Langsung ke konten utama

Semangat Untuk Melanjutkan Sekolah dari Seorang Penjual Mie Ayam di Pinggir Jalan

Minggu 30 Oktober 2011

Biasanya Sebelum menuju kampus 1 di Pancing, saya menyempatkan diri berkunjung ke  tempat penjualan Mie Ayam Baroqah yang terdapat di Jalan Balai Kota, tepat di depan Showroom mobil Toyota. Tempat ini kecil, letaknya di pinggir jalan yang tak jauh dari Merdeka Walk ( Lapangan Merdeka ). Di sekitarnya terdapat Kantor Pos besar, Kantor Telkom, Hotel Inna Dharma Deli, Grand Aston dan tempat mewah lainnya. Tempat ini merupakan tempat makan mie ayam favorit saya. Sangking favoritnya, saya pernah ke tempat itu walaupun dalam keadaan sakit. Ya.. untuk menikmati mie ayam ini pastinya.
13200881002107857908
image - dok. pribadi
Untuk menikmati kelezatan mie ayam ini, kita Cuma cukup merogoh kocek 7000 rupiah (tanpa telur 6000 rupiah). Cukup murah, bukan? Tempat ini sangat sederhana tetapi cukup diminati oleh banyak orang. Ini terbukti dari ramainya pengunjung, bahkan mereka rela menunggu untuk berganti tempat duduk.
1320088003882922550
image - doc.pribadi
Dua hari yang lalu saya berkunjung kesana lagi bersama ibu saya, (sekitar pukul 11 siang), pastinya mau menikmati mie ayam ini. Dan saya pun memberanikan diri untuk bertanya kepada sang penjual ( sekalian belajar berkomunikasi ). Oia, Bang Anto namanya. “bang, kalau saya mau nanya – nanya boleh?” kataku perlahan.” Ooo… boleh kak, Tanya aja, pasti semua saya jawab”, katanya membangkitkan keberanian saya dan saya pun mulai bertanya “ udah lama jualan disini bang, usaha ini abang yang buat ya?”.ini usaha keluarga saya, udah 20 tahun dibuat sama bapak saya, dari pagi bapak saya yang jaga, saya datang kesini jam 9an pagi kak”.katanya semakin membangkitkan keingin tahuan saya untuk bertanya kembali, “abang udah tamat sekolah ya? Kok ada disini sekarang?”
Dan ia pun menjawab, “Alhamdulillah, berkat usaha mie ayam ini, anak – anak orang tua saya bisa sekolah semua, bahkan saya baru tamat kuliah dan sekarang saya lagi nunggu panggilan kerja, mudah-mudahan ada ya kak, bapak saya sih gak kasih saya jualan, disuruh cari kerja aja, Cuma saya gak bisa diam dirumah, saya mau bantu bapak saya karena ini adalah usaha keluarga, jadi gak perlu pake’ orang kerja”, katanya panjang lebar. “Jadi selama 20 tahun, usaha mie ayam ini disini aja bang? Gak ada suatu tempat khusus bang, kataku lagi. Ia pun menjawab, “ gak ada kak,disini tempatnya strategis”.
Jawabannya membuat saya berfikir akan perjuangan keluarganya dalam menyekolahkan anak –anaknya. Jawaban ini cukup membuat saya tertohok karena terkadang saya bermalas-malasan untuk kuliah. Baik, saya ‘gak mau malas – malasan lagi.
Harapan saya, semangatnya ini bisa menjadi motivasi kita semua untuk melanjutkan pendidikan. Dan dari bang anto, saya mendapat pelajaran berharga dan kiranya dapat selalu membuat kita semangat untuk sekolah.


Selamat Pagi


Auda Zaschkya



13200883081083926780

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Review Produk] Wardah Hydrating Aloe Vera Gel: Panas dan Perih di Wajah?

[Review] Make Over Intense Matte Lip Cream, se-Matte Apa sih?

Make Over Intense Matte Lip Cream ini, tentu saja bukan produk baru dari sister brand-nya Wardah dan Emina yang notabenenya produk lokal asli Indonesia. Saya juga baru tahu. Tapi ya inilah saya. Karena baru tahu, langsung pengen tahu dan senang sekali dengan produk lokal. Apalagi setelah nengok banyak review dari beauty influencer yang bilang betapa bagusnya produk ini. And finally, saya putuskan untuk meminta lip cream ini kepada salah satu teman laki-laki (Thanks bro!). Dia kasih yang nomor 08 Liberty. Karena masih penasaran sama warna lainnya which is warna kesukaan saya adalah warna ungu, saya beli sendiri juga yang nomor 20 Style. And now, it’s time to review ^_^
Kemasan
Dilihat dari luar, lip cream ini dikemas di dalam kotak berwarna hitam yang cukup mewah buat penyuka warna hitam seperti saya. Tentu saja, seperti lip cream kebanyakan, pada kotaknya bertuliskan nama produk. komposisi, tanggal kadaluarsa, dll. Tepat di salah satu sisi produknya, tak tertutup kotak lias terbuka. Men…

[Review] Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen, Wearable untuk Pemula

Minggu lalu, saya mendapatkan hadiah yang sangat menarik dari Try and Review (Thank you so much #TryandReviewID) yaitu sebuah Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen. Saya memang sudah penasaran sekali dengan eyeliner berbentuk pulpen/spidol ini, apalagi merk Mizzu yang banyak disukai para beauty vlogger. Setelah setiap hari dipakai, dan ya... sekarang waktunya untuk di-review.
Packaging:
Kotaknya ini, Mizzu sekali, di mana didominasi warna putih yang ada garis-garis hitam seperti zebra. Di bagian atas kotak berwarna hitam yang bertuliskan MIZZU yang diikuti nama produk (dalam hal ini Mizzu Perfect Wear Eyeliner Pen) dengan warna putih. Sedikit warna merah jambu (pink) di bagian bawah kotak sebagai petunjuk ukuran eyeliner pen ini yang seberat 2 mg, menjadikan kotaknya terlihat lebih manis meskipun minimalis. 
Di sampingnya (di bagian putih), terdapat kode produksi, tanggal kadaluarsa, perusahaan yang memproduksinya, dan isi kandungan si eyeliner pen ini. Menurut saya, ini sudah sangat baik kare…