Rabu, 23 Januari 2019

Nowela Idol Tutup Pesta Jutawan SOBATKU dengan Meriah



Hujan yang tiba-tiba mengguyur Kota Medan di sore hari saat gelaran acara Pesta Jutawan SOBATKU, ternyata tak menyurutkan langkah para pengunjung untuk tetap berada di lokasi acara yang  bertempat di Parkiran Ringroad City Walk Mall Jalan Gagak Hitam, Medan, Minggu (20/1/2019). Pasalnya, di penghujung Gelar undian Grand Prize ke-6 SOBATKU yang bertajuk Nabung Untung Milyaran Rupiah ini, dihadirkan bintang tamu jebolan ajang pecarian bakat Indonesian Idol, yaitu Nowela.


Masih teringat jelas, bagaimana penampilan Nowela yang berbusana Jumpsuit merah dengan suara khas gadis hitam manis asal Papua ini menyanyikan  sekira 5-6 buah lagu, khususnya Bang-bang, yang memukau para pengunjung, demikian pula aksinya yang cukup dekat dengan pengunjung. Tak salah memang, banyak pengunjung yang merekam aksi panggung pemilik nama lengkap Nowela Elizabeth Mikhelia Auparay ini, pada setiap lagu yang dia nyanyikan. Penampilan Nowela yang enerjik, menutup gelaran acara tersebut dengan meriah. 

Tak hanya sebagai bintang tamu, dalam gelaran acara Pesta Jutawan dan Gelar Undian Grand Prize ke-6 SOBATKU, Nowela juga mengajak semua orang, khususnya anak muda untuk mulai menabung dan berinvestasi, karena katanya, dia sendiri sedang belajar menabung. Kehadiran dan motivasi dari Nowela ini, tentunya cocok dengan apa yang harus kita lakukan sejak dini. Sungguh, bagian acara ini yang menghadirkan Nowela ini, membangkitkan semangat kaum muda untuk mengikuti jejak idolanya tersebut. Dari memilih artisnya saja, SOBATKU sudah mengerti keharusan yang sudah mesti sudah kita pupuk sejak dini, yaitu seorang anak muda yang gemar menabung. Istimewa sekali.


Setelah mulai dibuka dari pukul 11.00 wib, pengunjung yang datang ke Pelataran Parkir Ringroad City Walk Mall hari minggu kemarin, makin bertambah. Semakin semarak, karena dimeriahkan oleh modelling, modern dance, serta tak ketinggalan suara dari band pendukung. Tak hanya itu, pengunjung yang sudah melakukan registrasi di meja registrasi, dipersilakan untuk menikmati berbagai jajajan kekinian di lokasi acara.




Design lokasi yang cukup ramai, menambah semangat pengunjung yang datang, di mana terdapat beberapa spot foto menarik seperti Miniatur menara Eiffel dan payung warna warni. Sekira pukul 15.30 wib, akhirnya sampai juga apa yang ditunggu-tunggu para  pengunjung, termasuk rekan media dan blogger, yaitu Press Conference tentang SOBATKU.



Apa itu SOBATKU?


Tentu saja, berkali-kali, MC acara sudah menyebutkan pengertian SOBATKU atau Simpanan Online Sahabatku adalah rekening simpanan online berbasis aplikasi yang memungkinkan kamu untuk buka tabungan, cukup dengan smartphone. Tapi, tentu saja, pengunjung tak puas, termasuk saya, masih bertanya-tanya. Tak lama, sekira pukul 15.00 WIB, diadakan Press Conference.


Press Conference dihadiri oleh Ketua Pengurus KSP Sahabat Mitra Sejati Ceppy Y. Mulyana dan perwakilan dari Bank Sahabat Sampoerna Henky Suryaputra, serta disaksikan oleh Pejabat Dinas Sosial Medan, Kementerian Sosial Republik Indonesia, Polsek Medan, Notaris, tamu undangan, serta anggota, dan calon anggota KSP Sahabat Mitra Sejati. 

Nah, kalau sudah banyak petinggi dari negara yang hadir, berarti SOBATKU ini aman, dong, Guys! Diawasi oleh pemerintah dan kementerian terkait, gitu. Inilah yang menjadi salah satu keunggulan SOBATKU. Tapi tetap, ya. Dengan banyaknya aplikasi online sejenis di Playstore Smartphone kita, menuntut kita harus lebih waspada terhadap penipuan. So, dari pada susah-susah, lebih baik, pilih yang sudah jelas saja seperti SOBATKU.

Jadi begini, guys. Mengingat penipuan terhadap hal-hal mengenai keuangan yang semakin massif belakangan ini, SOBATKU mengimbau untuk,  Waspada Terhadap Penipuan a/n SOBATKU. Selain itu, jangan lupa, rahasiakan juga PIN yang memang seharusnya diganti secara berkala. Selanjutnya, waspadai juga mengenai OTP dan pertanyaan keamanan kita.

Kadang, penipuan juga mengenai kita yang tidak merasa melakukan transaksi berupa transfer dana. Nah, kalau ini terjadi, kita dipersilakan untuk menghubungi call centre atau mengirimkan email pemberitahuan ke PICSOBATKU@sahabat-ukm.com. So, guys, selalu waspada ya saat bertransaksi online ini.


Satu lagi yang mesti sangat kita waspadai, seperti pesan-pesan yang masuk ke-SMS, di mana kita dikabarkan memenangkan undian dan diminta menghubungi sebuah nomor. Nah, jangan percaya yang seperti ini, ya. Kenapa? Karena undian SOBATKU tidak dipungut biaya/pajak. Jadi SOBATKU meminta kita untuk waspada jika ada pihak yang mengatasnamakan SOBATKU meminta pajak hadiah.




Dikatakan Ketua Pengurus KSP Sahabat Mitra Sejati, Ceppy Y. Mulyana, berkaca dari pengundian di Bandung Oktober 2018, antusiasme masyarakat untuk mengikuti pesta jutawan SOBATKU sangat tinggi. Oleh karenanya, kali ini, semua orang yang hadir, selama memiliki KTP Sumatera Utara, bisa ikut serta. Cukup dengan menunjukkan KTP di booth yang telah disediakan di lokasi acara, untuk registrasi.

Kenapa Kota Medan Terpilih? 

Pertanyaan sebenarnya sangat mudah dijawab. Tentu saja karena Medan adalah kota besar yang padat penduduknya di pulau Sumatera, sebagaimana yang dikatakan Head  of SOBATKU Oktavia Laksmi Wardani. Dia  mengatakanMedan adalah salah satu Kota besar yang memiliki banyak pengguna SOBATKU (pada urutan ke-6). SOBATKU katanya, ingin lebih dikenal di seluruh Indonesia. Makanya, SOBATKU ingin lebih dekat dengan pengguna SOBATKU yang loyal dan memiliki potensi besar. Dia optimis bahwa produk SOBATKU dapat diterima dengan baik di kota manapun, karena SOBATKU terus memberikan layanan dan kemudahan menabung, tanpa biaya administrasi dan minimum saldo. Wow.... SOBATKU memahami sekali orang-orang seperti saya pribadi yang paling tidak suka adanya biaya administrasi. Asyik, kan?

Nah, makanya untuk membuktikan eksistensinya, gelaran undian Grand Prize ke-6, SOBATKU ini, berkunjung ke Kota Medansebagai agar menjadi saksi lahirnya Jutawan SOBATKU. 

Pada kesempatan kali ini, SOBATKU memberikan hadiah uang tunai 100JT untuk satu orang pemenang, 4 paket Umrah untuk 4 pemenang, serta puluhan hadiah lainnya senilai total milyaran rupiah. Bukan hanya itu, SOBATKU juga memberikan hadiah satu paket Umrah tambahan dan puluhan hadiah uang tunai khusus bagi warga Sumatera Utara dalam program Jutawan SOBATKU. Spesial sekali, bukan? 





Target dan Strategi SOBATKU 2019

Setelah berhasil mendapatkan hampir 100.000 pengguna SOBATKU sejak tahun 2017 lalu, SOBATKU ingin terus memberikan manfaat bagi khalayak ramai dengan mentargetkan Satu Juta Pengguna SOBATKU di 2019.

Salah satu strategi yang di lakukan oleh SOBATKU adalah melakukan pendekatan dengan berbagai komunitas lokal baik secara online maupun offline, dan universitas, agar makin dikenal dan memberikan manfaat dalam menunjang kebutuhan finansial untuk semua kalangan. Sampai dengan akhir tahun 2018, SOBATKU telah membantu mewujudkan impian lebih dari 1000 pengguna SOBATKU.

Setelah semua kemudahan itu, pertanyaannya sekarang, agar memudahkan user melakukan transaksi dan menabung, apakah ada kebutuhan lain yang akan dipenuhi oleh SOBATKU melalui genggaman kita?

