Minggu, 12 Februari 2012

Harapan Dalam Cinta


By : Auda Zaschkya & Muhammad Ichsan



Meneguk kopi pagiku
Serasa menelan sebongkah batu
Tercekat napasku, udara berserbuk
Saat aku tak menemukanmu di sisiku
Malam pun merentang panjang kelabu
sepi Hampa tanpamu

Detak jantung seolah berhenti
Tubuhku lemah terbujur, merapuh luruh  
Lunglai, terkulai diriku rubuh
Sadarku hilang, aku mengambang
Kau hilang dari pandangku, sayang

***

Waktu terasa lambat. Hari pun mati
Namun tubuh lemahku masih juga menanti
Hadirmu wahai tambatan hati

***

Ketika ku rasakan hadirmu lagi,
Sungguh segunung emas serasa kudapati
Laksana mentari bahagia telah mencerahi hati

***

Aku angsa putih di danau kelam
tanpa dirimu, aku tersesat di pekat malam
Kau cintaku terang menyuluh
Sunyi hilang, riang pun bertabuh
Dan aku angsa putih menari-nari
Sebab hadirmu cinta gemilang, indah tak terperi
Bersamamu diriku girang, wajahku berseri-seri

***

Tetaplah di sini, wahai kekasihku
Bila kau jauh, hatiku beku.
Rengkuhlah aku dalam hangat pelukmu
Gairahkan aku dalam nyala cintamu

Tidak ada komentar: