JNE Masih dicari Konsumen karena Pengalamannya

  
gambar milik pribadi
Di zaman yang serba canggih ini, sudah sangat banyak e-commerce di Indonesia seperti Lazada, Shopee, Buka Lapak, Tokopedia, dll. Tak ketinggalan, orang - orang yang berbisnis online di Instagram dan facebook, seperti usaha kerajinan tangan dan makanan, juga tak lagi terhitung banyak jumlahnya. Tingginya minat masyarakat dalam berbisnis online seperti ini, tentu saja berbanding lurus dengan produk ekspedisi jasa pengiriman barang di Indonesia yang bermunculan, sebut saja J & T Ekspres, SiCepat, Ninja Express, Wahana Ekspres, Indah Logistic, bahkan Gojek dan Grab yang walaupun tergolong masih sangat baru, tapi sudah mampu mencuri hati konsumen.  

Tentu saja, dari banyaknya jasa ekspedisi tersebut, menjadi perbandingan dan pertimbangan tersendiri bagi konsumen (bisnis online dan e-commerce), yang akan menggunakan jasa ekspedisi, agar bisnis onlinenya terus dipercaya oleh para pelanggan. Hal-hal yang diperhatikan biasanya meliputi tarif harga, lamanya masa pengiriman, maupun jaminan kehilangan barang.

Ekspedisi ini biasanya, dapat mengirimkan barang ke dalam kota (Gojek dan Grab), luar kota, maupun luar negeri. Dengan kata lain dapat dikatakan, bisnis online merupakan salah satu lahan basah bagi bisnis ekspedisi tersebut. Lahan basah tersebut, tak ketinggalan, juga turut dinikmati oleh ekspedisi lama saperti PT. Pos Indonesia dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE). Semua ekspedisi tersebut, kini semakin semangat berbenah dalam memberikan pelayanan pengiriman barang, menyusul semakin bermunculannya jasa ekspedisi baru, seperti JNE misalnya.

Profil PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE)

PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) sendiri, usianya kini akan bertambah menjadi 28 tahun pada 26 November 2018 mendatang. Sejak didirikan oleh H. Soeprapto Suparno, awalnya JNE merupakan salah satu divisi dari PT. Citra van Titipan Kilat (TiKi). Divisi ini tugasnya adalah untuk mengurus jaringan kurir internasional yang kegiatan usahanya terpusat pada penanganan kegiatan kepabeanan / impor kiriman barang / dokumen serta pengantarannya dari luar negeri ke Indonesia.

Selama itu pula, didukung dengan persaingan pasar domestik yang sangat menjanjikan, JNE juga memperluas jaringan pasar domestiknya. Ternyata, JNE memiliki keuntungan dari jalur ini dan kemudian memperluas pelayanannya dengan logistik dan distribusi. TiKi dan JNE yang masih bersama, ternyata memiliki jalur masing-masing dan menjadi saingan bisnis. Akhirnya JNE menjadi perusahaan dengan manajemen dan logonya sendiri, yang tentunya berbeda dengan TiKi.

JNE Dukung Pebisnis Lokal Kembangkan Bisnis Online

Semakin bertambahnya tahun, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), juga semakin besar dan pesat perkembangannya. JNE memiliki keunggulan tersendiri yang terdiri dari sistem pemasaran dan distribusi yang cukup baik. Faktor itulah yang menjadikan JNE masih bertahan dan dicari konsumen di usianya yang sukup matang ini, sehingga tidak sulit bagi JNE untuk tetap berdiri di era kecanggihan (bisnis online) seperti sekarang.

Dalam Kopiwriting bersama Kompasiana dan JNE di Medan beberapa waktu lalu, Kepala Cabang JNE Medan, Fikri Al Haq mengatakan, sebagai perusahaan distribusi dan logistik yang sudah bertahan selam 28 tahun dan usahanya yang sudah tersebar di berbagai kecamatan di seluruh Indonesia, JNE mendukung pebisnis lokal (Usaha Kecil Menengah – UKM), untuk mengembangkan usahanya hingga ke luar daerah.