Pasti ada. Karena di tahun 2019, SOBATKU akan mengembangkan produk Saving Plan bagi para penggunanya agar dapat memberikan fasilitas bagi mereka yang ingin berinvestasi dan membuat tabungan berjangka. Ke depannya para pengguna SOBATKU juga dapat mengajukan pinjaman secara online.

Dalam waktu dekat, SOBATKU akan meluncurkan fitur donasi, pembayaran asuransi, dan menambah partner merchant pembayaran. Bekerjasama dengan PT Fortress Data Services (FDS) penyedia jasa IT Solution dan Sistem Aplikasi bagi perbankan serta lembaga keuangan lainnya, SOBATKU yakin dapat memberikan pelayanan dan pengembangan fitur yang dapat mengakomodasi keinginan konsumen.

Untuk yang masih penasaran dan ingin mengetahui tentang SOBATKU lebih lanjut, silakan mengunjungi website resmi SOBATKU di www.sobatku.co.id, Facebook: SobatkuID, Instagram: @sobatku_ID, dan Twitter: @sobatkuid. Cukup mudah, bukan? 

Jadi bagaimana, sudah siapkah kamu menjadi Jutawan SOBATKU berikutnya?


Salam, Auda Zaschkya


Let's be friend on Social media:





Senin, 21 Januari 2019

Rasakan Pengalaman Wisata Religi di Graha Maria Annai Velangkanni Medan



Setiap daerah di Indonesia, pasti memiliki tempat - tempat wisata yang tentunya bukan hanya indah, tetapi juga unik. Demikian juga halnya dengan Kota Medan. Sebagai kota besar ke tiga di Indonesia, Kota Medan memiliki banyak tempat pariwisata, yang berkaitan dengan sejarah masa lampau, berikut penduduk yang mendiami kota ini. Salah satu destinasi wisata yang terkenal dan unik yang berkaitan dengan hal tersebut adalah Graha Maria Annai Velangkanni.

Terletak di areal perumahan Taman Sakura Indah Jalan Sakura III Nomor 7, Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Kota Medan, Graha Maria Annai Velangkanni yang atap berundaknya tampak menjulang tinggi tersebut adalah sebuah bangunan gereja katolik, dengan gaya arsitektur Indo-Mogul. Desain tersebut membuat bangunan ini terlihat seperti Gereja, Kuil, dan Mesjid sekaligus. Sungguh unik.

Bangunan ini dibangun sejak September 2001 dan diresmikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Drs. Rudolf Pardede pada 1 Oktober 2005. 4 tahun lamanya pengerjaan bangunan ini, telah menelan dana dari sejumlah donatur dari dalam dan luar negeri. Yang mendesain bangunan ini tentu saja pendirinya yaitu Pastor James Bharataputera yang dibantu oleh ahli konstruksi bangunan, Prof. Dr. Johannes Tarigan.




Bila dilihat dari tampak luar, tak tampak seperti gereja katolik yang pada umumnya menyerupai Basilika di Vatikan. Gereja dengan bentuk seperti ini, hanya terdapat dua buah di dunia. Yang petama tentu saja di Tamil Nadu, India Selatan. Yang kedua, yang di Kota Medan ini.

Gereja ini memiliki bentuk atau relief yang serupa kuil - kuil tempat peribadatan umat hindu di India. Namun, tak terdapat patung dewa dewi umat hindu. Sesuai dengan keyakinan Katolik, tentu saja terdapat patung santo dengan beragam ekspresi.

Di lantai satu, terdapat aula yang dapat dipakai oleh siapa saja, dengan menjaga ketertiban tentunya. Awalnya, aula ini dijadikan balai pertemuan. Menurut Pastor James, aula tersebut terbuka bagi siapa saja yang ingin berkunjung dan membuat acara.

Lalu di lantai dua, terdapat barisan bangku seperti di gereja katolik pada umumnya. Pahatan cantiknya dikerjakan oleh Andreas, masih warga Kota Medan keturunan Tamil. Di dalam gereja ini terdapat patung Bunda Maria Annai Velangkanni dan Puteranya setinggi dua meter yang dibawa langsung dari India. Walaupun amatir kata Pastor James, pahatan di gereja ciptaan Andreas, sangat rapi. Dan pastinya, ini terbukti dan masih terekam dalam ingatan saya seperti apa bagusnya pahatan dan ukirannya, saat saya sentuh pada kunjungan pertama saya ke dalam gereja ini Juli 2015 lalu.



