Selasa, 12 Februari 2019

Tips Sederhana Bertahan di Bisnis Online

gambar dari peluang-usaharakyat.blogspot.com


Di zaman yang serba canggih dengan kemudahan teknologi internet seperti sekarang ini, segala kemudahan yang menyangkut online di media sosial, sudah sangat mudah. Hal ini berbanding lurus dengan berbagai provider telekomunikasi di Indonesia, yang saling berlomba-lomba dalam memberikan kemudahan untuk mengakses internet kepada para pelanggan setianya, terutama tarif data internet yang terjangkau.

Melihat kemudahan tersebut, banyak orang terutama para anak muda dan ibu rumah tangga, lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain telepon selular (ponsel) pintar (smartphone). Dari kebiasaan ini, pun mengingat jalan menuju menjadi PNS tak mudah lagi, seharusnya kita sudah mulai melirik peluang usaha, yaitu berjualan secara online. Namun tentu saja, kita masih kesulitan dan bingung, bagaimana mau berjualan secara online, sedangkan modal pun kecil atau bahkan tak punya?

Lalu, pertanyaan yang timbul sekarang, harus memiliki modal yang bahkan sebesar-besarnya  terlebih dahulu atau menciptakan peluang usaha dahulu? Jawabannya, tentu saja, kita harus jeli melihat lalu menciptakan peluang usaha dahulu. Mengapa? Karena kita harus menciptakan pasar baru. Selanjutnya, kita harus rajin mengamati berbagai produk yang sedang disukai oleh banyak orang. Pun, tak ada salahnya jika kita mencuri ilmu dari orang lain. Ingat, hanya curi ilmu supaya kita sama-sama berhasil. Bukan malah mencuri iklan orang lalu kita akui sebagai milik kita.

Kita yang sudah terbiasa membuka media sosial seperti Instagram dan Facebook, sudah pasti sering melihat berbagai postingan berupa gambar-gambar dari barang yang dijual oleh seseorang di media sosial tersebut. Bahkan kadang, kita memiliki keinginan untuk membeli barang tersebut. Selain itu, kita sudah pasti melihat banyak toko online yang menjual beragam barang kebutuhan kita, bukan? Kalau begitu, saatnya kita harus berpikir, kenapa kita tak meniru mereka, untuk mulai berjualan online?

Jadi bagaimana caranya agar kita bisa berjualan online?

1.    Lakukan Riset Pasar.

Riset pasar dilakukan agar kita mengetahui, apa yang dibutuhkan para calon pembeli dari berbagai postingan media sosial yang sudah lebih dahulu ada. Misalnya, jika calon pembeli ramai di postingan foto makanan khas daerah. Nah, kita harus mengamati itu. Kita harus melihat rasa apa yang menjadi incaran. Bahkan kalau perlu, kita harus membeli makanan tersebut. Dari situ, tanpa berusaha ingin meniru, kita bisa menciptakan variasi bentuk dan rasa yang lebih enak.

2.    Pakai Bahan Premium

Jika kita sudah membaca komposisi (ingredients) makanan tersebut dari produk orang atau melihat bahan-bahannya di internet, kita bisa mulai dengan membeli bahan premium (kualitas super). Tak perlu langsung banyak, beli seperlunya saja. Lalu berbekal pengetahuan yang kita miliki, kita bisa mulai membuat makanan tersebut. Pada tahap ini, kita harus memperhatikan segalanya secara rinci, misalnya dari segi takaran dan cara mengaduk bahan makanan tadi. Jika sudah selesai, cicipi terlebih dahulu sendiri.

3.    Mulai uji coba ke keluarga dan teman dekat.

Jika sudah kita buat makanannya, kita harus mulai menguji cobanya. Kalau kita sudah yakin rasanya enak, kita akan dengan percaya diri menunjukkannya ke orang lain. Biasanya, mereka yang mampu memberikan saran, walau terdengar keras sekalipun, sudah pasti orang dekat (keluarga). Berikan kepada mereka dan dengarkan kritik dan saran dari mereka. Di sini, kita tak boleh berargumen, karena kita adalah penjual. Jadikan kritik dan saran dari mereka sebagai cambuk untuk memotivasi kita agar membuat sesuatu yang lebih.

