok dengan kulit wajah saya, yang tenyata tak terlalu tan.


Berbicara soal tekstur, tentu saja, si cushion ini terdapat pada sponge yang berongga (berpori). Jika ditekan spongenya itu, teksturnya serupa dengan foundation cair pada umumnya.  Tercium aroma bunga yang segar pada sponsnya itu, tanpa banyak tercium bahan kimia. Aromanya tak menggganggu buat saya pribadi.

*

Aplikator


Terdapat aplikator guna memakai cushion ini, yaitu berupa bantalan (puff) yang agak empuk namun cukup padat. Hal ini sangat saya sukai, karena mencegah aplikator puff ini memakan produk yang cukup banyak. Pun tak perlu sekaligus banyak mengambil produk dengan aplikator seperti ini. Sayangnya, si bantalan (puff)nya ini berwarna putih-krem yang cepat terlihat kotor kalau tidak hati-hati ketika mengambil produk.

*

Klaim Produk Pixy Make it Glow Dewy Cushion



Pada kotak (dus)nya, Pixy mengatakan, Pixy Make it Glow, Make it Beautiful!


Produk ini berupa cushion dengan tekstur ringan dan daya tutup tinggi, menyamarkan noda dengan hasil tampak natural dan tahan lama hingga 10 jam. Memberikan hasil tata rias wajah yang tampak cerah bercahaya, tanpa minyak berlebih. Dilengkapi dengan:
-       Moisturizing Botanical Extract (Olive Oil, Jojoba Oil, Yuzu Extract) yang melembabkan dan membuat kulit tampak sehat berseri.
-       Smooth Polish Powder yang membuat formula menyatu di kulit serta membuat kulit halus dan lembut.
-       SPF 23 & PA++ sebagai perlindungan optimal terhadap sinar UVB dan UVA.

*

Cara Pakai dan Hasil






Sebelum memakai si cushion ini, tentu saya memakai skincare saya yang biasa. Namun supaya tak terlalu berat, saya tak memakai krim SPF lagi. Ini karena sudah terdapat SPF 35 & PA++ pada Beauty Primernya dan SPF 23 & PA++ pada cushionnya.

Setelah skincarenya rata dan meresap, kemudian saya lanjutkan dengan memakai Pixy Make it Glow Beauty Skin Primer (akan saya bahas selanjutnya). Setelah primernya rata, tunggu beberapa menit agar tepat waktunya untuk mengaplikasikan si Dewy Cushionnya. Memakai Dewy Cushionnya sendiri, tak perlu terlalu keras ditepuk. Tepuk-tepuk lembut saja si aplikator puff yang sudah ada cushionnya. Pakai satu layer dulu. Kalau dirasa kurang, pakai lagi atau sampai hasil yang diinginkan.

Seperti klaimnya, setelah Dewy Cushion diaplikasikan, wajah terasa lembab dan tampak glowy yang sehat. Tak berlebihan juga jika disebutkan halus dan lembut, termasuk mampu menutupi lingkar hitam di bawah mata.
Dengan dua layer, noda hitam bekas jerawat, cukup mampu tertutupi. Untuk pori-pori besar, apa pun foundationnya, tak bisa sempurna tertutupi. Begitu pula dengan Dewy Cushion ini. Jadi jangan terlalu banyak berharap. 

Yang pasti, untuk yang kulitnya oily parah atau mau aman, sebaiknya tetap menggunakan bedaknya. Namun demikian, kalau disentuh dengan jari, kulit akan lebih halus.

Memang tak saya pakai hingga 10 jam, karena saya tak ada keperluan di luar rumah sampai 10 jam. Namun hingga 5 - 6 jam pemakaian, Pixy Dewy Cushion ini masih tetap pada posisinya. Cuma karena saya memakai kaca mata, tentu saja terdapat bekasnya di area hidung samping mata. 


Berminyak? Ya pasti. Tapi tak terlalu parah. Malah makin lama, makin tampak glowy sehat. Yang enaknya lagi, transferproof ke jilbab yang saya gunakan. Kalau pun basah tersiram air, tak mudah luntur.

Dibersihkannya bagaimana? Tentu saja seperti biasa, dengan menggunakan makeup remover, minyak zaitun atau minyak kelapa, yang dilanjutkan dengan Micellar water dan facial wash. Gampang, kan?

*

Harganya? Beli di mana?

Untuk sebangsa cushion, produk Pixy Dewy Cushion ini harganya  masih terjangkau dibandingkan cushion Amerika, Korea, maupun merek lokal lainnya, yaitu sekira Rp 120.000 – Rp 125.000.

Belinya, tentu saja secara offline di toko-toko kosmetik dan drugstore, maupun online di banyak market place. Seperti biasa, produk Pixy selalu mudah ditemukan.

*

Jadi kesimpulan saya setelah menggunakan 

Pixy Make It Glow Dewy Cushion ini adalah:

1.    Harganya yang affordable a.k.a terjangkau
2.    Kemasannya yang travel friendly
3.    Tekstur yang creamy, mirip dengan foundation liquid pada umumnya
4. Aromanya segar
5.    Dapat menutupi dark circle dan bekas jerawat
6.    Memberikan efek glowing yang sehat
7. Tak menimbulkan jerawat

*


Sekian review dari saya untuk Pixy Make it Glow Dewy Cushion ini. Semoga membantu. Sampai jumpa di review-review selanjutnya. Salam.




[Review] Natu Savon Kose Cosmeport, Refresh Your Day with Apple & Jasmine

Hai Beauties. Kembali lagi ke blog saya yang kali ini masih akan membahas skin care. Namun, sedikit berbeda dari biasanya. Kalau...