Tak hanya gedung gereja, di sisi kiri gereja terdapat Kapel Annai Velangkanni yang diperuntukkan sebagai tempat berdoa harian umat Katolik. Di depan Kapel tersebut, juga terdapat taman untuk memperingati Paus Yohanes Paulus II. Ada juga terdapat taman mini tanah suci. Ada juga tempat penginapan bagi pengunjung dari jauh yang dapat menginap. Total luasnya areal gereja dan tempat parkirnya adalah 8000 meter persegi dan semuanya gratis.

Taman Mini Tanah Suci, salah satu bangunan yang terdapat di areal Graha Maria Annai Velangkanni Medan. Bangunan ini terdapat di sisi kiri gereja, agak ke depan. Di sini, pengunjung tak diperbolehkan masuk ke areal. 

Oleh karena desain yang unik tersebut, banyak pengunjung yang datang ke gereja ini setiap harinya. Tak hanya umat Katolik sendiri yang datang dan beribadah, banyak orang yang datang untuk melihat-lihat dan foto-foto di areal bangunan tersebut. Foto-foto yang dihasilkan pun terbilang unik dan menarik. Tak hanya dari Kota Medan sendiri, pengunjung juga terdapat dari luar kota dan luar negeri seperti Malaysia dan Singapura.

Berbagai ornamen cantik dan unik yang terdapat di bangunan gereja tersebut, dilengkapi dengan ornamen khas dari Sumatera Utara sendiri yaitu dari dua suku yaitu suku Batak Toba dan Karo di gerbang pintu masuk, yang memberitahukan bahwa tak ada perbedaan suku, bangsa, bahasa. Semua orang boleh ke Graha Maria Annai Velangkanni tersebut. Jadi dengan memasuki areal ini, selain mendapatkan pengalaman religi berikut keunikannya, para pengunjung juga dapat merasakan aroma toleransi yang sangat kuat di Kota Medan. Hasil karya Pastor James ternyata memberikan aura positif bagi Kota Medan, dilihat dari jumlah pengunjung yang meningkat setiap harinya, terutama pada hari libur.

Sedikit melihat sejarah, sembari memberikan buku yang dituliskannya kepada saya, Pastor James yang berasal dari India dan telah menjadi Warga Negera Indonesia (WNI) ini menceritakan, awalnya dia membeli sebidang tanah untuk menyatukan para umat Katolik keturunan India Tamil yang ada di Medan, dengan mendirikan sebuah aula. 

Hal tersebut ingin diwujudkan karena mereka merasakan adanya kebutuhan untuk berkumpul semenjak mereka pindah dari Kampung Kristen yang pernah dilayani oleh Pastor James di Gereja St. Antonius Hayam Wuruk Kota Medan, pada tahun 1972 hingga tahun 1983. Maka dari itu didirikanlah sebuah gedung aula. Namun Pastor James merasa, bila hanya sebuah aula, tidaklah cukup. Mereka kata Pastor James, membutuhkan tempat beribadah dan berziarah juga. Makanya setelah kembali dari tugasnya di berbagai kota di Indonesia, pada tahun 2001, Pastor James mendirikan Graha Maria Annai Velangkanni ini.

Buku yang diberikan oleh Pastor James kepada saya, Oktober 2018 lalu. Buku ini menceritakan pengalaman Pastor James hingga mendirikan Gereja nan megah ini.

Lebih lanjut Pastor James mengatakan, alasannya memilih untuk mendirikan Graha untuk Maria Annai Velangkanni adalah bahwa nama Maria Annai Velangkanni, sudah akrab di kalangan masyarakat Tamil, tidak terkecuali yang ada di Medan.

Seperti yang telah disebutkan di atas, Graha Maria Annai Velangkanni yang pertama, terdapat di Tamil Nadu, India Selatan. Naman Annai sendiri berarti Bunda. Jadi Maria Annai berarti Bunda Maria. Kemudian nama Velangkanni (di Medan) atau Vailankanni (di India) adalah sebuah tempat di Tamil Nadu yang mana tempat peziarahan dan pemujaan terkenal di seluruh dunia bagi orang-orang dari semua ras dan kepecayaan atas bantuan, perlindungan dan mujizat yang menakjubkan. Orang Tamil sendiri, terlepas dari kepercayaan agama mereka, berdatangan ke gereja-gereja yang dipersembahkan untuk Bunda Maria yang terberkati di setiap tempat.

Bagaimana? Sudah siap menikmati pemandangan menarik dan unik ini? Segera liburan ke Kota Medan, ya.