Dia mengatakan, masyarakat harus memiliki bisnis sendiri yang cukup dapat bersaing dan dipromosikan lewat media sosial dan JNE selalu siap mengirimkan pesanan tersebut. JNE katanya, ingin melihat barang dari daerah yang dikirim ke pusat (Jakarta), karena katanya, selama kurun waktu hingga Sepetember 2018, lebih banyak barang dari pusat yang masuk ke daerah-daerah, tak hanya di Medan dan Sumatera Utara, tapi juga seluruh Indonesia.

Dia menyebutkan hal tersebut, karena melihat dari sisi kapabilitas JNE sebagai perusahaan pengiriman ekspres dan logistik, yang mana JNE berupaya untuk terus mewujudkan dukungan terhadap UKM, serta program JNE Loyalty Card (JLC), yang dapat memberikan peluang untuk mendapatkan benefit (keuntungan) bagi pelanggan dari tiap aktifitas pengiriman. Fikri menyebutkan, setiap daerah di Indonesia, tentu memiliki oleh-oleh khas. Untuk itu, JNE juga menyediakan Pesona untuk produsen makanan khas tiap daerah, dan lain sebagainya.

Pesona merupakan layanan pengiriman makanan kuliner khas Indonesia tanpa harus pergi ke daerah asalnya. Untuk mengetahui tentang Pesona,  pelanggan dapat membuka website http://pesonanusantara.co.id/ tersebut.

Pelayanan yang dilakukan JNE, sudah cukup banyak manfaatnya dirasakan konsumen. 

JNE masih dipercaya konsumen Indonesia karena:

1.    Cabangnya tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di berbagai kecamatan.

2.    Costumer Service yang cepat dan tanggap dalam menangani masalah pengiriman barang konsumen.

3.    Bisa mengirimkan dokumen dan berbagai surat berharga lainnya.

4.    Mempunyai sistem tracking yang baik. Jadi konsumen dapat dengan mudah melacak keberadaan dan proses pengiriman barang kiriman.

5.    Mempunyai layanan yang bisa disesuaikan dengan budget (uang) yang dimiliki konsumen.

6.    Memiliki garansi uang kembali, jika ditemukan kiriman barang yang melampaui batas pengiriman yang ditentukan (khusus paket tertentu).

7.    Websitenya di www.jne.co.id dan applikasi my JNE di playstore smartphone android, dapat dengan mudah diakses.

Namun disamping kemudahan yang dimiliki oleh JNE tersebut, terdapat beberapa hal yang kadang masih menyulitkan konsumen. Hal tersebut yaitu:

1.    Pengiriman yang terlambat. Jadi maksudnya, waktu pengiriman barang, berbeda dengan yang telah diperkirakan sedari awal.

2.    Selain itu, pelanggan juga kerap kesulitan melacak nomor resi pengiriman barang.

Pada setiap layanan ekspedisi, tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Namun, bagi Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang sudah berpengalaman dan dipercaya masyarakat Indonesia selama 28 tahun, sebaiknya, memaksimalkan kekurangan yang kerap dikeluhkan konsumen tersebut. Hal itu sangat penting dilakukan, mengingat, pertumbuhan jasa ekspedisi semakin cepat dan tentu saja, JNE sebagai layanan publik yang masih bernafas, tak mau kehilangan pelanggannya, bukan?

You Might Also Like

24 komentar

  1. Postingannya sangat bermanfaat sekali ka 😍. Tp skrng aku gk pake jasa jne lagi klo kirim barang krn cabang jne di daerah ku pelayanannya kurang baik, bukan aku aja yg ngerasain tp sodara teman" di daerah kuh pernah mengalaminya.

    BalasHapus
  2. Aku juga suka pakai JNE. Bahkan di komplek perumahanku ada JNE.

