Jumat, 07 Desember 2018

Peran Industri Kreatif Anak Muda Indonesia di Era Milenial


Sungguh beruntung, Kota Medan mendapat kesempatan dalam rangkaian sosialisasi 4 Tahun pemerintahan Kabinet Kerja yang diselenggarakan oleh Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, yang mengadakan Flash Blogging dengan tema 4 Tahun Indonesia Kreatif di Hotel Grand Aston Medan, Jalan Balaikota Nomor 1, Kesawan, Kota Medan, Jumat (7/12).

Dalam kesempatan ini, dikatakan Tenaga Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo RI) Andoko Darta, kita tak bisa terus berharap untuk dimajukan oleh negara dan kita tak boleh berdiam diri tanpa usaha. Hal ini harus dilakukan saat ini juga, mengingat Indonesia sebagai negara dengan sistem pemerintahan demokrasi ketiga di seluruh dunia, sekaligus sebagai negara terbesar ke empat di dunia, dengan populasi penduduk yang sangat mumpuni untuk melakukan yang lebih banyak untuk negara. Oleh sebab itu, anak muda Indonesia diharapkan harus lebih kreatif di tahun 2018 ini, agar kita tak tertinggal dari negara lain.
Dia mengatakan, kita bisa mengambil contoh pada anak muda Korea Selatan. Kita harus belajar dari anak muda Korea Selatan tersebut, yang padahal dulunya, negaranya sama seperti kita. Mereka dikirim ke Amerika untuk mempelajari teknologi maju di sana. Hasilnya? Dapat kita lihat sekarang. Mereka sudah jauh lebih maju dari berbagai lini misalnya teknologi. Selain itu, KPop-nya yang kita anak muda Indonesia gemari sekarang, semakin menunjukkan eksistensi mereka di dunia internasional.

Harus diakui, Indonesia ini negara yang sangat baik potensinya. Potensi Indonesia tersebut yaitu dari segi ekonomi kreatif, pariwisata dan teknologi. Ketiganya itu harus mampu bersinergi supaya kita maju. Makanya, berkali-kali disinggungnya, anak muda Indonesia harus kreatif dalam mengelola hal tersebut. Ada 6 kategori anak muda yang berpotensi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. 6 kategori anak muda yang dimaksud, yaitu:

1. Anak muda sebagai creator (misalnya: blogger, musisi, startup, dll). 
Kalau dari start up, salah satunya yaitu kita sudah melihat teknologi start up buatan anak bangsa, yang kita pakai sekarang ini pada kehidupan sehari-hari, yaitu Gojek, Traveloka, dan Buka Lapak. Dengan adanya startup itu, dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat luas. Tentunya, tak berbeda dengan content creator yang juga dapat menghasilkan uang dari video YouTube yang dia buat di channel youtubenya. Semakin kreatif dia, semakin berpeluang meraih prestasi yang mumpuni.

2. Anak muda yang peduli (Relawan yang membantu orang lain).
Kategori ini yaitu orang yang memiliki jiwa sosial yang tinggi dalam membantu orang lain. 

3. Orang biasa (pekerja, fans olahraga misalnya).
Para pekerja juga bisa menjadi anak muda yang produktif dan kreatif dalam kesehariannya. 

4. Pahlawan (atlet, tim SAR)
Untuk atlet misalnya, mereka yang dapat memberikan yang terbaik untuk negaranya. Kalau Tim SAR, mereka yang aktif membantu masyarakat yang terkena bencana. Mereka ini anak muda yang memiliki potensi untuk menjadi kreatif juga.

5. Cendekiawan, orang berpendidikan, yang selalu memiliki keinginan untuk terus memiliki ilmu dan pikiran guna membangun negaranya.

6. Explorer, misalnya traveler. Dengan menjadi traveler, dia bisa menjadi selebgram yang bisa menjadi rope model bagi orang lain. 

Mereka-mereka inilah yang harus membangun Indonesia lewat ekonomi kreatif. Pertanyaannya sekarang, Kamu mau jadi apa? Kita harus mengembangkan diri menjadi salah satu pelaku bisnis ekonomi kreatif ini.

Apakah sudah ada sebelumnya? Tentu saja ada, karena kalau diperhatikan grafiknya, perkembangan ekonomi kreatif Indonesia dari tahun 2014 hingga ke tahun 2017, cukup meningkat. Dipastikan, Industri Kreatif ini akan meningkat terus sejalan dengan kecanggihan zaman. Mau tidak mau, Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia, harus terus berinovasi. Inilah salah satu masa depan Indonesia. Jadi ini adalah trend yang harus terus dipelajarinya, sehingga kita bisa menjadi yang terdepan. Terakhir, ada tips untuk menjadi manusia yang maju yang disampaikan oleh Pak Andoko tadi, yaitu:
1. Kenali dirimu dan kenali minatmu.
Tentu kitalah yang dapat mengenali segala sesuatunya tentang diri kita sendiri. Lakukan semua yang sesuai minat kita. Pasti hasilnya akan maksimal.
2. Tetap berusaha pada minatmu.
Jika gagal sekali, ini bukan akhir dari hidupmu. Jadi terus berusaha sampai keberhasilan itu kita raih.
3. Evaluasi diri, apa yang perlu dan harus dilakukan, dimulai dan dihentikan.
Jangan cepat berpuas diri. Kita harus terus mengembangkan diri agar mencapai hasil yang maksimal. Kalau memang terus menerus gagal dan sudah merasa tak mungkin diteruskan, segera hentikan, jangan memaksakan diri. Segera mulai dengan inovasi baru dan usahakan akan meraih kesuksesan.

Apa yang saya tuliskan adalah sebuah bentuk optimisme dari seorang anak bangsa yang ingin terus menggali potensi yang dimilikinya, agar terus berpikir kreatif. Saya harapkan, kita semua sebagai insan Indonesia yang kreatif, khususnya yang muda, dapat memberi gebrakan baru dalam Industri Kreatif Indonesia. 

Salam,

Auda Zaschkya

4 komentar:

Icha Amalia mengatakan...

sekarang ini banyak banget anak muda yang jadi creator ya

Auda Zaschkya mengatakan...

Yup. Dan kita salah satunya, Kak 😃

Nufa Zee mengatakan...

Lah, engko ikut event ini juga sistah 😍 gak jumpa kita yak

Uut fauziah mengatakan...

Dimulai dari diri kita kreatif dan semoga bisa menularkan ke yang lain

Peran Industri Kreatif Anak Muda Indonesia di Era Milenial

Sungguh beruntung, Kota Medan mendapat kesempatan dalam rangkaian sosialisasi 4 Tahun pemerintahan Kabinet Kerja yang diselenggarakan ol...