4.    Jangan Berhenti Bereksperimen

Benar. Kita tak boleh berhenti bereksperimen. Jika kita benar-benar ingin terjun di bisnis online, kita harus mau mendengar kritik dan saran. Kita harus mencoba terus sampai berhasil menciptakan produk yang sesuai dengan keinginan pasar. Di sini, sifat egois dan ingin menang sendiri kita, tak boleh lebih menonjol. Ingat, kita adalah orang yang ingin menciptakan sesuatu untuk dijual kepada konsumen.

5.    Memiliki Inovasi

Jika kita sudah memilik produknya, kita tak boleh hanya bertahan dengan satu produk. Kita harus terus memiliki inovasi yang terbaru, yang berbeda dari produk terdahulu. Apapun produk yang kita ciptakan, harus memiliki ciri khas dan nilai jual. Selain inovasi dari segi rasa makanan misalnya, kita juga harus berinovasi dari segi kemasan. Tentu saja, ini karena para calon konsumen akan langsung terpikat pada sebuah produk yang kemasan eye catching, misalnya dengan warna-warna cerah dengan desain kemasan yang cantik dan memiliki ciri khas. Dari sisi luar, kemasan ini memegang peranan penting akan keberlangsungan produk kita.

6.    Jaga Etika

Namanya kita sebagai penjual, mesti mengerti bagaimana cara menghadapi calon konsumen dan menjawab pertanyaan mereka, apalagi dengan bahasa tulisan seperti percakapan melalui pesan singkat (chat di WhatsApp atau Facebook dan Direct Message (DM) pesan di Instagram, yang ditakutkan akan menimbulkan salah paham. Dalam menghadapi pertanyaan mereka, selelah apa pun kita, kita harus ekstra sabar dan hati-hati. Kita tak boleh menjawab mereka dengan kasar.

7.    Komitmen dan Tanggung Jawab

Jika kita ingin bertahan di bisnis online ini, kita harus memiliki komitmen untuk berhasil, juga bertanggung jawab jika resiko pengiriman, misalnya barang tak sampai kepada pembeli, terjadi. Jangan sampai kita susah dihubungi oleh para calon pembeli. Kita harus memiliki jam online yang aktif di setiap harinya, kecuali kita sudah menetapkan bahwa hari libur di kalender juga merupakan hari libur kita berjualan online. Komitmen dan tanggung jawab ini sangat dibutuhkan, lho. Di sinilah kepercayaan para pelanggan terhadap kita, bisa meningkat atau malah menurun. Harapnnya, tentu saja meningkat.

Berjualan online dewasa ini, menjadi yang paling dapat kita lakukan, mengingat tingkat kesibukan orang yang sudah jarang mengunjungi toko, sudah berkurang. Kita harus mengambil kesempatan ini, disertai komitmen untuk berhasil yang kuat, agar memiliki income yang memadai, guna membuka usaha lagi.

5 komentar:

Grandys mengatakan...

Jujur melakukan bisnis online itu butuh kekuatan diri yg besar banget mba. Dan salah satunya adalah pantang menyerah itu PR banget, thanks for sharing :)

muandaruni mengatakan...

Setuju banget sama poin-poin nya :) ini bisa juga diaplikasikan walau jualan kita bukan produk hasil produksi sendiri. Sekarang kan banyak yaa reseller atau jastiper yang sama-sama menjanjikan hasilnya kalau dilakoni dengan tekun :)

Winda Trisuci mengatakan...

setuju banget semua poin diatas, tapi terkadang konsumen jaman now ada aja yang ga beretika :(

Khairun Nisa -ichaa mengatakan...

Thanks banget info nya beb, aku juga sebagai konsumen dan penjual online pun udh berusaha nerapin etika2 jual beli, tp kadang ad aja yg kebangetan

mellisa lisa mengatakan...

Zaman sekarang, bisnis online itu mudah tapi bertahan nya memang sulit ya. Informasi nya bermanfaat banget kak untuk yg mau bisnis online :)

[Ibu dan Anak] Bunda, Jangan Upload Foto Wajah Si Kecil ke Media Sosial

gambar dari prokal.co Sejak zaman semakin canggih dengan era pengguna internet, masing-masing orang tua, khususnya para ibu muda, se...