    BalasHapus
  3. Sampai sekarang aku pakai produk jne cuman, kadang barang nya suka dilempar sembarangan. Kalau isinya makeup / barang mudah pecah gimana coba

    BalasHapus
  4. aku pakai JNE tapi kadang kesel sm kurirnya soalnya dia apal rumahku jadi ksini pas mau maghrib

    BalasHapus
  5. Aku juga sering pakai jne, kurirnya sudah hafal rumahku, jadi lebih enak aja kalau pake jne.

    BalasHapus
  6. Aku sampe skrg kadang masih suka pake jne.. kaya ny dia lebih murah dibanding pesaing nya j&t ya..

    BalasHapus
  7. Untuk beberapa daerah aku gak pake si JNE ini sih karna tarif nya lumayan mahal, tp untuk kecepatan sih JNE selalu terdepan sih

    BalasHapus
  8. Dulu sering pake JNE dan kalo belanja online kadang masih pilih JNE, tapi beberapa wilayah skrg lebih banyak saingannya jadi lebih cepat sampe.. semoga cabang JNE diperbanyak..

    BalasHapus
  9. Dl sebelum ada kompetitornya si merah juga aku sering pakai jasa jne. Cm skrg karena ada gerai si merah dekat rumah dan bisa dijemput, jd sering pakai si merah 😂

    BalasHapus
  10. Dah lama bgt ya jne berjaya trus, terus yg aku suka jne itu harganya tetep aja segitu, sesama sby ekspedisi sebelah 9k, jne cuma 5k wkwkwk

    BalasHapus
  11. aku pun sama. sampai sekarang masih tetep pakai JNE. cepet soalnya hehe.

    BalasHapus
  12. Iya bener bgt ... Sampe saat ini juga aku masih selalu cari jne padalah pesaingnya banyak banget yg deket

    BalasHapus
  13. Betul sekali Ka, JNE emang jasa pengiriman yang paling merajalela yaa sekarang selain harga ongkos kirimnya yang murah JNE juga terpercaya

    BalasHapus
  14. aku prefer ke JNE karena pakai reg aja sehari bisa nyampe hahaha
    cuma kadang dia suka overload sih huhuhu

    BalasHapus
  15. Dulu sempet beralih ke kurir pengiriman lainnnya dan sekarang akhirnya balik lagi jadi pelanggan setia karena merasa lebih pasti aja gitu mba

    BalasHapus
  16. Aku pribadi sbnrnya msh dongkol sm JNE tp i know JNE udh melanglang buana soal kiriman paket jd org msh prcaya pke jasa dia.

    BalasHapus
  17. Jne kdang untung2an sih mak, klo yg cabang2 gt ada yg suka iseng kurirnya.. tp klo yg pusat sih so far so good

    BalasHapus
  18. Aku sering pake jne sih kak hehe klo jajam di shopee milihnya yg jne. Trus pas ngirim2 barang masi senang pake jne sih

    BalasHapus
  19. aku dekat rumah juga JNE. karena dekat jadi sering menggunakan ekspedisi ini :)

    BalasHapus
  20. Jaman dari awal aku buka olshop zaman tahun 2000an, aku sudah pakai JNE. Dulu agak sulit carinya. Jarak nya jauh-jauh. Sekarang cari JNE sdh banyak cabangnya. Dan JNE ada tracking nya..jd mudah mentrease barang kiriman kita sudah dimana

    BalasHapus
  21. Waahh kalo jne mau gimana juga bakal tetep dipakai... gampang banget ditemuinnya, dimana2 ada.. trus harganya juga murah dan cepet sampai, gampang ditracking pula kan

    BalasHapus
  22. Wah iya ya, TiKi dan JNE pernah bersama hehe. Aku sampai sekarang masih menggunakan JNE nih untuk pengiriman

    BalasHapus
  23. aku either jne sama tiki sih depend mana yang lebih deket WKWK

    BalasHapus
  24. Ya dong. Jne masi pilihan bagi kang dagang online kayak aku gini kak.

    BalasHapus