Salam, Auda Zaschkya.

Let's be friend on my social media:

Email: zaschkya25@gmail.com

Minggu, 20 Januari 2019

Coral Make up Collaboration with Beautiesquad

logo Beautiesquad terbaru

Halo Beauties.

Kembali lagi ke blog saya yang biasanya me-review beberapa produk skin care dan make up. Namun kali ini agak berbeda dari biasanya, karena yang akan saya tuliskan ini, adalah langkah-langkah saya mendapatkan sebuah Make up Look. Bersama Beautiesquad, saya mengikuti Monthly Collaboration Make up Look di bulan Januari 2019 ini yang mengangkat tema “Coral Color Make Up Collab”. Kenapa Coral? Tentu saja karena tahun ini adalah make up look yang diprediksi adalah tahunnya warna Coral untuk Make Up.



So ya, langsung saja saya beberkan, langkah serta produk apa yang saya gunakan pada Monthly Collaboration Make Up Look kali ini.
*
Yang pertama, saya menggunakan Cleansing Milk Viva Cucumber untuk membersihkan debu, kotoran serta polusi yang hinggap di wajah saya. Ini penting untuk dilakukan, supaya wajah yang akan dicuci dengan facial wash nanti, akan lebih mudah dibersihkan.

Satu tahap selesai dengan menghabiskan sekira dua lembar kapas. Selanjutnya, sebelum langsung dicuci bersama air dan facial wash, saya menggunakan Micellar Water untuk mengangkat sisa Milk Cleanser tadi. Di sini Micellar Water yang saya gunakan, adalah keluaran Mustika Ratu, yang masih menjadi andalan saya.

Setelah menghabiskan selembar kapas, baru saya lanjutkan dengan mencuci wajah saya dengan facial wash. Kali ini, saya sedang menggunakan Facial Wash dari Garnier Pure Active yang, yang cocok dengan wajah saya yang Acne Prone Skin.

Selesai mengeringkan wajah dengan handuk, sekali lagi saya bersihkan wajah dengan Micellar Water. Kali ini dengan Pond’s Acne Solution Micellar Water. Ya memang, saya akui mungkin saya agak berlebihan ketika membersihkan wajah. Namun ini saya rasakan, berguna untuk wajah saya yang kadang suka didatangi jerawat. Selanjutnya, baru saya gunakan Toner yaitu Face Tonic dari Viva Cosmetic Varian Green Tea.

Setelah wajah kering dan tenang, yang saya lakukan, yaitu memberi dua tetes serum Garnier Light Complete White Speed Super Essence. Serum ini tak saya pakai banyak-banyak, karena sayang cuma 10 ml. Ditunggu sebentar sampai meresap. Lalu saya lanjutkan dengan Garnier Light Complete White Speed Serum Cream Siang SPF 19 yang saya campurkan dengan Garnier Light Complete Bright Up. Oles-oles terus sampai merata. Diamkan. Btw, saya tak memakai krim SPF terpisah  lagi, karena kedua produk Garnier tersebut, sudah memiliki perlindungan terhadap UVA dan UVB.

Setelah tampilannya bagus, saya semprotkan Pixy Aqua Beauty Protecting Mist. Setelah kering, lalu saya lanjutkan dengan menggunakan primer Pixy Make it Glow. Setelah terserap, baru saya lanjutkan dengan Foundation. Kali ini yang saya gunakan adalah Nyx Stay Matte but Not Flat yang saya campur dengan Lakme 9to5 Weightless Mousse Foundation. Saya ratakan kedua hasil mixing foundation ini ke seluruh wajah dengan menggunakan Beauty Blender.

Setelah dipastikan rata, saya tambahkan Fitme Concealer in shade Honey dan sedikit lipstick L’Oreal Color Riche Matte Blush Tendance sebagai perona pipi. Ratakan lagi. Setelahnya, saya gunakan Highlight dan Counture stick dari Make Over.

Setelah rata, saya pakaikan bedak dari Rivera Cosmetic ke seluruh wajah, namun agak lebih banyak di bawah mata, supaya fall out eyeshadow nanti, tak malah lengket dengan foundation. Bagian yang sudah saya sapu bedaknya seperti apple of the cheek, saya pakaikan Emina Blush on Marshmellow Lady. Bagian pipi dan kening atas, saya pakaikan Lakme Sun Kissed Bronzer dan Illuminating Shimmer Brick. Kemudian, saya rapikan alis dengan Y.O.U eyebrow warna dark chocolate, lalu saya sikat dan tambahkan sedikit eye shadow hitam dari Odessa.

Untuk Eye shadow di bagian mata, saya gunakan dari Inez Venice yang warna cream ke seluruh bagian kelopak mata. Selanjutnya, saya gunakan warna coklat gelapnya. Lalu kembali saya gunakan Eye shadow Pink dari Mizzu. Selanjutnya setelah sedikit cut crease, saya pakaikan Eye shadow warna coral dari pallete yang sama, serta di ujung luar mata, saya tambahkan sedikit warna keemasan. Tak lengkap buat saya pribadi yang suka sekali dengan smokey eye jika tak membubuhkan eye liner warna hitam, kan? Nah, di sini saya gunakan Double Intense Gel Eyeliner dari Silky Girl di atas mata. Menutupi kekurangan eye liner, saya gunakan sedikit eye shadow Odessa warna hitam. Agar terkesan lebih full, untuk bagian bawah mata, saya gunakan The One eye liner kajal dari Oriflame. Selanjutnya, karena saya tak memakai fake eyelashes, saya pakaikan Maskara. Kali ini saya gunakan Maybelline Hyper Curl. Maskara ini juga sedikit saya gunakan di alis.

Terakhir, setelah bedak yang tersisa disapu, saya semprotkan Pixy Face Mist tadi ke seluruh wajah. Angin-anginkan selama beberapa menit, lalu saya bubuhkan Catrice Highlighter ke tulang hidung, tulang pipi, dagu, kening, serta bagian wajah lainnya yang ingin saya terangkan.

Last but not least, pastinya saya memakai pewarna bibir. Kali ini yang saya gunakan, yaitu Maybelline Touch of Nude dan Rimmel London Provocalips.

Dan inilah hasilnya:





Nah, jadi gimana menurut kalian? Sudah Ok, belum? Ya belumlah ya... Pastinya masih banyak kekurangan. 

Pada Make up Collaboration bersama Beautiesquad kali ini, tentunya saya tak sendiri. Masih banyak foto bagus kakak-kakak cantik Beautiesquad yang boleh jadi, sebagai referensi atau pengen cobain Make up bernuansa Coral, seperti Kak Regina Early ini. Bisa dibaca di Blognya, ceritanya untuk dapat make up look seperti ini.



Dan inilah, keseluruhan kami:




Untuk lebih lengkapnya, kalian juga bisa mengunjungi Instagramnya Beautiesquad

Semoga make up look collaboration dari kami ini dapat membantu. Selamat berkreasi.


Salam

Auda Zaschkya


Let's be friend :

email:zaschkya25@gmail.com


Rabu, 16 Januari 2019

[Review] Anti Pollution Bamboo Charcoal Series by Mustika Ratu, Efektif Kecilkan Pori



Hi Beauties.

Pencarian saya terhadap skin care, khususnya produk lokal, demi menghemat penggunaan make-up, belum berakhir, karena selain jerawat dan komedo, yang paling dibenci semua orang, termasuk perempuan, tentu saja pori-pori besar Segala cara pasti dilakukan. Demikian pula yang berlaku pada saya.

Saya selama ini selalu mencari skin care yang dapat mengecilkan pori-pori, bukan menghilangkan karena itu tak mungkin. Dari berbagai merk, sudah saya coba, tapi belum memperoleh hasil yang menurut saya bagus sampai akhirnya saya bertemu dengan rangkaian Anti Pollution dari Mustika Ratu. Ya, Mustika Ratu, brand asli Indonesia yang sudah dikenal manfaatnya dari berpuluh tahun yang lalu.

Kenapa saya sebut kata rangkaian di atas? Tentu saja karena menurut saya, Anti Pollution Face Wash dan Anti Pollution Peel Off Mask ini, akan tampak hasilnya jika digunakan bersamaan.

Setelah lebih dari tiga bulan penggunaan, so here is the honest review from me.

*
Kemasan


Kedua produk ini dikemas tanpa dus, tapi langsung tube. Untuk yang Face Washnya, hanya terdiri atas satu ukuran yaitu 100 gram. Begitu pula untuk peel off masknya, satu ukuran saja yaitu 60 gram.

Tube keduanya, didominasi oleh warna abu-abu dengan tulisan Mustika Ratu berwarna hitam didasari putih. Ada juga tulisan sedikit berwarna putih, serta gambar Bamboo Charcoal berwarna hitam dan sedikit ada daunnya yang berwarna hijau. Sementar itu, tutupnya jenis flip top, yang memang gampang dipakai. 




Pada tulisan di tampak depan itu juga terdapat keunggulan dan manfaat produk, berat isi kemasan, berikut logo halal yang selalu dicari perempuan Indonesia. Tenang girls, aman...

Pada tampak belakang, mengenai produk ini, termasuk keunggulan dan manfaat, cara pakai, komposisi, Nomor BPOM, tanggal matinya produk, produsen dan kode produksi, lengkap sekali. Tinggal dibaca saja.

 *

Tekstur, Warna, dan Aroma

Berbicara tekstur, keduanya jelas berbeda. Kenapa? Bagaimana?
Mari saya jelaskan.


Anti Pollution Face wash, hampir seperti face wash kebanyakan, tentu saja bertekstur cream. Yang saya sukai, teksturnya cream yang tak terlalu padat juga tak terlalu cair. Lembut sekali. Ketika dikeluarkan ke telapak tangan, si face wash ini, tak tegang gitu seperti face wash/facial foam kebanyakan, tapi dia langsung menyebar. Warnanya, tentu saja abu-abu dengan harum yang segar. 

Beralih ke Peel off Mask-nya, tentu saja teksturnya gel kental berwarna hitam. Harumnya agak strong di awal, tapi tidak mengganggu. Sejauh yang saya pakai, keduanya aman-aman saja di wajah saya yang kombinasi juga acne prone ini.

*

Komposisi

Anti Pollution Face Wash Bamboo Charcoal

Aqua, Cocamidopropyl Betaine, Lauric Acid, Olive oil, PEG-7, Esters, Aminomethyl Propanol, Myristic Acid, Palmitic Acid, Glycerin, Dipropylene Glycol, Capryloyl Glycine, Charcoal Powder, Fragrance, PEG-40 Stearate, Hexylene Glycole, Sodium Palmitoyl Proline, Phenoxyethanol, Citrus Aurantifolia (Lime) Oil, Panthenol, Tocopheryl Acetate, Butylene Glycol, Sarcosine, Cinnamomum Zeylanicum (Cinnamon), Bark Extract, Moringa Oleifera Seed Extract, Disodium Phospate, Citric Acid, Nymphaea Alba Flower Extract, CI 77499

Anti Pollution Peel Off Mask Bamboo Charcoal

Aqua, Alcohol, Polyvinyl Alcohol, Glyceryl Stearate, Octyldodecanol, Diatomaceous Earth, Glycerin, Dipropylene Glycol, Charcoal Powder, Capryloyl Glycine, Hexylene Glycole, Sodium Palmitoyl Proline, Algin, Calcium Sulfate, Phenoxyethanol, Fragrance, Panthenol, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Tocopheryl Acetate, Butylene Glycol, Sarcosine, Palmitic Acid, Tetrasodium Pyrophospate, Cinnamomum Zeylanicum (Cinnamon), Bark Extract, Citrus Aurantifolia (Lime) Oil, Moringa Oleifera Seed Extract, Disodium Phospate, Citric Acid, Natto Gum, DMDM Hydantoin, Nymphaea Alba Flower Extract, CI 77499

 *

Manfaat dan Kegunaan

Seperti yang sudah disebutkan pada badan produk di bagian belakang tube, Anti Pollutan Face Wash Bamboo Charcoal ini, diperkaya dengan kandungan Bamboo Charcoal dan Ekstra Biji Kelor (Moringa Seed Extract) sebagai antioksidant. Produk ini diklaim, dapat membantu mengangkat kotoran, polusi, dan minyak berlebih di wajah. Kulit wajah akan terasa lebih bersih dan segar.

Kalau Anti Pollution Peel Off Mask, memiliki dua kandungan unggulan yang sama seperti Face Washnya. Namun ditambahkan juga dengan Ekstrak Kayu Manis, Lemon, dan Kolagen yang membantu mengurangi kadar minyak, mengecilkan pori-pori dan kulit wajah terasa lebih kenyal.

*

Cara Pakai dan Hasil

Seperti memakai face wash pada umumnya, produk Anti Pollution Face Wash Bamboo Charcoal ini dikeluarkan saja di telapak tangan, lalu langsung dipakai (diusapkan) ke wajah. Tak perlu menggunakan air di telapak tangan, karena produknya sendiri sudah agak cair, sehingga jika terkena wajah yang telah dibasuh air lebih dahulu, jadi lebih enak rasanya ketika dipijat. 

Setelah itu biasanya, saya memijat wajah selama 2-3 menit, lalu bilas dengan air biasa. Kenapa agak lama? Karena tertulis di tampak depan produknya yaitu Deep Cleansing. Jadi menurut saya, perlu ada waktu lebih ketika membersihkan wajah itu. 

Hasilnya, wajah terasa bersih dan licin, tanpa rasa tertarik, apalagi kesat. Wajah juga jadi segar dan lembut, setelah diusap (dilap) dengan handuk atau tissue kering. Kalau diperhatikan lebih seksama, pori-pori wajah juga bersih.

Untuk Peel off mask-nya sendiri, saya pakai biasanya, setelah membersihkan wajah dengan Face Washnya. Pakainya gimana? Karena saya tak suka pakai kuas untuk mengoles semua jenis masker (menurut saya ini pemborosan karena masker tertinggal di kuas), saya langsung mengoleskannya pakai jari ke seluruh permukaan wajah, kecuali bawah mata, kelopak mata, dan bibir. Ya senormalnya orang-orang pakai masker lah.

Masker ini mengklaim dirinya dengan Quick Dry formula + Collagen. Jadi memang cepat kering. Tapi normalnya, baru saya lepas, setelah 15 menit (setelah kering). Karena ini masker peel-off, tentu saja perlu dilepas. Ketika dilepas, tenang saja, tak terlalu menyakitkan kalau tak terkena alis maupun rambut. Jadi santai saja. Tak usah terlalu kuat juga ditariknya. Karena memang lembut. Kalau takut bulu alisnya ikut tercabut, masker yang tak sengaja mengenai alis, dibasuh aja dengan micellar water.

Setelah dipakai, memang kulit agak sedikit kering, mungkin karena banyaknya Alkohol di komposisi produknya. Tapi ini tak menjadi masalah buat saya yang memiliki kulit kombinasi. Setelah saya bersihkan dengan air atau Micellar Water lalu dipakai toner, kulit terasa lembab kembali. Prosesnya cepat.

Klaimnya yang mengatakan bahwa produk ini dapat membuat wajah terasa lebih kenyal, pas sekali seperti yang saya rasakan. Pori-pori di wajah juga bersih dan mengecil. Kalau masalahnya komedo, juga bisa diangkat. So don’t worry. Bekas jerawat juga sedikit demi sedikit memudar.

Tentu semua yang saya sebutkan di atas, didapatkan dengan pemakaian teratur. Biasanya saya memakai masker ini, 2-3 kali seminggu, sebelum tidur. Sehingga memaksimalkan skin care malam saya. Kalau dipakai siang hari juga tak jadi masalah.

*

Belinya di mana? Harganya?

Berhubung saya belum bebas ke mini market, saya belum sempat hunting produk ini di sana. Barangkali sudah ada. Di supermarket juga kurang tahu. Saya sendiri mendapatkan produk ini di e-commerce Lazada dan Shoppe. 

Untuk harga si Face Wash yaitu Rp 26.000. Sementara si peel off mask ini, harganya Rp 24.000. Cukup terjangkau, kan? Apalagi kalau diskon bundling. Bisa lebih murah lagi.

*

Re-purchase?

Tentu saja kedua produk ini akan saya beli lagi (re-purchase). Untuk peel off mask-nya sendiri buat saya yang hobi maskeran, sudah habis dua tube dan menuju habis tube ketiga. Yang satu tube masih full.

*

Jadi kesimpulan saya untuk kedua produk ini adalah:

1. Produk lokal yang sudah melegenda.
2. Kemasannya normal, seperti kemasan face wash maupun pee off mask biasa. jadi Lebih praktis. 
3. Harganya yang terjangkau, berikut produknya mudah di dapat di e-commerce.
4. Mudah dipakai dan diratakan ke wajah karena teksturnya.
5. Wanginya sedikit strong karena ada alkoholnya, tapi enak baunya karena banyak juga bahan-bahan alaminya (Pee off masknya).
6. Efektif mengecilkan pori-pori dengan pemakaian teratur.
7. Peel off masknya, tidak membuat perih, maupun tiba-tiba muncul jerawat baru. Demikian juga facewashnya.

*

Ada yang sudah pernah coba produk ini? Yuk berbagi di kolom komentar...

Salam




[Review] Vaseline Super Food Skin Serum, bukan Hand & Body Lotion Biasa

Memiliki kulit wajah dan tubuh yang terawat dan sehat, tentu impian kita. Selain itu, anugerah Tuhan yang ada di diri kita, sepatunya mema...